![]()
Garut,TRIBUNPRIBUMI.com – Sosok pemimpin desa yang benar-benar hadir di tengah masyarakat bukan sekadar cerita, tetapi nyata dalam diri Yusron, Kepala Desa Tambakbaya, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Di tengah berbagai tantangan pembangunan desa, Yusron tampil sebagai figur yang sederhana, bijak, dan penuh kepedulian terhadap warganya.
Sejak awal menjabat, Yusron menegaskan bahwa kepemimpinan bukanlah soal kekuasaan, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan sepenuh hati. Ia memilih untuk lebih sering berada di tengah masyarakat dibandingkan di balik meja kerja. Baginya, mendengar langsung suara warga adalah kunci dalam menentukan arah kebijakan yang tepat.
Kehidupan sehari-harinya mencerminkan kesederhanaan yang konsisten. Yusron dikenal tidak membatasi diri dengan masyarakat. Ia kerap terlihat menghadiri kegiatan warga, mulai dari kerja bakti, pertemuan kampung, hingga kegiatan sosial lainnya. Kehadirannya bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk nyata kepedulian dan tanggung jawab sebagai pemimpin.
“Pak Yusron itu sosok yang sangat dekat dengan masyarakat. Tidak pernah membeda-bedakan, selalu terbuka dan mau mendengar,” ungkap salah satu tokoh masyarakat setempat saat ditemui awak media, Rabu (06/05/2026).
Dalam menjalankan roda pemerintahan desa, Yusron juga dikenal sebagai pemimpin yang bijak dan mengedepankan musyawarah. Setiap keputusan penting selalu dibahas bersama perangkat desa dan masyarakat. Pendekatan ini menciptakan suasana harmonis serta memperkuat rasa kebersamaan di Desa Tambakbaya.
Tak hanya fokus pada hubungan sosial, Yusron juga menunjukkan komitmen kuat dalam pembangunan desa. Berbagai program terus digulirkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, baik di sektor infrastruktur, pertanian, maupun pemberdayaan ekonomi warga. Ia memahami bahwa kemajuan desa harus dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat.
Di bidang pelayanan publik, Yusron berupaya memastikan masyarakat mendapatkan layanan yang cepat, mudah, dan transparan. Ia mendorong aparatur desa untuk bekerja dengan penuh integritas serta mengutamakan kepentingan warga di atas segalanya.
Dedikasi Yusron terhadap masyarakat tidak mengenal waktu. Bahkan di luar jam kerja sekalipun, ia tetap siap merespons berbagai persoalan yang dihadapi warga. Mulai dari urusan administrasi hingga persoalan sosial, semuanya ia tangani dengan penuh tanggung jawab.
“Kalau ada masalah, Pak Kades tidak pernah menunda. Beliau langsung turun tangan, mencari solusi bersama,” ujar warga lainnya.
Pengabdian yang dijalani Yusron bukanlah sesuatu yang instan, melainkan perjalanan panjang yang dilandasi oleh niat tulus untuk melayani. Ia menempatkan kepentingan masyarakat sebagai prioritas utama dalam setiap langkahnya. Hal inilah yang membuatnya menjadi sosok yang dihormati sekaligus dicintai oleh warga Desa Tambakbaya.
Dengan gaya kepemimpinan yang humanis, Yusron mampu menciptakan suasana desa yang kondusif, penuh kebersamaan, dan terus berkembang ke arah yang lebih baik. Ia membuktikan bahwa pemimpin sejati adalah mereka yang hadir, mendengar, dan bekerja bersama rakyat.
Kini, di bawah kepemimpinannya, Desa Tambakbaya terus bergerak maju. Semangat gotong royong kembali hidup, pembangunan berjalan berkesinambungan, dan hubungan antarwarga semakin erat. Semua itu tidak lepas dari peran Yusron yang menjadikan pengabdian sebagai jalan hidupnya.
Bagi Yusron, jabatan kepala desa bukanlah tujuan akhir, melainkan sarana untuk memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat. Hidupnya benar-benar ia dedikasikan untuk melayani, mengayomi, dan membawa perubahan positif bagi Desa Tambakbaya.
Sosoknya menjadi bukti bahwa kesederhanaan, kebijaksanaan, dan ketulusan adalah fondasi utama dalam membangun kepercayaan masyarakat. Yusron bukan hanya pemimpin, tetapi juga penggerak dan pelayan bagi rakyatnya sebuah teladan nyata bagi kepemimpinan di tingkat desa. (DIX)
