![]()
Garut,TRIBUNPRIBUMI.com – Suasana haru, bahagia, dan penuh keakraban menyelimuti pelaksanaan acara perpisahan (samen) siswa-siswi SMK Sadam Tambakbaya yang digelar di Desa Tambakbaya, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Sabtu (09/05/2026).
Acara yang menjadi momentum pelepasan para siswa kelas akhir tersebut berlangsung meriah dan penuh kekeluargaan. Tidak hanya dihadiri para guru, siswa, serta orang tua murid, kegiatan juga mendapat perhatian dari berbagai elemen masyarakat.
Sementara di acara tersebut,tampak hadir Babinsa bersama sejumlah tokoh masyarakat yang ikut memberikan dukungan moral dan semangat kepada para siswa yang akan melanjutkan perjalanan hidup setelah menyelesaikan pendidikan di bangku sekolah.
Kegiatan perpisahan ini menjadi salah satu momen penting yang sangat dinantikan para siswa. Setelah menempuh proses pendidikan selama beberapa tahun, akhirnya mereka dapat berkumpul bersama dalam suasana penuh kenangan sebelum berpisah untuk melanjutkan pendidikan maupun memasuki dunia kerja.
Berbagai rangkaian acara turut memeriahkan kegiatan tersebut, mulai dari sambutan, penampilan seni dan kreativitas siswa, hiburan, hingga sesi perpisahan yang dipenuhi suasana emosional. Sejumlah siswa tampak tidak mampu menahan haru ketika mengenang perjalanan mereka selama menimba ilmu bersama teman-teman dan para guru di sekolah tersebut.
Kepala Desa Tambakbaya, Yusron, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan yang berjalan dengan tertib, aman, dan lancar. Ia mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya acara perpisahan tersebut.
“Alhamdulillah acara berjalan dengan baik dan penuh kebersamaan. Ini bukan sekadar acara seremonial, tetapi juga bentuk penghargaan terhadap perjuangan para siswa selama menempuh pendidikan di sekolah,” ujar Yusron saat di wawancarai awak media melalui sambungan Whatsapp miliknya, Sabtu (09/05/2026).
Menurutnya, kehadiran Babinsa serta tokoh masyarakat menjadi bukti nyata bahwa lingkungan sekitar sangat peduli terhadap dunia pendidikan dan perkembangan generasi muda di Desa Tambakbaya.
“Kita semua berharap para lulusan SMK Sadam ini bisa menjadi generasi yang sukses, menjaga nama baik sekolah, keluarga, dan daerahnya masing-masing,” tambahnya.
Sementara itu, kehadiran Babinsa di tengah-tengah acara juga memberikan suasana tersendiri. Selain mempererat hubungan antara aparat kewilayahan dengan masyarakat, keterlibatan Babinsa dinilai menjadi bentuk dukungan terhadap kegiatan positif para pelajar dan generasi muda.
Tokoh masyarakat yang hadir pun menyampaikan pesan agar para siswa tidak berhenti belajar dan terus berjuang menggapai cita-cita. Mereka juga mengingatkan pentingnya menjaga akhlak, etika, serta semangat kebersamaan meski nantinya sudah menempuh jalan hidup masing-masing.
Antusiasme masyarakat terlihat begitu tinggi selama acara berlangsung. Banyak warga yang turut hadir menyaksikan rangkaian kegiatan hingga selesai. Kebersamaan yang terjalin antara pihak sekolah, pemerintah desa, aparat, dan masyarakat menciptakan suasana yang hangat dan harmonis.
Selain menjadi ajang perpisahan, kegiatan tersebut juga dinilai sebagai sarana mempererat tali silaturahmi antara siswa, guru, orang tua, dan masyarakat sekitar. Momen kebersamaan seperti ini dianggap penting untuk membangun semangat gotong royong dan rasa kekeluargaan di lingkungan pendidikan maupun masyarakat.
Dengan berakhirnya acara perpisahan tersebut, para siswa SMK Sadam Tambakbaya kini bersiap melangkah menuju fase kehidupan yang baru. Harapan besar pun disampaikan agar seluruh lulusan mampu meraih masa depan yang lebih baik, sukses dalam karier maupun pendidikan lanjutan, serta tetap membawa nilai-nilai positif yang telah diajarkan selama berada di lingkungan sekolah.
Acara ditutup dengan doa bersama dan sesi foto yang semakin menambah suasana haru di penghujung kegiatan. Banyak siswa, guru, dan orang tua tampak saling bersalaman serta mengabadikan momen kebersamaan yang penuh kenangan tersebut. (*)
