Suara Pribumi, Suara Kebenaran

Independen, Kritis, Berpihak pada Rakyat

Tin Tin dan Hendarman Asal Kota Bekasi Terpukau Keindahan TWA Gunung Papandayan: “Garut Punya Surga Alam yang Wajib Dikunjungi”

Loading

Garut,TRIBUNPRIBUMI.com – Keindahan panorama alam Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Papandayan di Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, kembali menuai pujian dari para wisatawan. Salah satunya datang dari pasangan suami istri asal Kota Bekasi, Tin Tin (34) dan Hendarman (44), yang mengaku terkesima setelah menikmati langsung pesona salah satu destinasi wisata unggulan di Jawa Barat tersebut.

Kunjungan mereka menjadi pengalaman yang tak terlupakan. Sejak memasuki kawasan TWA Gunung Papandayan, pasangan ini disambut udara pegunungan yang sejuk, pemandangan hijau yang membentang luas, serta panorama alam yang masih asri.

Tin Tin mengaku selama ini hanya mengetahui keindahan Gunung Papandayan melalui media sosial dan berbagai tayangan wisata di internet. Namun, setelah melihat secara langsung, ia menilai keindahan yang tersaji jauh melampaui ekspektasinya.

“Alhamdulillah akhirnya kami bisa datang ke Gunung Papandayan. Selama ini hanya melihat dari foto dan video, tetapi ternyata ketika berada di sini suasananya jauh lebih indah. Udaranya sangat segar, pemandangannya luar biasa, dan benar-benar membuat hati tenang,” ujar Tin Tin saat di wawancarai awak media melalui sambungan Whatsapp miliknya,Jum’at (17/07/2026).

Menurutnya, suasana alam yang masih terjaga menjadi daya tarik utama Gunung Papandayan. Hamparan pepohonan hijau, kabut tipis yang menyelimuti perbukitan, serta panorama pegunungan menciptakan pengalaman wisata yang sulit ditemukan di kawasan perkotaan.

Tin Tin juga mengaku perjalanan menuju kawasan wisata tidak terasa melelahkan karena sepanjang perjalanan pengunjung disuguhi pemandangan alam yang memanjakan mata.

“Begitu sampai di sini rasa lelah langsung hilang. Semua terbayar dengan pemandangan yang sangat indah. Ini benar-benar tempat yang cocok untuk melepas penat dari kesibukan pekerjaan,” katanya.

Sementara itu, sang suami, Hendarman, mengaku sangat menikmati setiap sudut kawasan wisata. Menurutnya, Gunung Papandayan memiliki karakteristik yang berbeda dibandingkan destinasi pegunungan lainnya karena menawarkan kombinasi keindahan kawah aktif, hutan, padang rumput, hingga hamparan bunga Edelweiss.

“Saya sangat kagum. Tempat ini lengkap. Ada kawah yang masih mengeluarkan uap belerang, ada Hutan Mati yang unik, ada jalur pendakian yang nyaman, dan pemandangan alam yang sangat luar biasa,” ujarnya.

Ia menilai jalur wisata di Gunung Papandayan juga cukup ramah bagi wisatawan yang baru pertama kali datang maupun bagi pendaki pemula.

“Jalurnya relatif nyaman. Tidak terlalu ekstrem sehingga cocok untuk keluarga maupun wisatawan yang ingin menikmati suasana alam tanpa harus mendaki gunung yang terlalu berat,” tambah Hendarman.

Selama berada di kawasan wisata, pasangan ini menyempatkan diri mengabadikan berbagai momen di sejumlah lokasi favorit wisatawan, seperti Kawah Mas dan Hutan Mati. Mereka mengaku hampir setiap sudut kawasan memiliki panorama yang layak dijadikan latar berfoto.

“Spot fotonya banyak sekali. Mau menghadap kawah, pepohonan, maupun pegunungan semuanya bagus. Tidak heran kalau banyak wisatawan datang ke sini,” kata Tin Tin.

Tak hanya menikmati panorama alam, pasangan tersebut juga mengapresiasi kebersihan kawasan wisata serta keramahan masyarakat dan para petugas yang mereka temui selama berkunjung.

“Kami merasa nyaman selama berada di sini. Semoga kondisi seperti ini terus dipertahankan agar wisatawan semakin banyak yang datang ke Garut,” ujarnya.

Menurut Hendarman, potensi wisata alam yang dimiliki Kabupaten Garut merupakan aset berharga yang harus dijaga bersama. Ia berharap seluruh pengunjung memiliki kesadaran untuk menjaga kelestarian lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan maupun merusak fasilitas yang tersedia.

“Keindahan seperti ini harus kita jaga bersama. Jangan sampai rusak karena ulah pengunjung yang tidak bertanggung jawab. Kalau semua ikut menjaga kebersihan, Papandayan akan tetap menjadi kebanggaan Jawa Barat bahkan Indonesia,” tuturnya.

Menjelang akhir kunjungan, Tin Tin dan Hendarman mengaku belum puas menikmati keindahan Gunung Papandayan. Mereka berencana kembali berkunjung pada kesempatan berikutnya dengan mengajak anak-anak serta keluarga besar.

“Insya Allah kami akan datang lagi. Kami ingin mengajak keluarga supaya mereka juga bisa menikmati keindahan alam Papandayan. Tempat ini benar-benar memberikan pengalaman yang luar biasa,” kata Tin Tin.

Hendarman pun mengajak masyarakat yang belum pernah mengunjungi Gunung Papandayan agar menjadikan destinasi ini sebagai salah satu tujuan wisata.

“Bagi yang belum pernah ke sini, saya sangat merekomendasikan Gunung Papandayan. Selain pemandangannya indah, udaranya sejuk dan suasananya sangat menenangkan. Garut memang memiliki potensi wisata alam yang luar biasa dan patut dibanggakan,” pungkasnya.

TWA Gunung Papandayan hingga kini terus menjadi salah satu ikon pariwisata Kabupaten Garut. Dengan panorama kawah vulkanik, Hutan Mati yang eksotis, jalur pendakian yang bersahabat, serta hamparan bunga Edelweiss di kawasan Tegal Alun, destinasi ini menjadi magnet bagi wisatawan dari berbagai daerah untuk menikmati keindahan alam pegunungan yang masih terjaga. (YSF)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *