Suara Pribumi, Suara Kebenaran

Independen, Kritis, Berpihak pada Rakyat

Respons Cepat Disdamkar Garut Evakuasi Pohon Tumbang di Jalur Nasional, Sekdis Odik Sodikin: Keselamatan Masyarakat Prioritas Utama

Loading

Garut,TRIBUNPRIBUMI.com – Kesigapan Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Kabupaten Garut kembali terlihat saat menangani pohon tumbang yang melintang di Jalan Raya Bandung–Garut, tepatnya di Kampung Bandrek Kulon/Selagedang, RT 03/RW 03, Desa Sukamerang, Kecamatan Kersamanah, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Kamis (16/07/2026) sekitar pukul 10.30 WIB.

Peristiwa yang dipicu cuaca ekstrem berupa angin sedang hingga kencang itu sempat menghambat arus lalu lintas di jalur nasional. Berkat koordinasi dan kerja sama lintas instansi, proses evakuasi berlangsung cepat sehingga akses kendaraan dapat kembali normal dalam waktu relatif singkat.

Evakuasi dipimpin Kapolsek Cibatu AKP Amirudin Latif, S.H., bersama Bhabinkamtibmas, Babinsa, perangkat Desa Sukamerang dan Desa Sukalilah, personel Disdamkar Kabupaten Garut, serta masyarakat setempat. Selama proses penanganan, arus lalu lintas ditutup sementara demi menjaga keselamatan pengguna jalan.

Begitu menerima laporan dari masyarakat, personel Disdamkar langsung menuju lokasi dengan membawa peralatan evakuasi, di antaranya gergaji mesin (chainsaw), perlengkapan keselamatan kerja, serta peralatan pendukung lainnya. Setibanya di lokasi, petugas melakukan asesmen terlebih dahulu sebelum memotong batang dan ranting pohon yang menutup badan jalan.

Sementara untuk penanganan dilakukan secara profesional dengan mengutamakan aspek keselamatan. Petugas juga melakukan pengamanan di sekitar lokasi agar pengguna jalan terhindar dari potensi bahaya selama proses evakuasi berlangsung.

Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Garut, Odik Sodikin, S.Sos., M.Si., menegaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat menjadi prioritas utama Disdamkar dalam setiap kondisi darurat.

“Begitu menerima laporan, personel kami langsung bergerak ke lokasi. Kami berupaya memberikan pelayanan yang cepat, tepat, dan terukur agar potensi bahaya dapat segera diatasi serta aktivitas masyarakat tidak terganggu terlalu lama,” ujar Odik Sodikin saat diwawancarai melalui sambungan WhatsApp, Kamis (16/07/2026).

Menurutnya, tugas Disdamkar tidak hanya menangani kebakaran, tetapi juga berbagai kejadian darurat lainnya, seperti evakuasi pohon tumbang, penyelamatan, hingga penanganan bencana nonkebakaran.

Ia menjelaskan bahwa seluruh personel telah dibekali kemampuan teknis untuk menghadapi berbagai situasi kedaruratan. Selain didukung sumber daya manusia yang terlatih, Disdamkar Garut juga terus meningkatkan kesiapan peralatan agar mampu memberikan respons maksimal terhadap setiap laporan masyarakat.

Odik menilai kecepatan respons menjadi faktor penting dalam setiap penanganan kejadian darurat. Pohon tumbang di jalur nasional tidak hanya berpotensi menyebabkan kemacetan panjang, tetapi juga mengancam keselamatan pengguna jalan apabila tidak segera dievakuasi.

“Kami selalu berusaha hadir secepat mungkin. Tujuan utamanya adalah melindungi keselamatan masyarakat sekaligus memastikan akses jalan kembali dapat digunakan dengan aman,” katanya.

Dalam proses evakuasi, Disdamkar juga menjalin koordinasi dengan kepolisian, aparat kewilayahan, pemerintah desa, dan masyarakat sekitar. Sinergi tersebut dinilai menjadi kunci keberhasilan percepatan penanganan, mulai dari pengaturan lalu lintas hingga pembersihan seluruh material pohon dari badan jalan.

Setelah batang dan ranting pohon dipotong menggunakan gergaji mesin, seluruh material dipindahkan ke lokasi yang aman sehingga tidak lagi mengganggu arus kendaraan. Jalur nasional pun kembali dapat dilalui secara normal.

Odik juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan selama cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi. Hujan deras yang disertai angin kencang dapat memicu pohon tumbang maupun berbagai kondisi darurat lainnya.

“Masyarakat kami imbau agar tidak berteduh di bawah pohon besar saat hujan deras disertai angin kencang. Jika menemukan pohon yang miring, lapuk, atau berpotensi tumbang, segera laporkan kepada instansi terkait agar dapat ditangani sedini mungkin,” ungkapnya.

Ia menambahkan, partisipasi aktif masyarakat dalam menyampaikan informasi sangat membantu petugas mempercepat penanganan di lapangan. Dengan komunikasi yang baik antara masyarakat dan pemerintah, risiko bencana dapat diminimalkan sehingga keselamatan warga tetap terjaga.

Disdamkar Kabupaten Garut terus memperkuat kesiapsiagaan personelnya dengan menyiagakan layanan selama 24 jam, terutama pada musim penghujan. Langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk menghadirkan pelayanan yang cepat, profesional, humanis, dan responsif terhadap setiap laporan kedaruratan.

Aksi cepat personel Disdamkar Garut dalam mengevakuasi pohon tumbang di jalur nasional pun mendapat apresiasi dari masyarakat dan para pengguna jalan. Kehadiran petugas dinilai memberikan rasa aman sekaligus menjadi bukti nyata hadirnya pemerintah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Dengan semangat kerja cepat, tepat, dan terukur, Disdamkar Kabupaten Garut terus memperkuat perannya sebagai garda terdepan dalam penanganan berbagai situasi darurat demi mewujudkan Garut yang aman, tangguh, dan siap menghadapi potensi bencana. (*)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *