Hardiknas 2026: Saatnya Bersatu Wujudkan Pendidikan Inklusif dan Berkeadilan
![]()
Foto istimewa Dokumen Media Tribunpribumi.com
Independen, Kritis, Berpihak pada Rakyat
![]()
Foto istimewa Dokumen Media Tribunpribumi.com
![]()
Sat Narkoba Polres Garut Bekuk Pengedar Sabu, Satu Pelaku Lain Masih Buron
Garut,TRIBUNPRIBUMI.com – Satuan Reserse Narkoba (Sat Narkoba) Polres Garut kembali berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Kabupaten Garut.
Kasat Narkoba Polres Garut AKP Usep Sudirman mengatakan dalam pengungkapan tersebut, petugas mengamankan seorang pelaku berinisial EW (32), warga Tarogong Kidul. Sabtu (02/05/2026).
Penangkapan dilakukan di Jalan Pembangunan, Kampung Karangmulya RT 001 RW 002, Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut.
Dari tangan pelaku, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti narkotika yang diduga jenis sabu dengan total berat bruto 25,65 gram dan berat netto 21,69 gram.
Adapun barang bukti yang diamankan antara lain satu paket sabu dalam plastik klip bening, satu paket sabu yang dibungkus tisu dan dilapisi lakban merah bertuliskan “Fragile”, serta 10 paket sabu dengan kemasan serupa. Selain itu, ditemukan pula 20 paket sabu lainnya yang dibungkus tisu dan dilapisi lakban warna cokelat.
Petugas juga mengamankan sejumlah barang penunjang lainnya berupa satu pack plastik klip bening, lakban merah merk “Fragile”, lakban warna cokelat, satu unit timbangan digital warna silver, satu kantong plastik hitam, serta satu unit handphone merk OPPO yang diduga digunakan untuk aktivitas peredaran narkotika.
Dari hasil pemeriksaan sementara, diketahui bahwa narkotika jenis sabu yang dikuasai oleh pelaku EW merupakan berasal seseorang berinisial IK yang saat ini masih dalam pengejaran petugas (DPO). Pelaku mengaku mendapatkan barang tersebut dengan cara sistem “tempel” di wilayah sekitar Kecamatan Tarogong Kidul.
Adapun maksud dan tujuan pelaku memiliki narkotika tersebut adalah untuk dijual kembali atau diedarkan di wilayah Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan/atau Pasal 609 ayat (2) huruf a Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana, dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.
Polres Garut menegaskan akan terus memberantas peredaran narkotika di wilayah hukumnya serta mengimbau masyarakat untuk turut berperan aktif dalam memberikan informasi terkait penyalahgunaan narkoba. (DIX)
TRIBUNPRIBUMI.com
![]()
Patroli Sat Samapta Polres Garut Amankan 3 Pemuda Konsumsi Miras
Garut,TRIBUNPRIBUMI.com – Dalam rangka menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif Patroli Satuan Samapta Polres Garut melaksanakan kegiatan patroli pada Sabtu dini hari (02/05/2026).
Kegiatan patroli tersebut dilaksanakan sekitar pukul 01.06 WIB di wilayah Jalan Ibrahim Adjie, Tarogong Kaler Kabupaten Garut.
Patroli ini merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat terutama selama momentum May Day.
Dalam pelaksanaannya, petugas mendapati tiga orang pemuda yang tengah mengonsumsi minuman keras di lokasi tersebut. Ketiganya kemudian diamankan dan diberikan pembinaan oleh petugas guna mencegah terjadinya gangguan kamtibmas.
Adapun identitas ketiga pemuda tersebut berinisial AS (24), warga Samarang, IS (21), warga Pasirwangi, serta AS (23), warga Tarogong Kidul.
Selain melakukan penindakan, patroli ini juga bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat sekitar, khususnya pada waktu rawan di malam hingga dini hari.
Polres Garut melalui Sat Samapta menegaskan akan terus meningkatkan kegiatan patroli secara rutin, terutama pada momen-momen penting, guna menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Kabupaten Garut. (*)
TRIBUNPRIBUMI.com
![]()
Foto dokumen Media Tribunpribumi.com
![]()
Foto istimewa Dokumen Media Tribunpribumi.com
![]()
Polres Garut Kawal Aksi May Day Secara Humanis, Ratusan Buruh Sampaikan Aspirasi
Garut,TRIBUNPRIBUMI.com – Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di Kabupaten Garut berlangsung aman dan tertib pada hari ini.
Jajaran Polres Garut yang dipimpin langsung oleh Kapolres Garut AKBP Yugi Bayu Hendarto melaksanakan pengamanan kegiatan yang dipusatkan di kawasan Simpang Lima Garut dengan pendekatan humanis.
Sejak pagi hari, ratusan massa buruh mulai berkumpul di lokasi untuk menyampaikan aspirasi secara terbuka.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Garut turut menunjukkan kepedulian dengan membagikan bantuan sembako kepada para buruh, serta menyediakan snack dan air minum bagi peserta aksi.
“Kami dari Polres Garut berkomitmen melaksanakan pengamanan kegiatan Hari Buruh ini secara humanis dan profesional. Kehadiran kami adalah untuk memastikan seluruh rangkaian aksi berjalan aman, tertib, dan kondusif, sekaligus memberikan ruang bagi para buruh untuk menyampaikan aspirasi secara damai.” kata AKBP Yugi, Jum’at, (01/05/2026).
Setelah menyampaikan aspirasi di Simpang Lima, massa aksi kemudian bergerak menuju Lapang Setda Garut untuk melaksanakan audiensi.
Kegiatan audiensi tersebut diterima langsung oleh Bupati Garut, Dandim 0611 Garut, dan Kapolres Garut.
Pengamanan yang dilakukan oleh jajaran kepolisian berlangsung secara humanis dan persuasif, sehingga seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan tertib dan kondusif.
Kehadiran aparat keamanan yang mengedepankan pendekatan dialogis turut menciptakan suasana yang aman, sekaligus memberikan ruang bagi para buruh untuk menyampaikan aspirasi mereka secara damai. (DIX)
![]()
Foto istimewa Dokumen Media Tribunpribumi.com
![]()
Polres Garut Lakukan Pengawalan Keberangkatan Buruh ke Monas Jakarta
Garut,TRIBUNPRIBUMI.com – Dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional (May Day), Polres Garut melaksanakan pengamanan dan pengawalan terhadap keberangkatan para buruh yang akan mengikuti perayaan di Monumen Nasional (Monas), Jakarta.
Kapolres Garut AKBP Yugi Bayu Hendarto, S.I.K., M.A.P., memimpin langsung pemberangkatan dari Mapolres Garut sebanyak 5 Bus.
Total 55 unit bus yang mengangkut kurang lebih 2.600 buruh diberangkatkan pada Kamis malam. (30/04/2026),sekitar pukul 23.00 WIB. Para peserta berangkat dari beberapa titik kumpul, di antaranya SOR Ciateul, Mapolres Garut, Leles, Cibatu, dan Limbangan.
Pengawalan dilakukan guna memastikan keamanan, ketertiban, serta kelancaran perjalanan rombongan buruh menuju Jakarta. Selain itu, petugas juga memberikan imbauan kepada para peserta agar tetap menjaga kondusifitas selama perjalanan maupun saat mengikuti kegiatan di Monas.
Polres Garut menegaskan komitmennya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, termasuk dalam pengamanan kegiatan peringatan Hari Buruh, sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan aman dan tertib. (DIX)
![]()
Ratusan Personel Gabungan Siaga, Kapolres Garut Pimpin Apel Kesiapan Amankan Aksi May Day
Garut,TRIBUNPRIBUMI.com – Dalam rangka menjamin keamanan dan ketertiban kegiatan aksi unjuk rasa serta audiensi dari Serikat Buruh Anggota (SBA) Konfederasi KASBI Garut, Polres Garut menggelar Apel Kesiapan Pengamanan di Lapangan Apel Mapolres Garut, Jumat (01/05/2026).
Apel tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Garut didampingi Kabagops, serta diikuti oleh ratusan personel gabungan yang terlibat dalam pengamanan. Total kekuatan personel yang diterjunkan dalam kegiatan ini sebanyak 527 personel, terdiri dari 302 personel Polri dan 225 personel dari instansi jajaran terkait. Kegiatan ini juga melibatkan unsur TNI serta berbagai instansi lainnya, di antaranya Brimob, Dinas Perhubungan, dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).
Kapolres Garut AKBP Yugi Bayu Hendarto menekankan pentingnya kesiapsiagaan seluruh personel dalam mengantisipasi potensi kerawanan selama berlangsungnya aksi. Selain itu, seluruh petugas diinstruksikan untuk mengedepankan pendekatan humanis, profesional, serta tetap tegas dalam menjalankan tugas pengamanan.
Aksi unjuk rasa dan audiensi yang akan dilaksanakan di Kantor Bupati Garut tersebut menjadi perhatian serius aparat, mengingat jumlah massa yang diperkirakan cukup besar. Oleh karena itu, sinergitas antar instansi menjadi kunci utama dalam menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.
Dengan dilaksanakannya apel kesiapan ini, diharapkan seluruh rangkaian kegiatan penyampaian aspirasi oleh para buruh dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar tanpa mengganggu aktivitas masyarakat sekitar. (DIX)
![]()
Polsek Malangbong Tanggap Bencana, Rumah Warga Ambruk Diterjang Hujan
Garut,TRIBUNPRIBUMI.com – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut, Jawa Barat,pada Kamis malam (30/04/2026) mengakibatkan sebuah rumah warga ambruk di Kampung Karang Asem RT 03 RW 01, Desa Sukamanah.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 20.00 WIB, setelah hujan dengan intensitas tinggi disertai petir mengguyur wilayah tersebut sejak pukul 18.00 WIB hingga 22.00 WIB. Curah hujan yang tinggi diduga menjadi penyebab utama robohnya rumah milik warga bernama Imansah Mustaqim.
Rumah berukuran kurang lebih 9 x 10 meter tersebut tidak mampu menahan derasnya hujan, hingga akhirnya mengalami ambruk. Beruntung, dalam kejadian ini tidak terdapat korban jiwa. Namun, kerugian materiil ditaksir mencapai sekitar Rp40 juta.
Mendapat laporan kejadian, jajaran Polsek Malangbong bersama unsur terkait langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan. Petugas melakukan pendataan, memberikan imbauan kepada warga agar tetap waspada terhadap potensi bencana, serta mengedukasi masyarakat terkait langkah mitigasi, khususnya di tengah musim penghujan.
Penanganan di lokasi juga melibatkan berbagai unsur, di antaranya Kasi Trantib beserta anggota, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Kepala Desa Sukamanah, serta masyarakat setempat yang turut membantu proses penanganan.
Kapolsek Malangbong AKP Suarna menyampaikan bahwa pihaknya akan terus bersinergi dengan instansi terkait untuk memastikan kondisi tetap aman dan memberikan dukungan kepada warga terdampak.
“Saat ini warga mulai melakukan pembersihan material sisa bangunan secara gotong royong, Kami mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat curah hujan tinggi, guna mengantisipasi potensi bencana serupa,” ujarnya. (Dens)