Polres Garut Lakukan Pengawalan Keberangkatan Buruh ke Monas Jakarta

Loading

Polres Garut Lakukan Pengawalan Keberangkatan Buruh ke Monas Jakarta

Garut,TRIBUNPRIBUMI.com – Dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional (May Day), Polres Garut melaksanakan pengamanan dan pengawalan terhadap keberangkatan para buruh yang akan mengikuti perayaan di Monumen Nasional (Monas), Jakarta.

Kapolres Garut AKBP Yugi Bayu Hendarto, S.I.K., M.A.P., memimpin langsung pemberangkatan dari Mapolres Garut sebanyak 5 Bus.

Total 55 unit bus yang mengangkut kurang lebih 2.600 buruh diberangkatkan pada Kamis malam. (30/04/2026),sekitar pukul 23.00 WIB. Para peserta berangkat dari beberapa titik kumpul, di antaranya SOR Ciateul, Mapolres Garut, Leles, Cibatu, dan Limbangan.

Pengawalan dilakukan guna memastikan keamanan, ketertiban, serta kelancaran perjalanan rombongan buruh menuju Jakarta. Selain itu, petugas juga memberikan imbauan kepada para peserta agar tetap menjaga kondusifitas selama perjalanan maupun saat mengikuti kegiatan di Monas.

Polres Garut menegaskan komitmennya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, termasuk dalam pengamanan kegiatan peringatan Hari Buruh, sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan aman dan tertib. (DIX)

Ratusan Personel Gabungan Siaga, Kapolres Garut Pimpin Apel Kesiapan Amankan Aksi May Day

Loading

Ratusan Personel Gabungan Siaga, Kapolres Garut Pimpin Apel Kesiapan Amankan Aksi May Day

Garut,TRIBUNPRIBUMI.com – Dalam rangka menjamin keamanan dan ketertiban kegiatan aksi unjuk rasa serta audiensi dari Serikat Buruh Anggota (SBA) Konfederasi KASBI Garut, Polres Garut menggelar Apel Kesiapan Pengamanan di Lapangan Apel Mapolres Garut, Jumat (01/05/2026).

Apel tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Garut didampingi Kabagops, serta diikuti oleh ratusan personel gabungan yang terlibat dalam pengamanan. Total kekuatan personel yang diterjunkan dalam kegiatan ini sebanyak 527 personel, terdiri dari 302 personel Polri dan 225 personel dari instansi jajaran terkait. Kegiatan ini juga melibatkan unsur TNI serta berbagai instansi lainnya, di antaranya Brimob, Dinas Perhubungan, dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Kapolres Garut AKBP Yugi Bayu Hendarto menekankan pentingnya kesiapsiagaan seluruh personel dalam mengantisipasi potensi kerawanan selama berlangsungnya aksi. Selain itu, seluruh petugas diinstruksikan untuk mengedepankan pendekatan humanis, profesional, serta tetap tegas dalam menjalankan tugas pengamanan.

Aksi unjuk rasa dan audiensi yang akan dilaksanakan di Kantor Bupati Garut tersebut menjadi perhatian serius aparat, mengingat jumlah massa yang diperkirakan cukup besar. Oleh karena itu, sinergitas antar instansi menjadi kunci utama dalam menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.

Dengan dilaksanakannya apel kesiapan ini, diharapkan seluruh rangkaian kegiatan penyampaian aspirasi oleh para buruh dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar tanpa mengganggu aktivitas masyarakat sekitar. (DIX)

Polsek Malangbong Tanggap Bencana, Rumah Warga Ambruk Diterjang Hujan

Loading

Polsek Malangbong Tanggap Bencana, Rumah Warga Ambruk Diterjang Hujan

Garut,TRIBUNPRIBUMI.com – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut, Jawa Barat,pada Kamis malam (30/04/2026) mengakibatkan sebuah rumah warga ambruk di Kampung Karang Asem RT 03 RW 01, Desa Sukamanah.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 20.00 WIB, setelah hujan dengan intensitas tinggi disertai petir mengguyur wilayah tersebut sejak pukul 18.00 WIB hingga 22.00 WIB. Curah hujan yang tinggi diduga menjadi penyebab utama robohnya rumah milik warga bernama Imansah Mustaqim.

Rumah berukuran kurang lebih 9 x 10 meter tersebut tidak mampu menahan derasnya hujan, hingga akhirnya mengalami ambruk. Beruntung, dalam kejadian ini tidak terdapat korban jiwa. Namun, kerugian materiil ditaksir mencapai sekitar Rp40 juta.

Mendapat laporan kejadian, jajaran Polsek Malangbong bersama unsur terkait langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan. Petugas melakukan pendataan, memberikan imbauan kepada warga agar tetap waspada terhadap potensi bencana, serta mengedukasi masyarakat terkait langkah mitigasi, khususnya di tengah musim penghujan.

Penanganan di lokasi juga melibatkan berbagai unsur, di antaranya Kasi Trantib beserta anggota, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Kepala Desa Sukamanah, serta masyarakat setempat yang turut membantu proses penanganan.

Kapolsek Malangbong AKP Suarna menyampaikan bahwa pihaknya akan terus bersinergi dengan instansi terkait untuk memastikan kondisi tetap aman dan memberikan dukungan kepada warga terdampak.

“Saat ini warga mulai melakukan pembersihan material sisa bangunan secara gotong royong, Kami mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat curah hujan tinggi, guna mengantisipasi potensi bencana serupa,” ujarnya. (Dens)

Tim Sancang Polres Garut Ringkus Pelaku Curat, Gas Melon dan Mobil Pick Up Digondol

Loading

Tim Sancang Polres Garut Ringkus Pelaku Curat, Gas Melon dan Mobil Pick Up Digondol

Garut,TRIBUNPRIBUMI.com – Satuan Reserse Kriminal Polres Garut melalui Unit III Pidum yang tergabung dalam Team Sancang berhasil mengamankan dua orang diduga pelaku tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas) yang terjadi di wilayah hukum Polres Garut.

Kasat Reskrim AKP Joko Prihatin mengatakan pengungkapan kasus ini berawal dengan adanya aksi pencurian dengan kekerasan yang terjadi di area perusahaan PT Mustika Sagara Utama, Kampung Sukaraja, Desa Jatisari, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut.

Peristiwa tersebut terjadi pada Senin dini hari, 27 April 2026 sekitar pukul 01.00 WIB. Para pelaku diduga masuk ke lokasi dengan cara memanjat pagar gerbang, kemudian menyekap korban dengan mengancam menggunakan senjata tajam jenis golok serta mengikat korban. Setelah berhasil melumpuhkan korban, pelaku membawa kabur satu unit kendaraan Mitsubishi L300 serta ratusan tabung gas LPG 3 kg.

Setelah melakukan serangkaian penyelidikan, pemeriksaan saksi-saksi, serta penelusuran rekaman CCTV, petugas akhirnya berhasil mengamankan dua orang terduga pelaku pada Rabu malam, 29 April 2026 sekitar pukul 20.00 WIB di dua lokasi berbeda, yakni di sebuah rumah kontrakan di wilayah Kecamatan Banyuresmi serta di kawasan Jalan Raya Samarang, Kecamatan Tarogong Kidul. Kedua pelaku yang diamankan diketahui berinisial FM (27) dan AS (36), keduanya merupakan warga Kabupaten Majalengka.

“Dari tangan pelaku, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya satu unit mobil Mitsubishi L300, satu unit sepeda motor Yamaha Mio M3, 80 tabung gas LPG 3 kg, serta sejumlah barang lainnya yang diduga digunakan saat melakukan aksi kejahatan. Akibat kejadian tersebut, pihak perusahaan mengalami kerugian materiil yang ditaksir mencapai Rp100 juta. Selanjutnya, para pelaku langsung dibawa ke Mapolres Garut guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.” Ujar AKP Joko kepada awak media, Jumat (01/05/2026).

Pihak kepolisian akan terus melakukan pengembangan guna mengungkap kemungkinan adanya pelaku lain serta menelusuri keberadaan sisa barang bukti yang belum ditemukan.

“Saat ini kedua terduga pelaku telah diamankan dan masih dalam proses pemeriksaan intensif. Kami juga terus melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan atau pelaku lainnya,” tambahnya.

Polres Garut menegaskan komitmennya untuk menindak tegas segala bentuk tindak kriminalitas demi menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif. (*)

Polsek Cibatu Evakuasi Mayat Pria Tanpa Identitas yang Ditemukan di Selokan

Loading

http://Polsek Cibatu Evakuasi Mayat Pria Tanpa Identitas yang Ditemukan di Selokan Garut – Warga Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria di sebuah selokan pada Jumat pagi (1/5/2026). Penemuan tersebut terjadi sekitar pukul 06.00 WIB di Kampung Salagedang, RT 001 RW 003, Desa Sukalilah. Kapolsek Cibatu AKP Amirudin Latif, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menjelaskan bahwa mayat pertama kali ditemukan oleh seorang warga yang sedang memeriksa kondisi selokan di sekitar lokasi. “Saksi awalnya curiga karena di lokasi tersebut sering dijadikan tempat pembuangan sampah. Saat diperiksa, ternyata ditemukan sesosok mayat pria tergeletak di dalam selokan,” ungkapnya. Korban diketahui berjenis kelamin laki-laki dan awalnya tanpa identitas. Saat ditemukan, korban mengenakan kaos hitam lengan panjang, celana panjang warna coklat, serta sepatu. Penemuan ini kemudian segera dilaporkan kepada pihak kepolisian. Petugas yang datang ke lokasi langsung melakukan olah TKP dan pemeriksaan awal. Dari hasil penelusuran di sekitar lokasi, ditemukan beberapa identitas berupa KTP dan SIM dengan nama berbeda. Namun, setelah dilakukan proses identifikasi lebih lanjut, korban akhirnya diketahui bernama Asep Surahman (42), warga Kabupaten Subang, Jawa Barat. Jenazah korban kemudian dibawa ke Puskesmas Kersamanah untuk pemeriksaan awal sebelum dirujuk ke RSUD Garut. “Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Untuk penyebab kematian masih dalam penyelidikan dan menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut dari pihak RSUD Garut,” tambah Kapolsek. Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti kematian korban serta menelusuri kronologi lengkap sebelum korban ditemukan di lokasi kejadian.