Suara Pribumi, Suara Kebenaran

Independen, Kritis, Berpihak pada Rakyat

Dari Kampus ke Pendopo, Bupati Garut Dr. Ir. H. Abdusyakur Syakur Amin, M.Eng., IPU Siap Wujudkan Garut Hebat Bermartabat Melalui Pemerintahan Bersih, Transparan, dan Berorientasi pada Rakyat

Loading

Garut,TRIBUNPRIBUMI.com – Kepemimpinan di sebuah daerah bukan sekadar tentang menjalankan roda pemerintahan, tetapi juga bagaimana menghadirkan harapan baru bagi masyarakat melalui kebijakan yang berpihak kepada kepentingan publik. Amanah itulah yang kini diemban oleh Bupati Garut, Dr. Ir. H. Abdusyakur Syakur Amin, M.Eng., IPU, yang telah lama memimpin di Kabupaten Garut, Jawa Barat bersama Wakil Bupati Luthfianisa Putri Karlina untuk masa jabatan 2025–2030.

Dikenal sebagai akademisi yang telah lama mengabdikan diri di dunia pendidikan tinggi, Abdusyakur Syakur Amin kini memasuki babak baru pengabdiannya sebagai kepala daerah. Pengalaman panjang sebagai pendidik, peneliti, organisator, hingga pemimpin perguruan tinggi menjadi bekal penting dalam membangun tata kelola pemerintahan yang profesional, inovatif, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

Bagi Abdusyakur Syakur Amin, jabatan Bupati merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh integritas, tanggung jawab, dan komitmen untuk menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat Garut.

Dalam keterangannya, ia menegaskan bahwa pemerintah daerah harus mampu menjadi pelayan masyarakat dengan mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, serta kolaborasi dalam setiap proses pembangunan.

“Menjadi Bupati Garut adalah amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Saya berkomitmen membangun pemerintahan yang bersih, transparan, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat. Dengan semangat kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dunia usaha, dan seluruh elemen masyarakat, saya optimistis Kabupaten Garut dapat berkembang menjadi daerah yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera. Mari kita bergotong royong membangun Garut agar semakin unggul di berbagai bidang, mulai dari pendidikan, kesehatan, ekonomi, pertanian, hingga infrastruktur,” ujar Abdusyakur Syakur Amin, Senin (06/07/2026).

Pernyataan tersebut menggambarkan arah kepemimpinannya yang menempatkan kolaborasi sebagai fondasi utama pembangunan. Menurutnya, pemerintah tidak dapat bekerja sendiri. Percepatan pembangunan hanya dapat terwujud apabila seluruh elemen masyarakat ikut terlibat dan memiliki semangat yang sama dalam membangun Kabupaten Garut.

Perjalanan Abdusyakur Syakur Amin menuju kursi Bupati bukanlah proses yang instan. Lahir pada 6 Januari 1968, ia dikenal luas sebagai sosok akademisi yang memiliki dedikasi tinggi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Pendidikan Sarjana Teknik Industri ditempuh di Institut Teknologi Bandung (ITB). Semangat untuk terus meningkatkan kompetensi membawanya melanjutkan studi Magister di Asian Institute of Technology (AIT), Bangkok, Thailand. Perjalanan akademiknya kemudian disempurnakan dengan meraih gelar Doktor dari University of Malaya, salah satu perguruan tinggi terkemuka di kawasan Asia.

Selain prestasi akademik, Abdusyakur juga menyandang gelar Insinyur Profesional Utama (IPU), sebuah pengakuan atas kompetensi, pengalaman, dan profesionalismenya di bidang keinsinyuran.

Kariernya di dunia pendidikan mencapai puncak ketika dipercaya menjadi Rektor Universitas Garut selama hampir sepuluh tahun. Di bawah kepemimpinannya, berbagai inovasi dilakukan untuk meningkatkan mutu pendidikan, memperkuat tata kelola perguruan tinggi, memperluas kerja sama dengan berbagai institusi, serta mendorong lahirnya lulusan yang siap menghadapi tantangan zaman.

Pengalaman memimpin lembaga pendidikan besar tersebut menjadi modal penting dalam menjalankan roda pemerintahan daerah. Pendekatan yang berbasis ilmu pengetahuan, data, serta perencanaan yang matang diharapkan mampu melahirkan kebijakan yang efektif dan tepat sasaran.

Tidak hanya di dunia akademik, Abdusyakur Syakur Amin juga aktif dalam berbagai organisasi kemasyarakatan. Ia pernah dipercaya memimpin Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Garut. Kepemimpinannya di organisasi olahraga menunjukkan kemampuannya membangun sinergi, membina sumber daya manusia, dan mendorong prestasi daerah di tingkat yang lebih tinggi.

Kini, setelah resmi menjabat sebagai Bupati Garut, tantangan besar telah menanti. Berbagai sektor strategis membutuhkan perhatian serius, mulai dari peningkatan kualitas pendidikan, pemerataan layanan kesehatan, penguatan sektor pertanian sebagai tulang punggung ekonomi masyarakat, pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), penciptaan lapangan kerja, hingga percepatan pembangunan infrastruktur yang merata.

Di sisi lain, potensi pariwisata Garut yang begitu besar juga menjadi salah satu fokus pembangunan. Dengan kekayaan alam, budaya, serta potensi ekonomi kreatif yang dimiliki, Garut dinilai memiliki peluang besar untuk menjadi destinasi unggulan yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Abdusyakur Syakur Amin meyakini bahwa seluruh potensi tersebut hanya dapat berkembang apabila didukung oleh birokrasi yang bersih, profesional, responsif, dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Karena itu, reformasi birokrasi menjadi salah satu agenda penting dalam kepemimpinannya. Pemerintah Kabupaten Garut diharapkan mampu membangun budaya kerja yang mengedepankan integritas, disiplin, inovasi, serta pelayanan publik yang cepat, mudah, dan transparan.

Visi Garut Hebat Bermartabat yang diusungnya bukan hanya sebuah slogan, melainkan komitmen untuk menghadirkan pembangunan yang menyentuh seluruh lapisan masyarakat. Pembangunan tersebut tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari meningkatnya kualitas hidup masyarakat, berkurangnya angka kemiskinan, meningkatnya kualitas pendidikan dan kesehatan, serta terbukanya peluang usaha yang lebih luas.

Semangat gotong royong juga menjadi pesan utama yang terus disampaikan Abdusyakur Syakur Amin kepada seluruh masyarakat Garut. Menurutnya, kemajuan daerah tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat, mulai dari akademisi, pelaku usaha, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, hingga generasi muda.

Dengan latar belakang sebagai akademisi, pengalaman panjang dalam memimpin organisasi, serta komitmen membangun pemerintahan yang bersih dan transparan, Abdusyakur Syakur Amin membawa harapan baru bagi Kabupaten Garut. Kepemimpinannya diharapkan mampu menghadirkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik, pembangunan yang berkelanjutan, serta kesejahteraan yang dapat dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat.

Dari ruang kuliah menuju Pendopo Garut, perjalanan pengabdian Abdusyakur Syakur Amin menjadi simbol bahwa ilmu pengetahuan, integritas, dan semangat melayani dapat berjalan beriringan dalam membangun daerah. Dengan visi yang jelas serta dukungan seluruh masyarakat, langkah menuju Garut yang hebat, bermartabat, maju, mandiri, dan sejahtera diharapkan semakin nyata dalam lima tahun ke depan. (*)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *