BERITA TEKNOLOGI

View All

LIFESTYLE

View All

Technique Offers Hope for Cystic Fibrosis Treatment

What's the problem? Early morning coffee is also known to interfere with your natural morning cortisol production and stress your adrenal glands if consumed in excess. Cortisol continues to diminish after peaking at 8:30 a.m.…

Virtual Reality Theme Park Offers Immersive Adventures

You'll be able to detect if you're not feeling well. It's possible that you're simply "off." You could notice that you're weary, that your digestive system isn't working as effectively as it should, and that…

How Work From Home Spurred Employee To Move Around The World

Moving closer to family  For decades, working parents — and mothers in particular — have been calling for more flexibility to juggle their personal and professional responsibilities. Finally, a global pandemic forced many employers to…

OTOMOTIVE

View All

TNI – POLRI

View All

KESEHATAN

View All

72 Lansia Wisuda, Wako Lubuk Linggau: Bukti Tetap Produktif di Usia Senja

Loading

72 Lansia Wisuda, Wako Lubuk Linggau: Bukti Tetap Produktif di Usia Senja

TRIBUNPRIBUMI.com || LUBUK LINGGAU – Wali Kota Lubuk Linggau, Rachmat Hidayat menghadiri Wisuda Sekolah Lansia Senior School Selatan Angkatan 1 yang diselenggarakan Pimpinan Cabang Aisyiyah Lubuk Linggau di Hotel Cozy Lubuk Linggau, Kamis (23/4/2026).

Ketua panitia menyampaikan bahwa wisuda ini merupakan angkatan pertama Sekolah Lansia di wilayah Lubuk Linggau Selatan dengan jumlah peserta awal 85 orang. Namun, yang berhasil mengikuti wisuda sebanyak 72 orang, sementara lima lainnya berhalangan karena berbagai kondisi, termasuk sakit, musibah keluarga, hingga meninggal dunia.

Ia menjelaskan, program Sekolah Lansia hadir untuk mengubah pandangan masyarakat bahwa lansia bukanlah beban, melainkan tetap bisa produktif dan bermanfaat. Para peserta mendapatkan berbagai materi seperti pembelajaran spiritual, kesehatan fisik, intelektual, emosional, hingga keterampilan seperti membuat pempek dan produk UMKM berupa sabun.

“Selama enam bulan dengan 12 kali pertemuan, para peserta telah menyelesaikan pendidikan standar satu atau Senior Pratama. Kami berharap mereka dapat melanjutkan ke jenjang berikutnya hingga Senior Madya dan Senior Utama,” ujarnya.

Sementara itu, Pimpinan Daerah Aisyiyah Lubuk Linggau menyampaikan bahwa program sekolah lansia ini telah dimulai sejak tahun sebelumnya di wilayah barat, dan kini terus berkembang. Ia berharap seluruh cabang dapat melaksanakan kegiatan serupa guna meningkatkan kualitas hidup lansia agar tetap sehat, bahagia, dan produktif.

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Lubuk Linggau juga mengapresiasi pelaksanaan program tersebut. Ia menegaskan bahwa sekolah lansia merupakan bentuk nyata dakwah sosial dalam meningkatkan kesejahteraan lansia.

“Lansia bukan untuk disisihkan, tetapi harus dimuliakan, diberdayakan, dan diberikan ruang untuk terus belajar serta berkarya,” tegasnya.
Dalam sambutannya, Wali Kota Rachmat Hidayat mengungkapkan rasa bangga atas semangat para lansia yang tetap ingin belajar. Ia menilai program ini mampu menjadi solusi untuk mengisi masa purna tugas agar tetap aktif dan bermanfaat. Tutup nya (*)

TRIBUNPRIBUMI

Sering meresahkan, Polisi tertibkan Knalpot Tidak Sesuai Spesifikasi di Samarang Garut

Loading

Sering meresahkan, Polisi tertibkan Knalpot Tidak Sesuai Spesifikasi di Samarang Garut

Garut,TRIBUNPRIBUMI.com – Jajaran Polres Garut bersama Polsek Samarang menggelar operasi gabungan penertiban knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis, serta antisipasi kejahatan C3 di wilayah Kecamatan Samarang.

Bertempat di Jalan Raya Samarang, Kabupaten Garut, Jawa Barat yang tepatnya di depan Mapolsek Samarang.

Kapolsek Samarang, AKP Hilman Nugraha, S.H., menyampaikan bahwa operasi ini menyasar berbagai pelanggaran kasat mata, khususnya pengendara sepeda motor yang menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis.

“Dalam kegiatan tersebut, petugas berhasil mengamankan sebanyak 15 knalpot yang tidak sesuai standar teknis.” ujarnya saat di temui dilokasi Sabtu, (25/04/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, sekaligus memberikan kenyamanan bagi masyarakat pengguna jalan dari gangguan kebisingan knalpot brong/tidak sesuai spesifikasi teknis serta potensi tindak kriminalitas.

Polisi mengimbau kepada masyarakat untuk selalu mematuhi peraturan lalu lintas dan tidak menggunakan knalpot yang tidak sesuai dengan spesifikasi teknis demi kenyamanan bersama. (Dens)

Polres Garut Ungkap Peredaran Sabu, seorang Pria berhasil diamankan

Loading

Polres Garut Ungkap Peredaran Sabu, seorang Pria berhasil diamankan.

Garut – Polres Garut berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika jenis sabu di wilayah Kabupaten Garut.

Dalam kasus ini, petugas mengamankan seorang pria berinisial GG alias G (30), warga Kecamatan Garut Kota. Pelaku diketahui berprofesi sebagai karyawan swasta.

Kasat Reserse Narkoba Polres Garut, AKP Usep Sudirman, S.H., menyampaikan bahwa penangkapan dilakukan pada Kamis (23/4/2026) sekitar pukul 18.00 WIB di wilayah Kampung Sumbersari, Kelurahan Kota Kulon, Kecamatan Garut Kota.

“Dari tangan pelaku, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa satu paket narkotika yang diduga jenis sabu dengan berat bruto 4,97 gram dan netto 4,67 gram, satu pack plastik klip bening, serta satu unit handphone,” ujarnya saat di temui awak media. Sabtu (25/04/2026)

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, pelaku mengaku memperoleh barang haram tersebut dari seseorang berinisial H yang saat ini masih dalam pengejaran petugas.
Pelaku berperan sebagai perantara dalam pengambilan, penyimpanan, sekaligus membantu peredaran sabu di wilayah Garut.

“Pelaku mengaku telah beberapa kali menerima sabu sejak Januari 2026 dan mendapatkan imbalan berupa uang serta sebagian narkotika untuk dikonsumsi sendiri,” tambahnya.

Saat ini, pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Garut guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Polisi juga terus melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan peredaran narkotika yang lebih luas.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika serta ketentuan pidana lainnya yang berlaku.

Polisi mengimbau masyarakat untuk turut berperan aktif dalam memberantas peredaran narkotika dengan segera melaporkan apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.

Polisi Tindak Miras di Kerkof Saat Patroli, Miras Dimusnahkan di Tempat. 

Loading

Polisi Tindak Miras di Kerkof Saat Patroli, Miras Dimusnahkan di Tempat.

Garut, TRIBUNPRIBUMI.com – Polres Garut beserta Sat Samapta pada saat melakukan Patroli Malam mendapati adanya penjualan minuman keras (miras) di kawasan Kerkof, Kabupaten Garut.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat malam. (24/4/2026)

Kasat Samapta Polres Garut, AKP Ardiayanto, S.H., M.P., menyampaikan bahwa dalam kegiatan Patroli tersebut, petugas mendapati sekelompok anak muda yang tengah melakukan transaksi penjualan miras di lokasi.

“Petugas langsung melakukan penindakan dan berhasil mengamankan sebanyak 9 botol minuman keras dari lokasi kejadian,” ujarnya saat ditemui awak media.

Selain mengamankan barang bukti, petugas juga memberikan pembinaan kepada para pihak yang terlibat dalam aktivitas tersebut. Sebagai langkah penegakan dan efek jera, barang bukti miras turut dimusnahkan di tempat.

Polisi juga memberikan imbauan kepada masyarakat sekitar agar selalu waspada serta segera melaporkan apabila menemukan aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban umum, baik melalui layanan call center 110 atau Hotline Taros Kapolres Garut maupun ke kantor polisi terdekat.(*)

TRIBUNPRIBUMI

BBM Naik Dua Kali Lipat, Layanan Kebersihan Bandung Teruji Dengan Adanya Kenaikan BBM

Loading

BBM Naik Dua Kali Lipat, Layanan Kebersihan Bandung Teruji Dengan adanya Kenaikan BBM.

Bandung || TRIBUNPRIBUMI.com – April 24, 2026. Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung tengah menyiapkan langkah strategis untuk menjaga keberlanjutan layanan pengangkutan sampah di tengah kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menyampaikan, lonjakan harga solar dari sekitar Rp14.000 menjadi Rp23.000 per liter berdampak signifikan terhadap biaya operasional truk pengangkut sampah.

“Kenaikan ini membuat biaya BBM untuk pengangkutan sampah meningkat hingga dua kali lipat. Ini menjadi tantangan yang harus segera kita respons,” ujarnya di Pendopo Kota Bandung, Jumat, 24 April 2026.

Selain faktor biaya, Pemkot Bandung juga menghadapi keterbatasan kuota pembuangan ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang menyebabkan antrean kendaraan pengangkut sampah dari berbagai daerah di Bandung Raya.

Kondisi tersebut mengakibatkan sejumlah truk harus menunggu hingga menginap di area TPA, sehingga memperlambat siklus pengangkutan sampah.

Untuk itu, Pemkot Bandung tengah mengkaji berbagai opsi, mulai dari efisiensi operasional, penyesuaian anggaran, hingga penyusunan strategi baru dalam pengelolaan sampah.

“Jika tidak ada penyesuaian, secara perhitungan anggaran yang ada hanya mampu menopang operasional hingga sekitar akhir Oktober 2026,” jelasnya.
Sebagai tindak lanjut, Pemkot Bandung akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat guna menyusun langkah strategis yang lebih komprehensif dalam menjaga layanan kebersihan tetap optimal(Agus S)

TRIBUNPRIBUMI

Sinergi Polri dan Petani, 5 Ton Jagung Garut Siap Perkuat Stok Pangan Nasional

Loading

Sinergi Polri dan Petani, 5 Ton Jagung Garut Siap Perkuat Stok Pangan Nasional

Garut,TRIBUNPRIBUMI.com – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, jajaran Polres Garut beserta Polsek Kadungora melalui Bhabinkamtibmas Desa Harumansari melaksanakan kegiatan monitoring dan pendampingan pengiriman hasil panen jagung ke Gudang Bulog Garut, Jumat (24/04/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Desa Harumansari, Kecamatan Kadungora menuju Gudang Bulog yang berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Sukamantri, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut.

Dalam kegiatan tersebut, Polres Garut melakukan monitoring serta pengecekan terhadap hasil panen jagung binaan Polri milik Sdr. Bpk. H. Didin dengan jumlah sekitar 5 ton.

Pengiriman dilakukan sebagai bagian dari upaya penyerapan hasil panen petani guna mendukung program ketahanan pangan, khususnya pada komoditas jagung.

pihaknya secara aktif melakukan pendampingan kepada para petani, mulai dari proses penanaman, perawatan, hingga panen dan distribusi hasil ke Bulog.

“Pendampingan ini merupakan bentuk nyata dukungan Polri dalam menjaga ketahanan pangan nasional, sekaligus membantu petani dalam penyerapan hasil panennya,” ujar Kompol Alit Kadarusman, S.Pd., M.Si., Kapolsek Kadungora.

Dari hasil pengecekan, kondisi jagung yang dikirim dalam keadaan baik dengan kadar air sekitar 14 persen, sehingga memenuhi standar untuk diserap oleh Bulog.

Selain itu, melalui pendekatan door to door system, Bhabinkamtibmas juga memberikan imbauan kepada para petani agar menjual hasil panennya kepada mitra Polri untuk selanjutnya disalurkan ke Bulog, sehingga distribusi dan stabilitas pangan dapat terjaga dengan baik.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan sinergitas antara Polri dan masyarakat, khususnya para petani, dapat terus terjalin dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan. (Dens)