![]()
Garut,TRIBUNPRIBUMI.com – Komitmen Pemerintah Kelurahan Sukakarya, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Jawa Barat, dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat kembali diwujudkan melalui pelaksanaan Active Case Finding (ACF) berupa pemeriksaan rontgen dada gratis. Kegiatan yang digelar pada Rabu (29/07/2026) yang bertempat di Aula Kantor Kelurahan Sukakarya tersebut mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat, dengan sedikitnya 200 warga mengikuti pemeriksaan secara sukarela.
Program ini merupakan bagian dari upaya percepatan deteksi dini penyakit Tuberkulosis (TB) sekaligus mendukung target nasional Eliminasi Tuberkulosis Tahun 2030. Melalui pemeriksaan rontgen gratis, masyarakat memperoleh kesempatan untuk mengetahui kondisi kesehatan paru-paru mereka tanpa dipungut biaya.
Sejak pagi hari, warga dari berbagai lingkungan di Kelurahan Sukakarya telah memadati lokasi kegiatan. Mereka datang dengan penuh semangat dan tertib menunggu giliran menjalani pemeriksaan. Tingginya partisipasi masyarakat menunjukkan semakin meningkatnya kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan serta melakukan deteksi dini terhadap penyakit menular, khususnya Tuberkulosis.
Lurah Sukakarya, Ea Rustandi, S.IP., M.A.P., mengaku sangat bangga dan bahagia melihat antusiasme masyarakat yang begitu tinggi dalam mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, tingginya angka kehadiran warga menjadi indikator bahwa program pelayanan kesehatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat selalu mendapat respons positif.
“Kami sangat bangga dan bahagia atas terselenggaranya kegiatan rontgen gratis ini. Kami juga memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh tenaga kesehatan, panitia, serta semua pihak yang telah berkolaborasi sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar. Alhamdulillah, sebanyak 200 warga mengikuti pemeriksaan dengan penuh antusias,” ujar Ea Rustandi saat di wawancarai awak media di ruang kerjanya.
Ia mengatakan, kesehatan merupakan fondasi utama dalam membangun masyarakat yang produktif dan sejahtera. Oleh karena itu, Pemerintah Kelurahan Sukakarya akan terus mendukung berbagai program kesehatan yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Menurut Ea Rustandi, Tuberkulosis masih menjadi salah satu penyakit yang memerlukan perhatian serius. Namun demikian, penyakit tersebut dapat dicegah dan disembuhkan apabila ditemukan sejak dini serta ditangani sesuai prosedur medis.
“Kami mengajak seluruh masyarakat agar tidak takut melakukan pemeriksaan kesehatan. Deteksi dini adalah langkah terbaik untuk mencegah penyebaran penyakit. Semakin cepat diketahui, maka penanganannya pun akan semakin baik. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan,” katanya.
Selain pemeriksaan rontgen dada, masyarakat juga mendapatkan edukasi langsung dari tenaga kesehatan mengenai gejala Tuberkulosis, cara penularan, pentingnya menjalani pengobatan hingga tuntas, serta langkah-langkah pencegahan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Petugas kesehatan menjelaskan bahwa Tuberkulosis merupakan penyakit menular yang menyerang paru-paru dan dapat menular melalui percikan dahak saat penderita batuk atau bersin. Oleh karena itu, deteksi dini menjadi salah satu strategi paling efektif untuk memutus rantai penularan sekaligus meningkatkan angka kesembuhan pasien.
Program Active Case Finding (ACF) sendiri merupakan strategi pelayanan kesehatan yang dilakukan secara aktif dengan menjangkau masyarakat, terutama kelompok yang berisiko, agar kasus Tuberkulosis dapat ditemukan lebih cepat. Pendekatan ini dinilai efektif dalam mempercepat pencapaian target eliminasi TB yang telah dicanangkan pemerintah.
Suasana kegiatan berlangsung tertib, aman, dan penuh semangat. Para peserta mengikuti setiap tahapan pemeriksaan sesuai arahan petugas kesehatan. Tidak sedikit warga yang mengaku terbantu dengan adanya layanan pemeriksaan gratis tersebut karena memberikan kemudahan untuk mengetahui kondisi kesehatan tanpa harus mengeluarkan biaya.
Pemerintah Kelurahan Sukakarya berharap kegiatan seperti ini dapat terus diperluas sehingga semakin banyak masyarakat yang memperoleh akses layanan kesehatan yang berkualitas. Sinergi antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, serta partisipasi aktif masyarakat dinilai menjadi kunci utama dalam mewujudkan lingkungan yang sehat dan bebas dari Tuberkulosis.
Di akhir kegiatan, Lurah Ea Rustandi kembali menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya pemeriksaan rontgen gratis tersebut. Ia berharap semangat gotong royong dan kepedulian terhadap kesehatan masyarakat terus dipertahankan demi menciptakan generasi yang lebih sehat dan produktif.
“Dengan kebersamaan, kepedulian, dan kerja sama yang baik antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat, kami optimistis target Eliminasi Tuberkulosis Tahun 2030 dapat tercapai. Semoga kegiatan ini membawa manfaat besar bagi masyarakat Kelurahan Sukakarya dan menjadi inspirasi bagi wilayah lain untuk terus mengedepankan pelayanan kesehatan yang mudah dijangkau masyarakat,” pungkas Ea Rustandi. (*)













Leave a Reply