BERITA TEKNOLOGI

View All

LIFESTYLE

View All

Technique Offers Hope for Cystic Fibrosis Treatment

What's the problem? Early morning coffee is also known to interfere with your natural morning cortisol production and stress your adrenal glands if consumed in excess. Cortisol continues to diminish after peaking at 8:30 a.m.…

Virtual Reality Theme Park Offers Immersive Adventures

You'll be able to detect if you're not feeling well. It's possible that you're simply "off." You could notice that you're weary, that your digestive system isn't working as effectively as it should, and that…

How Work From Home Spurred Employee To Move Around The World

Moving closer to family  For decades, working parents — and mothers in particular — have been calling for more flexibility to juggle their personal and professional responsibilities. Finally, a global pandemic forced many employers to…

OTOMOTIVE

View All

TNI – POLRI

View All

KESEHATAN

View All

Hangat dan Penuh Kebersamaan, Babinsa Pracimantoro Perkuat Sinergi dengan Warga Desa Glinggang

Loading

Hangat dan Penuh Kebersamaan, Babinsa Pracimantoro Perkuat Sinergi dengan Warga Desa Glinggang

Wonogiri – Suasana penuh keakraban terlihat dalam kegiatan anjangsana dan komunikasi sosial oleh Babinsa Koramil 13/Pracimantoro, Kodim 0728/Wonogiri, Kamis (30/4/2026).

Kegiatan ini menjadi momen penting dalam mempererat hubungan antara aparat teritorial dengan masyarakat, khususnya di Desa Glinggang, Kecamatan Pracimantoro.

Dengan pendekatan humanis, Babinsa hadir langsung di tengah warga, berdialog santai sekaligus membangun kepercayaan.

Dalam kegiatan tersebut, Babinsa melakukan silaturahmi dengan tokoh masyarakat setempat, Bapak Lagino, yang dikenal sebagai Ketua RW dan sosok berpengaruh di lingkungan desa.

Pertemuan berlangsung hangat dan penuh keterbukaan, mencerminkan hubungan harmonis antara TNI dan masyarakat.

Bapak Lagino menyampaikan apresiasinya serta komitmennya untuk terus mendukung program-program pemerintah demi kemajuan wilayah.

Tak hanya itu, dukungan juga datang dari Bapak Suradi selaku anggota Linmas Desa Glinggang. Ia menegaskan pentingnya menjaga sinergitas antara masyarakat dan aparat keamanan demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif.

Menurutnya, kolaborasi yang solid akan menjadi kunci dalam menghadapi berbagai tantangan di wilayah, khususnya dalam menjaga stabilitas keamanan di Kecamatan Pracimantoro.

Di sektor pertanian, Bapak Arif yang berprofesi sebagai penggilingan padi turut menyampaikan pandangannya. Ia menekankan pentingnya menjaga stabilitas pertanian sebagai tulang punggung ekonomi warga.

Selain itu, ia juga mengapresiasi kerja sama yang telah terjalin baik antara masyarakat dengan Kodim 0728/Wonogiri, yang dinilai mampu memberikan dampak positif bagi kesejahteraan petani.

Melalui kegiatan anjangsana ini, diharapkan hubungan yang sudah terjalin baik dapat terus ditingkatkan.

Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat bukan hanya sebagai aparat, tetapi juga sebagai sahabat dan mitra dalam membangun desa.

Kegiatan berlangsung dengan lancar, aman, dan penuh kebersamaan menjadi bukti nyata bahwa komunikasi yang baik mampu memperkuat persatuan dan kemajuan bersama.

(Mardani Lubis/AR kemplu

Harapan di Tengah Keterbatasan, Perjuangan Kang Deni Penjual Basreng Menanti Rumah Layak Huni

Loading

Harapan di Tengah Keterbatasan, Perjuangan Kang Deni Penjual Basreng Menanti Rumah Layak Huni

Bekasi,TRIBUNPRIBUMI.com – Di tengah pesatnya pembangunan kawasan industri di wilayah Cikarang Timur, masih terselip kisah pilu yang dialami oleh warga kurang mampu. Salah satunya adalah Kang Deni, seorang penjual baso goreng (basreng) yang tinggal di Kampung Rawagebang, RT 001/010, Desa Tanjungbaru, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Kehidupan Kang Deni bersama istri dan satu anaknya berlangsung dalam kondisi serba kekurangan. Mereka menempati sebuah rumah tua warisan keluarga yang kini kondisinya sangat memprihatinkan dan jauh dari kata layak huni. Rumah tersebut menjadi saksi bisu perjalanan hidup keluarga kecil ini yang penuh perjuangan.

Saat awak media mengunjungi kediamannya pada Kamis (30/04/2026), suasana haru begitu terasa. Bangunan yang berdiri di atas tanah sederhana itu tampak sudah rapuh dimakan usia. Dinding rumah yang seharusnya menjadi pelindung justru dipenuhi retakan dan sebagian sudah mengelupas, memperlihatkan struktur yang semakin melemah.

Bagian atap rumah pun tidak kalah mengkhawatirkan. Banyak kayu penyangga yang sudah lapuk dan lepas dari posisinya, membuat genteng terlihat tidak lagi kokoh. Kondisi ini sangat berbahaya, terlebih saat hujan deras disertai angin kencang melanda.

Ironisnya, rumah tersebut masih berlantai tanah. Ketika hujan turun, air dengan mudah masuk melalui celah-celah atap yang bocor, menjadikan lantai rumah becek dan berlumpur. Kelembapan tinggi yang terjadi setiap hari menjadi ancaman serius bagi kesehatan keluarga tersebut, terutama bagi sang anak yang masih dalam masa pertumbuhan.

Dengan wajah penuh kelelahan, Kang Deni mengungkapkan kondisi hidup yang ia jalani selama ini. Ia mengaku hanya bisa pasrah dengan keadaan karena keterbatasan ekonomi yang membelenggu.

“Untuk makan sehari-hari saja kadang tidak cukup. Saya hanya bisa berharap ada bantuan dari pemerintah atau para dermawan. Keinginan memperbaiki rumah pasti ada, tapi kemampuan belum ada,” ujar Kang Deni dengan suara lirih.

Setiap hari, Kang Deni berkeliling menjajakan basreng sebagai sumber penghasilan utama keluarga. Namun, pendapatan yang ia peroleh sangat tidak menentu, tergantung dari jumlah dagangan yang laku terjual. Dalam kondisi tertentu, ia bahkan harus pulang dengan penghasilan yang jauh dari cukup untuk memenuhi kebutuhan dasar keluarga.

Sementara itu, sang istri, Siti Julaeha, hanya berperan sebagai ibu rumah tangga yang mengurus anak dan membantu sebisanya. Tidak adanya penghasilan tambahan membuat kondisi ekonomi keluarga ini semakin tertekan.

Mimpi untuk memiliki rumah yang layak huni seolah menjadi sesuatu yang sulit digapai. Di tengah perjuangan memenuhi kebutuhan makan sehari-hari, memperbaiki rumah menjadi prioritas yang terpaksa harus dikesampingkan.

Kondisi memprihatinkan ini pun mulai mendapat perhatian dari berbagai pihak. Pemerintah Desa Tanjungbaru merespons cepat setelah menerima laporan terkait kondisi rumah Kang Deni.

Kepala Desa Tanjungbaru, H. Dudu Hambali, SH, menyampaikan rasa prihatin sekaligus apresiasi terhadap kepedulian relawan dan awak media yang telah membantu mengangkat kondisi warganya ke publik.

“Kami sangat mengapresiasi langkah relawan dan media yang telah peduli terhadap warga kami. Ini menjadi perhatian bersama. Kami akan berupaya mengajukan bantuan agar rumah Kang Deni bisa segera diperbaiki dan menjadi layak huni,” ungkapnya.

Ia juga berharap adanya sinergi antara pemerintah, pihak swasta, dan para dermawan untuk membantu meringankan beban keluarga tersebut. Menurutnya, kolaborasi berbagai pihak sangat dibutuhkan untuk menyelesaikan persoalan sosial seperti ini.

Kisah Kang Deni menjadi potret nyata bahwa masih banyak masyarakat yang membutuhkan uluran tangan. Di balik geliat modernisasi dan kemajuan daerah, masih ada warga yang hidup dalam keterbatasan dan kondisi yang jauh dari kesejahteraan.
Kini, Kang Deni dan keluarganya hanya bisa berharap. Harapan sederhana untuk memiliki tempat tinggal yang aman, tidak bocor saat hujan, dan cukup layak untuk ditinggali bersama keluarga tercinta.

Uluran tangan dari para dermawan dan perhatian dari pemerintah diharapkan dapat menjadi titik awal perubahan bagi kehidupan mereka. Sebab bagi Kang Deni, rumah bukan sekadar tempat berteduh, tetapi juga simbol harapan akan masa depan yang lebih baik. (Mardani Lubis)

TRIBUNPRIBUMI.com

Polsek Bungbulang Terima Kunjungan PAUD KB Amanah Bunda, Tanamkan Cinta Polisi Sejak Dini

Loading

Polsek Bungbulang Terima Kunjungan PAUD KB Amanah Bunda, Tanamkan Cinta Polisi Sejak Dini

Garut – Suasana hangat dan penuh keceriaan tampak di Mapolsek Bungbulang saat menerima kunjungan anak-anak PAUD dari KB Amanah Bunda, Kamis (30/4/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari pembelajaran bertema “Profesi/Cita-citaku” yang bertujuan mengenalkan dunia kepolisian kepada anak sejak usia dini.

Dalam kegiatan tersebut, anggota Polsek Bungbulang menyambut langsung kedatangan para siswa, didampingi kepala sekolah, para guru, serta orang tua. Anak-anak diperkenalkan dengan tugas dan fungsi Kepolisian, serta berbagai sarana dan prasarana yang digunakan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

Kapolsek Bungbulang, AKP Priyo Sumbodo, S.E., menyampaikan bahwa kegiatan kunjungan ini merupakan bagian dari upaya Polri dalam mendekatkan diri kepada masyarakat, khususnya anak-anak sejak usia dini. Menurutnya, pengenalan profesi kepolisian dengan pendekatan yang ramah dan edukatif diharapkan mampu menumbuhkan rasa percaya serta menghilangkan stigma takut terhadap polisi.

“Kami ingin anak-anak mengenal polisi sebagai sahabat yang siap melindungi dan membantu masyarakat. Melalui kegiatan ini, kami juga berharap dapat menanamkan nilai-nilai disiplin, keberanian, serta semangat meraih cita-cita sejak dini,” ujar Kapolsek.

Melalui pendekatan yang ramah dan humanis, para anggota kepolisian berupaya menanamkan rasa cinta, kedekatan, serta menghilangkan rasa takut anak-anak terhadap polisi. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan dan bermakna, sehingga anak-anak dapat memahami peran polisi sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Diharapkan melalui kunjungan ini, dapat membangun hubungan positif antara Kepolisian dan masyarakat sejak usia dini, sekaligus menumbuhkan cita-cita dan semangat anak-anak dalam meraih masa depan.

Patroli Presisi Sat Samapta Polres Garut Amankan Sekelompok Pemuda Pesta Miras, Wujudkan Kamtibmas Kondusif

Loading

Patroli Presisi Sat Samapta Polres Garut Amankan Sekelompok Pemuda Pesta Miras, Wujudkan Kamtibmas Kondusif

Garut,TRIBUNPRIBUMI.com – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas), Sat Samapta Polres Garut melaksanakan patroli dialogis pada Rabu malam (29/4/2026) di wilayah Jalan Ibrahim Adjie, Kabupaten Garut.

Kegiatan patroli yang dimulai sekitar pukul 23.35 WIB tersebut difokuskan pada upaya antisipasi tindak kejahatan C3 (Curat, Curas, dan Curanmor) serta penyakit masyarakat lainnya. Dalam pelaksanaannya, tim patroli presisi berhasil mengamankan sekelompok pemuda yang kedapatan tengah menggelar pesta minuman keras di lokasi tersebut.

Petugas mengamankan sebanyak enam orang pemuda dan satu orang pemudi untuk dilakukan pembinaan lebih lanjut. Adapun identitas para pemuda tersebut diinisialkan masing-masing RA (20) warga Tarogong Kidul, RAZ (17) , AR (16), Warga Samarang, RS (20) warga Tarogong Kaler dan SM (18) Warga Pasirwangi.

Sebagai tindak lanjut atas kejadian tersebut, petugas Sat Samapta Polres Garut langsung membubarkan kegiatan pesta minuman keras yang dilakukan oleh para pemuda di lokasi. Selanjutnya, para pemuda yang diamankan diberikan pembinaan dan imbauan agar tidak mengulangi perbuatannya serta lebih bijak dalam bergaul.

Petugas juga melakukan penyitaan dan pemusnahan minuman keras yang ditemukan di tempat kejadian dengan cara dibuang, guna mencegah potensi gangguan kamtibmas yang lebih luas. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk penegakan hukum sekaligus upaya preventif dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.

Kasat Samapta Polres Garut, AKP Ardiyanto, S.H., M.P., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Polres Garut dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, khususnya pada malam hari yang rawan terhadap gangguan keamanan.

“Patroli dialogis ini tidak hanya sebagai langkah penegakan hukum, tetapi juga upaya preventif untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada Masyarakat Dengan adanya kegiatan patroli rutin ini, diharapkan dapat menekan angka kriminalitas serta mencegah terjadinya tindakan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.” Ujarnya.(*)

TRIBUNPRIBUMI.com

Polsek Cikarang Timur Sambangi Sekolah, Tekan Kenakalan Remaja dan Antisipasi Provokasi May Day

Loading

Polsek Cikarang Timur Sambangi Sekolah, Tekan Kenakalan Remaja dan Antisipasi Provokasi May Day

TRIBUNPRIBUMI.com || Kabupaten Bekasi – Dalam upaya menekan kenakalan remaja serta mengantisipasi potensi provokasi menjelang peringatan Hari Buruh Internasional (May Day), jajaran Polsek Cikarang Timur menggelar kegiatan Police Goes to School secara serentak di dua sekolah menengah pada Kamis (30/4/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di SMK Bina Mitra dan SMAN 1 Cikarang Timur dengan melibatkan ratusan pelajar. Di SMK Bina Mitra, Kanit Binmas Polsek Cikarang Timur, AKP Odo Supaendi, memberikan penyuluhan kepada sekitar 180 siswa. Materi yang disampaikan mencakup bahaya perundungan (bullying), tawuran pelajar, hingga penyalahgunaan narkoba yang kerap menjadi ancaman serius bagi generasi muda.

Sementara itu, di SMAN 1 Cikarang Timur, Wakapolsek Cikarang Timur AKP M. Jamaludin bersama personel Sat Samapta Polres Metro Bekasi memimpin kegiatan sosialisasi serupa. Kegiatan ini bertujuan memperkuat sinergi antara kepolisian dan institusi pendidikan dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya di wilayah Desa Jatireja dan Desa Jatibaru.

Dalam kesempatan tersebut, pihak kepolisian menekankan pentingnya edukasi preventif kepada pelajar agar tidak mudah terpengaruh oleh ajakan negatif, terutama menjelang momentum May Day pada 1 Mei. Para siswa diimbau untuk tidak terlibat dalam aksi unjuk rasa atau turun ke jalan mengikuti ajakan pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Pelajar harus fokus pada pendidikan dan tidak ikut-ikutan dalam kegiatan yang berpotensi mengganggu keamanan. Masa depan kalian jauh lebih penting,” tegas salah satu perwira dalam penyuluhan tersebut.

Selain itu, para siswa juga diingatkan untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial. Penyebaran informasi yang tidak benar atau hoaks dinilai dapat memicu provokasi serta berpotensi menimbulkan tindakan anarkis yang merugikan banyak pihak.

Melalui kegiatan pembinaan ini, kepolisian berharap para pelajar mampu menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, serta memiliki kesadaran hukum yang baik. Nilai-nilai integritas, rasa hormat kepada guru, serta ketaatan beragama juga ditekankan sebagai fondasi penting dalam membentuk kepribadian yang positif.

Polsek Cikarang Timur juga mengajak para pelajar untuk mengisi waktu libur dengan kegiatan yang bermanfaat, seperti berkumpul bersama keluarga, sehingga dapat terhindar dari aktivitas berisiko yang dapat berdampak pada masa depan mereka.

Dengan adanya kegiatan Police Goes to School ini, diharapkan situasi kamtibmas di wilayah Cikarang Timur tetap aman dan kondusif, khususnya dalam menghadapi peringatan May Day 2026. ( Mardani Lubis / Red )

TRIBUNPRIBUMI.com

Polres Garut Gagalkan Pencurian Mobil Pick Up, Satu Pelaku Ditangkap Usai Dikejar Warga dan Polisi

Loading

Polres Garut Gagalkan Pencurian Mobil Pick Up, Satu Pelaku Ditangkap Usai Dikejar Warga dan Polisi

Garut, TRIBUNPRIBUM,com – Polres Garut melalui Jajaran Polsek Samarang berhasil mengamankan seorang terduga pelaku tindak pidana pencurian kendaraan roda empat (R4) jenis pick up di wilayah Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut.

Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa, 28 April 2026 sekitar pukul 11.30 WIB di Kampung Sawah Bera, Desa Cintaasih, Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut.

Kapolsek Samarang AKP Hilman Nugraha, S.H. menjelaskan, kejadian bermula saat seorang saksi bernama Ropi melihat gerak-gerik mencurigakan dari pelaku yang mondar-mandir di sekitar kendaraan milik korban.

Saat saksi berusaha mendekati dan menanyakan identitasnya, pelaku justru mengeluarkan benda yang diduga senjata api dan mengarahkannya ke saksi.

Pada saat bersamaan, pelaku lainnya langsung membawa kabur kendaraan jenis Suzuki Carry Pick Up milik korban bernomor polisi Z 8446 WN.

“Diduga, para pelaku berjumlah empat orang. Mengetahui kejadian tersebut, korban bersama warga dan anggota siaga mako Polsek Samarang langsung melakukan pengejaran dan satu orang pelaku berhasil ditangkap, sementara tiga pelaku lainnya berhasil melarikan diri menggunakan kendaraan lain.” kata AKP Hilman saat ditanya awak media, Kamis (30/4/2026).

Pelaku yang tertangkap berinisial C (53) warga Kab. Indramayu, sempat menjadi sasaran amukan massa hingga mengalami luka-luka.

Petugas segera mengamankan pelaku dan membawanya ke RSU Dr. Slamet Garut untuk mendapatkan perawatan medis sebelum diamankan ke Mapolsek Samarang.

“Dari tangan pelaku, kami turut mengamankan barang bukti berupa STNK kendaraan serta unit kendaraan pick up milik korban. Saat ini, kasus tersebut masih dalam penanganan lebih lanjut oleh Polsek Samarang guna memburu tiga pelaku lainnya yang masih melarikan diri.” tambah AKP Hilman.(*)

TRIBUNPRIBUMI