![]()
Tasikmalaya,TRIBUNPRIBUMI.com – Semangat persaudaraan, kebersamaan, dan kepedulian sosial mewarnai pelaksanaan Milangkala ke-16 Paguyuban Asep Dunia (PAD) yang digelar di kawasan Dadaha, Kota Tasikmalaya,Jawa Barat, Minggu (02/08/2026). Perayaan hari jadi organisasi yang menghimpun keluarga besar bernama “Asep” dari berbagai daerah di Indonesia itu berlangsung meriah dengan diikuti ribuan peserta.
Sejak pagi hari, kawasan kegiatan dipenuhi masyarakat yang datang untuk mengikuti jalan sehat, menikmati berbagai hiburan, bersilaturahmi dengan sesama anggota Paguyuban Asep Dunia, sekaligus memanfaatkan layanan bakti kesehatan gratis yang disediakan panitia.
Kemeriahan Milangkala semakin terasa dengan hadirnya Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Rd. H. Diky Chandra, yang turut menyapa peserta dan memberikan dukungan terhadap kegiatan tersebut. Sementara itu, Bupati Tasikmalaya memberikan sambutan hangat sekaligus apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai mampu mempererat persaudaraan sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Ketua Panitia Penyelenggara Milangkala Ke-16 Paguyuban Asep Dunia,Raden Asep Hernawan, M.Kes., M.H.Kes., mengatakan penyelenggaraan tahun ini merupakan salah satu yang paling semarak sejak organisasi tersebut berdiri. Antusiasme masyarakat dan anggota Paguyuban Asep Dunia dari berbagai daerah dinilai menjadi bukti bahwa semangat persaudaraan yang dibangun selama ini terus berkembang.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur melihat antusiasme masyarakat yang begitu luar biasa. Ribuan peserta mengikuti jalan sehat, sementara pelayanan kesehatan gratis juga mendapat sambutan yang sangat baik. Ini membuktikan bahwa semangat persaudaraan yang kami bangun tidak hanya menjadi simbol, tetapi diwujudkan melalui aksi nyata yang memberikan manfaat kepada masyarakat,” ujar Raden Asep Hernawan.
Menurutnya, sejak awal panitia telah berkomitmen agar Milangkala Ke-16 tidak hanya menjadi kegiatan seremonial atau ajang berkumpul keluarga besar Paguyuban Asep Dunia. Lebih dari itu, seluruh rangkaian acara dirancang agar memiliki nilai edukatif, sosial, dan kemanusiaan.
Karena itulah, selain menghadirkan jalan sehat yang bertujuan mengajak masyarakat menerapkan pola hidup sehat, panitia juga menggandeng Puskesmas Kahuripan dan RS TMC Tasikmalaya untuk menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis.
Layanan tersebut meliputi pemeriksaan kesehatan dasar, konsultasi medis, pemeriksaan tekanan darah, edukasi pencegahan penyakit, hingga penyuluhan mengenai pentingnya menjaga pola hidup sehat.
“Kami ingin Milangkala menjadi momentum berbagi. Persaudaraan tidak cukup hanya diwujudkan melalui silaturahmi, tetapi juga melalui kepedulian terhadap sesama. Oleh karena itu kami menghadirkan pelayanan kesehatan gratis agar manfaat kegiatan ini benar-benar dapat dirasakan masyarakat,” katanya.
Sepanjang kegiatan, stan pelayanan kesehatan tampak dipenuhi warga yang memanfaatkan kesempatan untuk berkonsultasi langsung dengan tenaga medis. Kehadiran dokter, perawat, dan tenaga kesehatan dari Puskesmas Kahuripan serta RS TMC Tasikmalaya mendapat apresiasi karena memberikan pelayanan secara ramah dan profesional.
Selain layanan kesehatan, jalan sehat menjadi magnet utama Milangkala Ke-16. Ribuan peserta dari berbagai usia tampak antusias menyusuri rute yang telah disiapkan panitia. Suasana penuh keakraban terlihat ketika peserta saling menyapa, bercengkerama, dan berfoto bersama.
Tidak sedikit anggota Paguyuban Asep Dunia yang datang dari luar Kota Tasikmalaya demi menghadiri agenda tahunan tersebut. Bagi mereka, Milangkala menjadi kesempatan berharga untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus memperluas jaringan persaudaraan.
Kehadiran Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Rd. H. Diky Chandra, menambah semarak suasana kegiatan. Kehadiran unsur pemerintah daerah tersebut menunjukkan dukungan terhadap organisasi kemasyarakatan yang konsisten membangun nilai kebersamaan dan kepedulian sosial.
Sementara itu, Bupati Tasikmalaya,Dr. H. Cecep Nurul Yakin, S. Pd., M. AP, dalam sambutannya menyampaikan penghargaan kepada seluruh panitia dan keluarga besar Paguyuban Asep Dunia yang telah menyelenggarakan kegiatan dengan tertib, meriah, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Menurut Bupati, kegiatan seperti Milangkala Ke-16 membuktikan bahwa organisasi masyarakat dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun solidaritas sosial, memperkuat budaya gotong royong, serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan.
Ia berharap kegiatan serupa terus dikembangkan sehingga tidak hanya menjadi agenda tahunan organisasi, tetapi juga menjadi bagian dari gerakan sosial yang mampu memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah.
Milangkala Ke-16 juga dihadiri berbagai unsur pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh budaya, tenaga kesehatan, relawan, sponsor, serta ribuan anggota Paguyuban Asep Dunia dari berbagai kabupaten dan kota di Indonesia.
Abdul Raden Asep Hernawan menyampaikan bahwa keberhasilan penyelenggaraan Milangkala merupakan hasil kolaborasi banyak pihak yang memiliki semangat yang sama untuk menghadirkan kegiatan bermanfaat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya, Pemerintah Kota Tasikmalaya, Puskesmas Kahuripan,Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya dan RS TMC Tasikmalaya, para sponsor, relawan, seluruh panitia, serta keluarga besar Paguyuban Asep Dunia yang telah bekerja keras menyukseskan acara ini. Tanpa dukungan semua pihak, kegiatan sebesar ini tentu tidak akan berjalan dengan baik,” ungkapnya.
Ia menambahkan, semangat kebersamaan yang terbangun selama Milangkala harus terus dipelihara melalui berbagai program nyata di bidang sosial, pendidikan, budaya, kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Menurutnya, Paguyuban Asep Dunia ingin terus berkembang menjadi organisasi yang tidak hanya menjaga identitas dan tali persaudaraan, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi bangsa dan negara melalui berbagai kegiatan kemasyarakatan.
“Harapan kami, Milangkala ini menjadi energi baru bagi seluruh anggota Paguyuban Asep Dunia untuk terus menebarkan manfaat. Persaudaraan harus melahirkan kepedulian, gotong royong, dan pengabdian kepada masyarakat. Dengan demikian, kehadiran Paguyuban Asep Dunia benar-benar memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar,” tuturnya.
Dengan mengusung tema persaudaraan tanpa batas, Milangkala Ke-16 Paguyuban Asep Dunia kembali membuktikan bahwa sebuah organisasi berbasis kekeluargaan mampu berkembang menjadi wadah yang aktif dalam kegiatan sosial, kesehatan, budaya, dan kemanusiaan.
Lebih dari sekadar perayaan hari jadi, Milangkala Ke-16 menjadi cerminan semangat kebersamaan yang diwujudkan melalui aksi nyata. Ribuan peserta yang hadir, dukungan pemerintah daerah, partisipasi tenaga kesehatan, serta antusiasme masyarakat menjadi bukti bahwa nilai persaudaraan akan semakin bermakna ketika diwujudkan dalam kepedulian dan pengabdian bagi sesama. (*)













Leave a Reply