HK Damin Sada Promosikan Sayur Gabus Kuning Bang Hanum Sada, Kuliner Betawi Legendaris di Tambun Utara

Loading

Bekasi,TRIBUNPRIBUMI.com – Kuliner tradisional Betawi kembali mencuri perhatian masyarakat. Salah satu sajian yang kini ramai diburu pecinta kuliner Nusantara adalah Sayur Gabus Kuning Bang Hanum Sada yang berada di depan Gerbang Tol Gabus, Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Hidangan khas berbahan dasar ikan gabus dengan kuah kuning kaya rempah tersebut disebut memiliki cita rasa autentik yang mampu menggoyang lidah para penikmat makanan tradisional. Tidak sedikit pengendara yang melintas di kawasan Tol Gabus sengaja berhenti untuk menikmati sajian khas Betawi tersebut.

Tokoh masyarakat Bekasi, HK Damin Sada, turut mengajak masyarakat untuk menikmati sekaligus melestarikan kuliner tradisional Betawi yang masih bertahan di tengah gempuran makanan modern.

“Sayur Gabus Kuning Bang Hanum Sada ini punya rasa yang khas dan bikin ketagihan. Ini salah satu warisan kuliner Betawi yang harus dijaga bersama,” ujar HK Damin Sada kepada awak media, Sabtu (09/05/2026).

Menurutnya, makanan tradisional bukan hanya soal rasa, tetapi juga bagian dari identitas budaya yang diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat Betawi. Ia menilai keberadaan kuliner khas daerah harus terus dipertahankan agar tidak hilang tergerus perkembangan zaman.

Damin Sada menjelaskan, kekuatan utama Sayur Gabus Kuning terletak pada racikan rempah alami yang menghasilkan rasa gurih dan aroma khas. Ditambah tekstur ikan gabus yang lembut, membuat menu ini semakin diminati berbagai kalangan.

“Kuahnya terasa kaya rempah dan sangat nikmat. Ini bukan sekadar makanan, tapi bagian dari budaya Betawi yang harus tetap hidup,” katanya.

Selain Sayur Gabus Kuning, Warung Bang Hanum Sada juga menawarkan berbagai menu tradisional lain yang tak kalah menggoda. Mulai dari Pecak Nila dengan sambal pecak khas Betawi, Began Ayam berbumbu rempah, hingga Nasi Kebuli Betawi dengan cita rasa khas tersendiri.

Keberagaman menu tersebut membuat warung ini menjadi salah satu tujuan favorit pecinta kuliner tradisional di Bekasi. Lokasinya yang strategis di depan Gerbang Tol Gabus juga memudahkan masyarakat dari berbagai daerah untuk singgah menikmati sajian khas Betawi.

Tak hanya soal rasa, suasana warung yang sederhana namun nyaman menjadi daya tarik tersendiri. Nuansa bambu dan tanaman hijau di area makan menghadirkan suasana alami yang membuat pengunjung betah menikmati hidangan bersama keluarga maupun kerabat.

Beberapa pelanggan mengaku rela datang kembali karena ketagihan dengan cita rasa Sayur Gabus Kuning yang dianggap berbeda dari tempat lain.

“Rasanya segar, rempahnya terasa, dan kuahnya bikin nagih. Kalau sudah makan di sini pasti ingin datang lagi,” ujar salah seorang pengunjung.

HK Damin Sada berharap makanan khas Betawi seperti Sayur Gabus Kuning semakin dikenal luas, khususnya oleh generasi muda. Ia menilai pelestarian kuliner tradisional merupakan bagian penting dalam menjaga identitas budaya lokal.

“Generasi muda harus bangga dengan makanan khas daerahnya sendiri. Jangan sampai kuliner tradisional kalah oleh makanan modern, padahal punya cita rasa dan sejarah yang kuat,” tegasnya.

Ia pun mengajak masyarakat untuk mendukung para pelaku usaha kuliner tradisional agar tetap bertahan dan berkembang di tengah persaingan usaha kuliner yang semakin ketat.

Dengan cita rasa autentik, harga terjangkau, dan suasana yang nyaman, Warung Bang Hanum Sada kini mulai dikenal sebagai salah satu destinasi kuliner khas Betawi yang wajib dikunjungi di Kabupaten Bekasi.

Bagi masyarakat yang melintas di kawasan Tambun Utara, menikmati Sayur Gabus Kuning Bang Hanum Sada bukan hanya memanjakan lidah, tetapi juga menghadirkan pengalaman menikmati kekayaan budaya kuliner Betawi yang penuh cita rasa. (Mardani Lubis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *