Sosok Pemimpin Merakyat, Kades Tambakbaya Yusron Turun Langsung Bantu Pemakaman Warga, Masyarakat:  Ini Contoh Nyata Kepala Desa Peduli Rakyat

Loading

Garut,TRIBUNPRIBUMI.com – Di tengah kesibukan dan tanggung jawab sebagai kepala desa, sosok Kepala Desa Tambakbaya, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Yusron, menunjukkan teladan yang patut diapresiasi dan dicontoh oleh para pemimpin lainnya. Ia tidak hanya hadir sebagai pejabat pemerintahan desa, tetapi benar-benar menunjukkan kepedulian nyata kepada masyarakatnya, terutama saat warga sedang tertimpa musibah.

Peristiwa penuh haru itu terlihat ketika salah seorang warga Desa Tambakbaya meninggal dunia. Dalam suasana duka yang menyelimuti keluarga almarhum, Yusron tampak hadir langsung di tengah masyarakat. Bahkan, dirinya tidak segan turun tangan membantu proses pemakaman bersama warga lainnya.

Dengan mengenakan pakaian sederhana, Yusron tampak membaur tanpa jarak dengan masyarakat. Ia ikut mengangkat perlengkapan pemakaman, membantu persiapan liang lahat, hingga terlibat langsung dalam proses pemakaman almarhum di tempat pemakaman umum desa setempat.

Sikap tersebut sontak menuai pujian dan rasa hormat dari warga. Banyak masyarakat mengaku terharu melihat sosok kepala desa yang tidak hanya datang untuk formalitas atau sekadar menunjukkan kehadiran, melainkan benar-benar ikut berjibaku membantu masyarakatnya di saat berduka.

“Beliau benar-benar turun langsung membantu. Tidak malu memegang cangkul, membantu warga, bahkan ikut mengurus proses pemakaman dari awal sampai selesai. Ini sangat luar biasa,” ujar salah seorang warga yang hadir dalam prosesi pemakaman saat di mintai keterangan awak media Sabtu, (09/05/2026).

Menurut warga, kepedulian seperti itu sangat jarang ditemukan saat ini. Di tengah banyaknya pejabat yang terkesan menjaga jarak dengan masyarakat, Yusron justru memperlihatkan sosok pemimpin yang sederhana dan dekat dengan rakyat.

Tidak hanya membantu secara tenaga, Yusron juga terlihat memberikan dukungan moril kepada keluarga almarhum. Ia menyampaikan belasungkawa dan mengajak masyarakat untuk bersama-sama mendoakan almarhum agar mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.

Kehadiran Yusron di tengah masyarakat saat suasana duka itu juga menjadi simbol kuat bahwa seorang pemimpin sejatinya harus hadir dalam berbagai keadaan, baik saat masyarakat sedang bahagia maupun ketika sedang mengalami kesedihan.

Warga lainnya menyebut bahwa sikap sosial yang ditunjukkan Yusron bukan kali pertama dilakukan. Selama memimpin Desa Tambakbaya, ia dikenal aktif hadir di berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan, mulai dari kerja bakti, membantu warga sakit, hingga menghadiri kegiatan keagamaan dan sosial lainnya.

“Pak Kades memang dikenal dekat dengan masyarakat. Jadi bukan pencitraan sesaat. Beliau memang sering turun langsung membantu warga,” kata warga lainnya.

Dalam keterangannya usai proses pemakaman, Yusron mengatakan bahwa apa yang dilakukannya merupakan bentuk tanggung jawab moral dan kemanusiaan sebagai seorang pemimpin desa.

“Sebagai kepala desa, saya harus hadir di tengah masyarakat dalam kondisi apa pun. Ketika warga sedang berduka, sudah sepatutnya kita ikut membantu dan memberikan dukungan,” ujarnya.

Yusron juga menegaskan bahwa budaya gotong royong dan kebersamaan harus terus dipertahankan di lingkungan masyarakat desa. Menurutnya, nilai-nilai sosial seperti saling membantu dan peduli terhadap sesama merupakan kekuatan utama masyarakat pedesaan yang tidak boleh hilang ditelan zaman.

“Kita harus menjaga kebersamaan. Jangan sampai masyarakat menjadi individualis. Kalau ada warga yang terkena musibah, kita harus hadir dan membantu bersama-sama,” tambahnya.

Sikap yang diperlihatkan Kepala Desa Tambakbaya tersebut kini menjadi perbincangan positif di tengah masyarakat. Banyak warga berharap kepedulian seperti itu dapat menjadi inspirasi bagi pemimpin lainnya, khususnya di tingkat desa, agar tidak hanya hadir saat kegiatan seremonial, tetapi juga benar-benar dekat dengan rakyat.

Di tengah perkembangan zaman yang semakin modern dan cenderung individualistis, aksi sederhana namun penuh makna yang dilakukan Yusron menjadi bukti bahwa nilai kemanusiaan masih hidup dan tumbuh di tengah masyarakat Kabupaten Garut.

Apa yang dilakukan Kades Tambakbaya Yusron juga memperlihatkan bahwa jabatan bukanlah penghalang untuk tetap rendah hati dan mau bekerja bersama masyarakat. Justru dengan turun langsung membantu rakyat, seorang pemimpin akan semakin dicintai dan dihormati oleh warganya.

Keteladanan seperti inilah yang kini mulai dirindukan masyarakat, yakni sosok pemimpin yang tidak hanya pandai berbicara, tetapi juga hadir dengan tindakan nyata untuk masyarakat yang dipimpinnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *