![]()
Garut,TRIBUNPRIBUMI.com – Semangat persaudaraan dan kebersamaan kembali digaungkan oleh keluarga besar Paguyuban Asep Dunia (PAD) menjelang pelaksanaan Milangkala ke-16 Paguyuban Asep Dunia yang akan berlangsung pada 1–2 Agustus 2026 di kawasan Dadaha, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat.
Menjelang perhelatan akbar tersebut, Presiden Paguyuban Asep Dunia, Asep Jaelani, S.Pd., M.Pd., mengajak seluruh anggota, simpatisan, serta masyarakat yang memiliki nama Asep dari berbagai daerah untuk hadir dan bersama-sama menyukseskan kegiatan yang telah menjadi agenda tahunan organisasi tersebut.
Menurutnya, Milangkala bukan hanya sekadar perayaan hari jadi organisasi, melainkan momentum penting untuk memperkuat tali silaturahmi, mempererat rasa persaudaraan, sekaligus memperkokoh eksistensi Paguyuban Asep Dunia sebagai wadah kebersamaan yang terus berkembang dari tahun ke tahun.
“Ayo Balad Asep! Mari kita sukseskan dan hadiri Milangkala ke-16 Paguyuban Asep Dunia yang akan dilaksanakan pada tanggal 1–2 Agustus 2026 di Dadaha, Kota Tasikmalaya. Kehadiran seluruh keluarga besar Asep akan menjadi kebanggaan sekaligus mempererat ukhuwah dan persaudaraan yang telah kita bangun selama ini,” ujar Asep Jaelani saat di wawancarai awak media melalui sambungan Whatsapp miliknya,Kamis (30/07/2026).
Ia menuturkan bahwa selama 16 tahun berdiri, Paguyuban Asep Dunia telah menjelma menjadi organisasi yang tidak hanya menjadi tempat berkumpul bagi mereka yang bernama Asep, tetapi juga menjadi komunitas yang aktif dalam berbagai kegiatan sosial, budaya, pendidikan, dan kemanusiaan.
Keberadaan organisasi tersebut, kata dia, telah membuktikan bahwa sebuah kesamaan nama mampu menjadi awal terbentuknya persaudaraan yang kuat tanpa memandang latar belakang profesi, usia, suku, maupun daerah asal.
“Paguyuban Asep Dunia dibangun atas dasar rasa kekeluargaan, saling menghormati, dan saling mendukung. Nilai-nilai itulah yang terus kami jaga hingga hari ini. Milangkala ke-16 menjadi momentum untuk mempererat kembali hubungan antarsesama anggota serta memperluas manfaat organisasi bagi masyarakat,” katanya.
Asep Jaelani menjelaskan, panitia telah mempersiapkan berbagai rangkaian acara menarik selama dua hari pelaksanaan Milangkala. Kegiatan tersebut akan dikemas dengan nuansa budaya Sunda yang kental, hiburan rakyat, temu kangen anggota, pentas seni, kegiatan sosial, hingga berbagai agenda yang melibatkan keluarga besar Paguyuban Asep Dunia.
Selain menjadi ajang silaturahmi nasional, Milangkala juga diharapkan mampu memperkenalkan budaya Sunda kepada masyarakat luas melalui berbagai pertunjukan seni dan tradisi yang akan ditampilkan selama kegiatan berlangsung.
“Kami ingin Milangkala ini menjadi pesta rakyat yang penuh makna, bukan hanya bagi anggota Paguyuban Asep Dunia, tetapi juga bagi masyarakat Tasikmalaya dan para tamu yang datang dari berbagai daerah. Semangat gotong royong, persaudaraan, dan pelestarian budaya harus terus kita jaga,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia mengajak seluruh anggota untuk hadir bersama keluarga sehingga suasana kekeluargaan semakin terasa. Menurutnya, kebersamaan yang terjalin dalam organisasi merupakan modal penting untuk terus memberikan kontribusi positif bagi lingkungan dan masyarakat.
“Jangan hanya menjadi penonton. Mari kita hadir, bertemu, bersilaturahmi, saling mengenal, dan memperkuat jaringan persaudaraan. Semakin banyak yang hadir, semakin terasa kekuatan kebersamaan Paguyuban Asep Dunia,” tuturnya.
Panitia memperkirakan ribuan anggota Paguyuban Asep Dunia dari berbagai kota dan kabupaten akan memadati kawasan Dadaha selama dua hari pelaksanaan kegiatan. Kehadiran mereka diharapkan menjadi bukti bahwa semangat persatuan dan kekeluargaan masih terus hidup dan berkembang.
Milangkala ke-16 juga menjadi simbol perjalanan panjang organisasi dalam menjaga solidaritas antaranggota. Berbagai program sosial yang telah dilaksanakan selama ini menjadi bukti nyata bahwa Paguyuban Asep Dunia tidak hanya fokus pada kegiatan seremonial, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap masyarakat.
Dengan mengusung semangat “Silaturahmi, Persaudaraan, dan Kebersamaan Tanpa Batas”, Milangkala ke-16 diharapkan menjadi momentum lahirnya gagasan-gagasan baru yang semakin memperkuat peran Paguyuban Asep Dunia dalam pembangunan sosial, pelestarian budaya, dan penguatan nilai-nilai kekeluargaan.
Di akhir pesannya, Asep Jaelani kembali mengajak seluruh Balad Asep di mana pun berada untuk menjadikan Milangkala ke-16 sebagai ajang mempererat persatuan.
“Atas nama keluarga besar Paguyuban Asep Dunia, saya mengundang seluruh Balad Asep untuk hadir pada 1–2 Agustus 2026 di Dadaha, Kota Tasikmalaya. Mari kita rayakan Milangkala ke-16 dengan penuh semangat, kebersamaan, dan rasa syukur. Semoga kegiatan ini menjadi berkah bagi kita semua serta semakin mempererat tali persaudaraan yang telah terjalin selama 16 tahun,” tutupnya. (*)













Leave a Reply