![]()
Bogor,TRIBUNPRIBUMI.com – Pemerintah Desa Sukamanah, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, Jawa Barat kembali menunjukkan komitmen kuat dalam membangun kemandirian ekonomi masyarakat melalui kegiatan Sosialisasi Koperasi Desa (Kopdes) dan Strategi Pembiayaan Produktif Non-Tunai bagi UMKM Desa Sukamanah, yang berlangsung di Aula Kantor Desa Sukamanah Selasa (26/05/2026)
Kegiatan strategis tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Desa Sukamanah Hadi Sutardi, jajaran aparatur desa, Ketua Koperasi Desa H. Sutrisno, Wakil Ketua Bidang Usaha Sonni Rahmat Febrian, Ketua BPD, LPM, TP-PKK, para Kepala Dusun, RT/RW, Tokoh Masyarakat, serta Warga Desa Sukamanah.
Tercatat sebanyak 222 anggota dari 6 kepala dusun hadir sebagai bentuk antusiasme dan dukungan penuh terhadap program pemberdayaan ekonomi desa tersebut.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Sukamanah Hadi Sutardi menegaskan bahwa lahirnya program Koperasi Desa Merah Putih dan strategi pembiayaan produktif non-tunai merupakan langkah nyata Pemerintah Desa dalam menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya para pelaku UMKM agar mampu tumbuh lebih mandiri, produktif, dan berdaya saing.
”Saya berharap melalui program ini masyarakat Desa Sukamanah dapat memanfaatkan koperasi sebagai wadah bersama untuk membangun ekonomi keluarga yang lebih kuat. Jangan lagi bergantung pada pinjaman yang memberatkan. Mari kita bangun kemandirian ekonomi desa dari kekuatan kita sendiri, dari desa, oleh desa, dan untuk kesejahteraan warga Desa Sukamanah,” tegas Hadi Sutardi.
Lebih lanjut, Hadi Sutardi menambahkan bahwa Pemerintah Desa akan terus mendukung penuh keberlangsungan koperasi ini agar manfaatnya benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat luas.
Sementara itu, Ketua Koperasi Desa Merah Putih H. Sutrisno menyampaikan bahwa keberadaan Koperasi Desa Merah Putih harus menjadi rumah besar ekonomi masyarakat yang mampu memberikan solusi nyata bagi kebutuhan usaha warga.
”Koperasi ini hadir bukan hanya untuk membantu permodalan, tetapi juga untuk membangun semangat kebersamaan dan kemandirian ekonomi warga. Kami ingin masyarakat Sukamanah bangkit bersama, saling menguatkan, dan tidak lagi terjerat praktik rentenir yang memberatkan. InsyaAllah, jika koperasi dikelola dengan amanah dan gotong royong, manfaatnya akan dirasakan seluruh masyarakat,” ujar Haji Sutrisno.
Wakil Ketua Bidang Usaha Koperasi Desa, Sonni, dalam sambutannya menegaskan bahwa Aksi Perubahan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) bukan sekadar program simpan pinjam biasa, melainkan gerakan besar untuk membangun benteng ekonomi desa.
”Ini bukan sekadar urusan pinjam-meminjam, melainkan langkah berani untuk merebut kembali perputaran uang Desa Sukamanah dari cengkeraman rentenir. Dengan modal awal Rp.15jt – Rp.20jt yang dikelola secara cerdas melalui pembiayaan bahan baku—bukan uang tunai—kita menutup ruang kredit macet sekaligus memastikan setiap rupiah benar-benar menggerakkan ekonomi warga,” ujar Sonni.
Ia menambahkan, target cepat selama 1,5 bulan ke depan menjadi bukti nyata komitmen pengurus aktif bahwa koperasi harus mampu bergerak cepat menjadi penyelamat ekonomi warga, bahkan tanpa harus menunggu dukungan penuh pemerintah di tahap awal.
”Harapan kami, Koperasi Desa Merah Putih ini mampu menjadi benteng ekonomi masyarakat Sukamanah. Dengan sistem pembiayaan produktif non-tunai, modal yang diberikan harus tepat sasaran, berkembang, dan menghasilkan manfaat nyata bagi anggota serta keluarganya. Jika koperasi ini maju, maka seluruh warga Desa Sukamanah akan ikut merasakan dampak kesejahteraannya,” tambah Sonni penuh optimisme.
Program ini dinilai sebagai langkah revolusioner dalam membangun sistem ekonomi desa yang sehat, produktif, dan berkelanjutan. Melalui skema pembiayaan non-tunai, masyarakat diarahkan untuk memanfaatkan modal secara tepat sasaran demi pertumbuhan usaha yang nyata dan terukur.
Kegiatan berlangsung penuh semangat, dialog interaktif, serta partisipasi aktif seluruh peserta. Alhamdulillah, acara berjalan lancar, tertib, aman, dan kondusif, menjadi bukti nyata bahwa semangat gotong royong dan kebersamaan warga Desa Sukamanah dalam membangun ekonomi desa semakin kuat menuju Sukamanah yang mandiri, maju, dan sejahtera.(REZZA)













Leave a Reply