![]()
Bekasi,TRIBUNPRIBUMI.com – Tokoh muda sekaligus pendidik, Ahmad Surachman, S.Pd, resmi menyatakan kesiapan dirinya untuk maju dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Karang Sentosa periode 2026–2034. Dengan semangat perubahan dan komitmen membangun desa yang lebih maju, ia hadir membawa visi besar menuju desa yang mandiri, sejahtera, religius, dan berlandaskan nilai-nilai madani.
Pernyataan tersebut disampaikan Ahmad Surachman saat ditemui wartawan di kediamannya, Rabu (27/05/2026).
Sementara dalam kesempatan itu, ia menegaskan bahwa kepemimpinan desa ke depan harus berorientasi pada pelayanan masyarakat serta menjunjung tinggi prinsip keterbukaan dalam tata kelola pemerintahan.
Menurutnya, pembangunan desa harus dilaksanakan secara profesional dan bebas dari konflik kepentingan. Ia menyoroti pentingnya transparansi dalam pengerjaan proyek pembangunan, terutama di sektor infrastruktur desa.
“Pembangunan desa harus dilakukan secara terbuka dan profesional. Kepala desa, aparat desa maupun BPD tidak boleh mengerjakan proyek sendiri. Harus melibatkan pihak ketiga atau rekanan agar proses pembangunan dapat diawasi masyarakat secara transparan,” tegas Ahmad Surachman.
Komitmen tersebut menjadi bagian dari semangat perubahan yang ia gaungkan melalui moto “Gebyar Semarak Ganti Kepala Desa Karang Sentosa 2026”. Moto itu, menurutnya, bukan sekadar slogan, melainkan simbol harapan masyarakat terhadap lahirnya kepemimpinan baru yang lebih amanah dan berpihak kepada rakyat.
Dalam visi yang diusungnya, Ahmad Surachman menekankan pentingnya pembangunan berkelanjutan dengan tetap melanjutkan program-program positif yang sudah ada, namun dibarengi peningkatan kualitas serta pemerataan manfaat pembangunan bagi seluruh masyarakat desa.
Ia juga menegaskan bahwa seorang kepala desa harus mampu menjadi figur pemersatu, dekat dengan masyarakat, serta hadir dalam setiap kebutuhan warga.
“Pemimpin harus amanah, agamis, jujur, dan bertanggung jawab. Kepala desa juga harus siap hadir kapan saja saat masyarakat membutuhkan, serta mampu membangun sinergi dengan pemerintah di semua tingkatan,” ujarnya.
Sebagai bentuk komitmennya terhadap pelayanan publik, Ahmad Surachman turut mengusung slogan: “Melayani dengan hati, transparan dan amanah, membangun dengan nyata, peduli lingkungan, bersatu untuk desa.”
Bagi Ahmad Surachman, pembangunan desa tidak hanya berbicara soal fisik dan infrastruktur semata. Ia menilai peningkatan kualitas sumber daya manusia, pemberdayaan ekonomi warga, hingga kepedulian terhadap lingkungan harus menjadi bagian utama dalam arah pembangunan desa ke depan.
Ia juga menilai keterbukaan dalam pengelolaan anggaran desa menjadi fondasi penting dalam membangun kembali kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah desa.
“Jika anggaran dikelola secara terbuka dan tepat sasaran, masyarakat tentu akan lebih percaya dan ikut mengawal pembangunan desa bersama-sama,” katanya.
Menjelang pelaksanaan Pilkades Karang Sentosa 2026–2034, Ahmad Surachman mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga persatuan dan kondusivitas wilayah agar pesta demokrasi desa dapat berjalan aman, damai, dan bermartabat.
Pilkades Karang Sentosa sendiri diprediksi akan berlangsung dinamis dan penuh perhatian publik. Masyarakat berharap kontestasi tersebut mampu melahirkan pemimpin desa yang benar-benar membawa perubahan positif, menghadirkan pemerintahan bersih, serta mampu meningkatkan kesejahteraan warga secara nyata. (Mardani Lubis)













Leave a Reply