Suara Pribumi, Suara Kebenaran

Independen, Kritis, Berpihak pada Rakyat

Nelayan Temukan Perempuan Tergeletak di Pesisir Muara Cipatujah, Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan

Loading

Tasikmalaya,TRIBUN PRIBUMI.com – Seorang perempuan bernama Siti Khoeriyah (40), warga Kampung Nambo, Desa Cintajaya, Kecamatan Lakbok, Kabupaten Ciamis, ditemukan dalam kondisi masih bernapas di pesisir Muara Pantai Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Jumat (17/07/2026) sekitar pukul 09.30 WIB. Korban diduga sempat terbawa arus ombak sebelum akhirnya ditemukan oleh warga yang sedang mencari ikan.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh seorang nelayan, Ogi, warga RT 01 RW 01, Desa Ciandum, Kecamatan Cipatujah. Saat sedang mencari ikan di sekitar muara, ia melihat seseorang mengapung di atas permukaan air.

“Saya melihat ada orang terapung di air, kemudian meminta bantuan rekan saya untuk mengevakuasi korban ke tepi pantai. Setelah diperiksa, ternyata korban masih dalam keadaan hidup,” ungkap Ogi.

Korban kemudian segera dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas Cipatujah untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Di lokasi berbeda, anggota piket Polsek Cipatujah, Aipda Beni Indriawan, saat dikonfirmasi Tribun Pribumi menjelaskan bahwa pihak kepolisian menerima laporan adanya seorang perempuan yang diduga menjadi korban tenggelam akibat terbawa arus ombak di kawasan Muara Cipatujah.

“Peristiwa terjadi pada Jumat, 17 Juli 2026 sekitar pukul 09.30 WIB di Muara Cipatujah, tepatnya Kampung Ciandum, Desa Ciandum, Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya. Setelah menerima laporan, petugas langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan,” ujarnya.

Petugas yang mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) di antaranya Ps. Kanit Reskrim Polsek Cipatujah Aiptu E. Taufik bersama Brigpol Cepi Agustia, Ps. Kanit Intelkam Aipda Gustia Gumilar, serta anggota piket Aipda Beni Indriawan dan Bripka Anggi Pratama.

Korban diketahui bernama Siti Khoeriyah, perempuan berusia 40 tahun, beragama Islam, warga Kampung Nambo, Desa Cintajaya, Kecamatan Lakbok, Kabupaten Ciamis.

Polisi juga telah meminta keterangan dari sejumlah saksi, yakni Eyit (43), seorang nelayan warga Kampung Jepara, Desa Ciandum; Sarmin (53), nelayan asal Kampung Citoe, Desa Cipatujah; serta Odin (51), buruh warga Kampung Sarakan, Desa Cipatujah.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, korban ditemukan dalam keadaan tergeletak di pinggir pantai dengan kondisi masih bernapas. Warga kemudian bersama Ketua RT setempat segera mengevakuasi korban dari seberang sungai menuju daratan sebelum dibawa ke Puskesmas Cipatujah.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara, polisi tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Dugaan sementara, korban terbawa arus ombak hingga akhirnya terdampar di pesisir pantai.

Adapun langkah-langkah yang telah dilakukan aparat kepolisian meliputi menerima laporan masyarakat, mendatangi dan mengamankan lokasi kejadian, berkoordinasi dengan pihak Puskesmas Cipatujah, serta meminta keterangan dari para saksi dan keluarga korban guna memastikan kronologi peristiwa.

Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait penyebab pasti kejadian tersebut. Masyarakat, khususnya yang beraktivitas di kawasan pantai, diimbau agar selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya gelombang dan arus laut yang sewaktu-waktu dapat berubah. (Saepuloh)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *