![]()
Tangerang,TRIBUNPRIBUMI.com – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-71 Lalu Lintas Bhayangkara, pesan mengenai penguatan integritas, profesionalisme, kompetensi, serta kedekatan polisi dengan masyarakat kembali disampaikan mantan Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol (Purn) Dr. Drs. Aan Suhanan, M.Si.
Pesan tersebut disampaikan Aan Suhanan saat menerima kunjungan jajaran Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri dalam kegiatan anjangsana di kediamannya, Tangerang, Banten, Minggu (20/09/2026).
Kegiatan anjangsana tersebut menjadi bagian dari tradisi silaturahmi Korlantas Polri sekaligus bentuk penghormatan kepada para senior yang pernah mengemban tugas dan menjadi bagian dari perjalanan Korps Lalu Lintas Polri.
Rombongan Korlantas Polri dipimpin Kasubdit Fasmat SBST Korlantas Polri Kombes Pol Satria Permana bersama sejumlah jajaran. Kedatangan rombongan disambut hangat Aan Suhanan bersama Ny. Dewi Aan Suhanan.
Aan Suhanan yang pernah menjabat Kakorlantas Polri pada Desember 2023 hingga Januari 2025 mengapresiasi tradisi anjangsana yang terus dilaksanakan oleh Korlantas Polri.Menurutnya, tradisi tersebut tidak hanya mempererat hubungan antara senior dan generasi penerus di lingkungan Polantas, tetapi juga menjadi ruang untuk menyampaikan pandangan serta harapan bagi kemajuan institusi.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh insan Polantas seluruh Indonesia, terutama keluarga besar Polantas Polri. Pak Kakorlantas (Irjen Pol Wibowo) sudah melaksanakan tradisi dari dahulu yang diteruskan oleh para Kakorlantas terkait dengan anjangsana ini,” ujar Aan Suhanan.
Integritas Menjadi Fondasi Pelaksanaan Tugas
Dalam kesempatan tersebut, Aan Suhanan menyoroti tantangan tugas Polantas yang dinilainya semakin kompleks. Perkembangan masyarakat, pertumbuhan kendaraan, dinamika lalu lintas, serta meningkatnya tuntutan terhadap kualitas pelayanan publik menjadi bagian dari tantangan yang harus dihadapi personel di lapangan.
Karena itu, ia menekankan pentingnya integritas sebagai fondasi dalam menjalankan setiap tugas. Menurut Aan, personel Polantas harus memiliki komitmen terhadap organisasi, negara dan masyarakat. Integritas tersebut diperlukan agar kewenangan yang dimiliki setiap personel dapat digunakan secara bertanggung jawab dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Tentu ini dibutuhkan yang pertama Polantas yang tetap berintegritas terhadap organisasi, kepada negara dan bangsanya,” kata Aan.
Pesan tersebut sekaligus menegaskan bahwa tugas kepolisian lalu lintas tidak sebatas mengatur kendaraan dan arus lalu lintas. Personel Polantas juga berhadapan langsung dengan masyarakat dalam berbagai bentuk pelayanan.
Mulai dari pengaturan lalu lintas, pelayanan administrasi kendaraan dan pengemudi, penanganan kecelakaan lalu lintas hingga penegakan hukum di jalan raya, seluruhnya membutuhkan sikap profesional dan berorientasi pada pelayanan.
Profesionalisme dan Kompetensi Tak Bisa Dipisahkan
Selain integritas, Aan Suhanan menekankan pentingnya peningkatan profesionalisme dan kompetensi personel Polantas. Menurutnya, perkembangan masyarakat membuat tuntutan terhadap pelayanan kepolisian juga semakin tinggi.
Masyarakat semakin memahami hak dan kewajibannya serta semakin membutuhkan pelayanan yang cepat, tepat dan sesuai dengan aturan.Kondisi tersebut, kata Aan, harus dijawab dengan peningkatan kemampuan personel.
“Para personel Polantas ini harus betul-betul semakin profesional, punya kompetensi sehingga harapan-harapan masyarakat bisa dilayani, bisa diakomodir,” ujarnya.
Profesionalisme, dalam pandangan tersebut, bukan hanya menyangkut kemampuan teknis dalam menjalankan tugas lalu lintas.
Lebih dari itu, profesionalisme juga berkaitan dengan cara personel berkomunikasi, mengambil tindakan, memberikan pelayanan serta menjalankan kewenangan secara proporsional dan sesuai aturan.
Dengan kompetensi yang terus diperkuat, personel diharapkan mampu menghadapi berbagai persoalan lalu lintas yang semakin beragam.
Apresiasi terhadap Program Polantas KARIB
Dalam pertemuan tersebut, Aan Suhanan juga menyampaikan dukungannya terhadap program Polantas KARIB yang dijalankan Korlantas Polri di bawah kepemimpinan Kakorlantas Polri Irjen Pol Wibowo.Menurut Aan, keberadaan polisi lalu lintas di tengah masyarakat merupakan bagian penting dalam membangun pelayanan yang lebih dekat dan responsif.
Ia menilai interaksi langsung antara personel Polantas dengan masyarakat dapat membuka ruang komunikasi sekaligus membantu polisi memahami persoalan yang dihadapi masyarakat di lapangan.
“Saya dukung juga program Pak Kakorlantas (Irjen Pol Wibowo) saat ini, Polantas KARIB itu sangat baik sekali. Ini sangat ditunggu oleh masyarakat, kehadiran para polisi lalu lintas ini di tengah-tengah masyarakat,” ungkapnya.
Kehadiran tersebut diharapkan tidak hanya terlihat ketika terjadi pelanggaran atau persoalan lalu lintas, tetapi juga dalam konteks pelayanan dan komunikasi dengan masyarakat.
Dengan demikian, kedekatan polisi dengan masyarakat dapat menjadi bagian dari upaya membangun kepercayaan publik melalui pelayanan yang nyata.
HUT ke-71 Bukan Sekadar Seremoni
Peringatan HUT ke-71 Lalu Lintas Bhayangkara juga menjadi momentum untuk melihat kembali perjalanan panjang Korps Lalu Lintas sekaligus memperkuat semangat pengabdian.
Bagi Aan Suhanan, usia 71 tahun menunjukkan perjalanan institusi yang panjang dan matang. Namun, kematangan tersebut perlu dibarengi dengan peningkatan kualitas pelayanan serta kemampuan menjawab perubahan zaman.
Ia berharap momentum HUT ke-71 dapat menjadi penyemangat bagi seluruh personel Polantas untuk terus memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat dan negara.
“Usia 71 ini adalah usia yang matang. Kami yakin dengan tema Polantas Presisi Mengabdi untuk Negeri ini akan menjadi kenyataan,” tuturnya.
Pesan tersebut menempatkan HUT ke-71 sebagai momentum refleksi sekaligus penguatan komitmen terhadap tugas kepolisian lalu lintas.
Di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat dan kompleksitas persoalan transportasi, keberadaan Polantas dituntut untuk terus beradaptasi dengan perkembangan situasi.
Ucapan Selamat untuk Keluarga Besar Polantas
Mengakhiri pesannya, Aan Suhanan menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh keluarga besar Korps Lalu Lintas Polri yang memperingati HUT ke-71 Lalu Lintas Bhayangkara.
“Selamat. Dirgahayu Polantas Bhayangkara. Tetap maju, jaya,” tandasnya.
Momentum HUT ke-71 Lalu Lintas Bhayangkara pun menjadi pengingat bahwa perjalanan institusi kepolisian lalu lintas tidak hanya diukur dari usia organisasi, tetapi juga dari kemampuan memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Integritas, profesionalisme, kompetensi dan kedekatan dengan masyarakat menjadi pesan yang disampaikan Aan Suhanan dalam menyambut momentum tersebut.
Harapannya, nilai-nilai tersebut terus menjadi bagian dari pelaksanaan tugas Polantas dalam mewujudkan pelayanan lalu lintas yang semakin profesional serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat di tengah dinamika kehidupan berlalu lintas yang terus berkembang. (DRM)












Leave a Reply