Suara Pribumi, Suara Kebenaran

Independen, Kritis, Berpihak pada Rakyat

Rotasi Besar Polda Jabar, Sejumlah Kapolres Berganti, AKBP Niko Nurallah Adi Putra Siap Pimpin Polres Garut

Loading

Bandung,TRIBUNPRIBUMI.com – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali melakukan rotasi dan mutasi jabatan terhadap sejumlah Perwira Menengah (Pamen) di lingkungan Polda Jawa Barat. Langkah ini merupakan bagian dari penyegaran organisasi yang secara rutin dilakukan sebagai upaya meningkatkan profesionalisme, efektivitas kinerja, serta memperkuat pelayanan kepolisian kepada masyarakat di berbagai daerah.

Mutasi jabatan tersebut menjadi salah satu strategi Polri dalam melakukan regenerasi kepemimpinan sekaligus memberikan kesempatan bagi para perwira untuk mengembangkan karier dan pengalaman di wilayah tugas yang berbeda. 

Sementara dengan adanya rotasi tersebut, diharapkan mampu menghadirkan semangat baru dalam menjalankan tugas pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas), penegakan hukum, perlindungan, pengayoman, serta pelayanan kepada masyarakat.

Di lingkungan Polda Jawa Barat, rotasi kali ini menyentuh sejumlah wilayah strategis, mulai dari Polres Garut, Tasikmalaya, Tasikmalaya Kota, Ciamis, Cimahi, Subang, Sukabumi, Indramayu, Karawang, Sumedang hingga Kuningan. Pergantian pimpinan tersebut menjadi perhatian publik mengingat wilayah-wilayah tersebut memiliki karakteristik dan tantangan keamanan yang berbeda-beda.

Salah satu mutasi yang paling menjadi sorotan adalah pergantian pucuk pimpinan Polres Garut. Setelah menjalankan tugas dan pengabdian di Kabupaten Garut, AKBP Yugi Bayu Hendarto, S.I.K., M.A.P., kini mendapat amanah baru sebagai Kasibinyan STNK Subdit STNK Ditregident Korlantas Polri. Penugasan tersebut merupakan bentuk kepercayaan pimpinan atas dedikasi dan pengalaman yang dimilikinya selama bertugas.

Posisi Kapolres Garut kini resmi dipercayakan kepada AKBP Niko Nurallah Adi Putra,S.H.,S.I.K.,M.H., yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Cimahi. Sosok perwira menengah ini dikenal memiliki pengalaman kepemimpinan di wilayah perkotaan dengan dinamika keamanan yang cukup kompleks. Pengalaman tersebut menjadi modal penting dalam mengemban amanah baru di Kabupaten Garut yang memiliki wilayah luas, mulai dari kawasan perkotaan, pedesaan, pegunungan hingga pesisir selatan.

Penunjukan AKBP Niko Nurallah Adi Putra disambut dengan harapan besar dari berbagai kalangan masyarakat. Kehadirannya diharapkan mampu melanjutkan berbagai program positif yang telah dibangun sebelumnya sekaligus menghadirkan inovasi baru dalam meningkatkan pelayanan publik, memperkuat penegakan hukum, memberantas tindak kriminalitas, menekan peredaran narkoba, mengantisipasi kejahatan jalanan, hingga memperkuat sinergitas dengan seluruh elemen masyarakat.

Kabupaten Garut sendiri merupakan salah satu daerah strategis di Jawa Barat yang memiliki jumlah penduduk cukup besar serta potensi wisata, pertanian, peternakan, dan ekonomi kreatif yang terus berkembang. Kondisi tersebut tentunya membutuhkan kehadiran institusi kepolisian yang profesional, responsif, dan mampu menjaga stabilitas keamanan agar pembangunan daerah dapat berjalan secara optimal.

Selain menjaga situasi kamtibmas, tantangan lain yang dihadapi Polres Garut adalah penanganan bencana alam mengingat wilayah Garut termasuk daerah yang rawan longsor, banjir, gempa bumi, maupun pergerakan tanah. Oleh karena itu, koordinasi lintas sektor bersama pemerintah daerah, TNI, BPBD, relawan, dan masyarakat menjadi salah satu aspek penting yang harus terus diperkuat.

Rotasi jabatan juga terjadi di sejumlah Polres lainnya. Di Polres Tasikmalaya, AKBP Wahyu Pristha Utama mendapat tugas baru sebagai Kasibinyan BPKB Subdit BPKB Ditregident Korlantas Polri. Jabatan Kapolres Tasikmalaya kini diemban AKBP Ade Papa Rihi yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Salatiga, Polda Jawa Tengah.

Sementara itu, AKBP Hidayatullah yang sebelumnya memimpin Polres Ciamis dipercaya mengemban jabatan baru sebagai Kabagdalpers Ro SDM Polda Jawa Barat. Tongkat komando Polres Ciamis selanjutnya diserahkan kepada AKBP Eko Iskandar yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Cirebon Kota.

Di Polres Cimahi, posisi yang ditinggalkan AKBP Niko Nurallah Adi Putra kini diisi oleh AKBP Moh. Faruk Rozi yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Klaten, Polda Jawa Tengah.

Pergantian pimpinan juga berlangsung di Polres Subang. AKBP Dony Eko Wicaksono mendapat penugasan sebagai Perwira Menengah Yanma Polri, sedangkan jabatan Kapolres Subang kini dipercayakan kepada AKBP Andi Purwanto yang sebelumnya menjabat Kapolres Tasikmalaya Kota. Adapun posisi Kapolres Tasikmalaya Kota kini diisi oleh AKBP Andik Eko Siswanto yang sebelumnya bertugas sebagai Kasubdit 3 Ditresnarkoba Polda Jawa Barat.

Di wilayah Sukabumi, AKBP Dr. Samian mendapat promosi jabatan sebagai Wakapolres Metro Depok. Jabatan Kapolres Sukabumi kini dipercayakan kepada AKBP Benny Cahyadi yang sebelumnya bertugas sebagai Penyidik Madya Ditreskrimsus Polda Metro Jaya.

Mutasi juga menyentuh Polres Indramayu, di mana AKBP Mochamad Fajar Gemilang mendapat penugasan baru di Itwasum Polri. Jabatan Kapolres Indramayu kini diisi oleh AKBP Prianggo Parlindungan.

Sementara itu, Kapolresta Karawang kini dipimpin Kombes Pol Mario Prahatinto yang menggantikan AKBP Fiki Novian Ardiansyah setelah mendapat promosi sebagai Wakapolres Metro Tangerang Kota.

Di Polres Sumedang, AKBP Sandityo Mahardika mendapat penugasan baru sebagai Wadirreskrimum Polda Daerah Istimewa Yogyakarta. Posisi Kapolres Sumedang selanjutnya diemban AKBP Reza Ma’ruffi.

Sedangkan di Polres Kuningan, AKBP Muhammad Ali Akbar dimutasi menjadi Kapolres Brebes, Polda Jawa Tengah. Jabatan Kapolres Kuningan kini dipercayakan kepada AKBP Bellen Anggara Pratama yang sebelumnya menjabat Koorspripim Polda Sumatera Utara.

Tidak hanya jajaran Kapolres, mutasi juga dilakukan terhadap sejumlah pejabat utama di lingkungan Polda Jawa Barat. Langkah tersebut menjadi bagian dari penyegaran organisasi sekaligus penguatan manajemen internal agar pelaksanaan tugas kepolisian semakin efektif dalam menjawab tantangan yang terus berkembang.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, menegaskan bahwa mutasi dan promosi jabatan merupakan proses yang lazim dalam organisasi Polri. Menurutnya, pergantian jabatan bukan sekadar perpindahan personel, tetapi merupakan bagian dari pembinaan organisasi untuk meningkatkan kapasitas kepemimpinan dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Mutasi dan promosi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi yang bertujuan meningkatkan profesionalisme, kapasitas kepemimpinan, serta efektivitas pelaksanaan tugas Polri dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat,” ujar Trunoyudo, Senin (06/07/2026).

Melalui rotasi besar ini, Polri berharap para pejabat yang mendapat amanah baru mampu segera beradaptasi dengan karakteristik wilayah masing-masing, memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, TNI, instansi terkait, tokoh agama, tokoh masyarakat, insan pers, organisasi kemasyarakatan, serta seluruh elemen masyarakat.

Khusus di Kabupaten Garut, masyarakat menaruh harapan besar kepada AKBP Niko Nurallah Adi Putra agar mampu melanjutkan berbagai program yang telah dirintis sebelumnya sekaligus menghadirkan berbagai terobosan baru dalam menjaga keamanan, menciptakan rasa nyaman bagi masyarakat, meningkatkan pelayanan publik yang cepat, humanis, transparan, dan profesional.

Dengan pengalaman yang dimilikinya selama bertugas di berbagai satuan kepolisian, AKBP Niko Nurallah Adi Putra diharapkan mampu membawa Polres Garut semakin maju, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta semakin dicintai masyarakat. Sinergitas yang kuat antara Polri, pemerintah daerah, TNI, dan seluruh elemen masyarakat diyakini menjadi kunci utama dalam menciptakan Kabupaten Garut yang aman, damai, kondusif, dan mendukung percepatan pembangunan di berbagai sektor. (GUS)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *