Ratusan Warga Tambakbaya Antusias Terima Bantuan Pangan, Secercah Harapan di Tengah Tekanan Ekonomi

Loading

Garut,TRIBUNPRIBUMI.com – Suasana Aula Kantor Desa Tambakbaya, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, tampak berbeda dari biasanya pada Senin (27/04/2026). Ratusan warga berbondong-bondong datang dengan penuh antusias untuk menerima bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng yang disalurkan oleh pemerintah.

Sejak pagi hari, warga sudah mulai berdatangan dengan tertib, membawa kartu identitas dan persyaratan yang telah ditentukan. Wajah-wajah penuh harap terlihat jelas, mencerminkan betapa bantuan ini sangat dinanti di tengah kondisi ekonomi yang masih dirasakan cukup berat oleh sebagian masyarakat.

Program bantuan tersebut menyasar sebanyak 900 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Desa Tambakbaya. Setiap keluarga menerima 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng. Secara keseluruhan, jumlah beras yang disalurkan mencapai sekitar 1 ton 800 kwintal.

Kepala Desa Tambakbaya, Yusron, yang turut memantau langsung jalannya penyaluran bantuan, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada pemerintah pusat maupun daerah atas perhatian yang diberikan kepada warganya.

“Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah, baik pusat maupun daerah, atas bantuan ini. Ini sangat berarti bagi masyarakat kami, terutama dalam kondisi ekonomi yang sedang sulit seperti sekarang,” ujar Yusron kepada awak media.

Menurutnya, bantuan pangan tersebut tidak hanya sekadar memenuhi kebutuhan dasar warga, tetapi juga menjadi bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam memberikan perlindungan sosial kepada masyarakat.

“Harapan kami, bantuan ini bisa benar-benar meringankan beban warga. Apalagi saat ini harga kebutuhan pokok masih relatif tinggi, sehingga bantuan seperti ini sangat dibutuhkan,” tambahnya.

Salah seorang warga penerima manfaat mengaku sangat terbantu dengan adanya bantuan tersebut. Ia menyebutkan bahwa dalam beberapa bulan terakhir, pengeluaran rumah tangga semakin meningkat, sementara penghasilan tidak selalu stabil.

“Alhamdulillah, ini sangat membantu. Beras dan minyak goreng sekarang harganya lumayan mahal. Dengan bantuan ini, kami bisa sedikit bernafas lega,” ungkapnya.

Proses penyaluran bantuan sendiri berjalan dengan lancar dan tertib, dengan pengawasan dari aparat desa serta melibatkan berbagai unsur untuk memastikan bantuan tepat sasaran. Pemerintah desa juga memastikan bahwa seluruh KPM yang terdaftar menerima haknya tanpa hambatan.

Di tengah berbagai tantangan ekonomi yang dihadapi masyarakat, bantuan sosial seperti ini menjadi salah satu instrumen penting dalam menjaga daya beli dan ketahanan pangan warga. Pemerintah diharapkan terus konsisten dalam menyalurkan bantuan secara merata dan berkelanjutan, khususnya bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Dengan adanya bantuan ini, warga Desa Tambakbaya setidaknya mendapatkan sedikit kelegaan. Namun di balik itu, terselip harapan besar agar kondisi ekonomi segera membaik dan masyarakat dapat kembali mandiri tanpa harus bergantung pada bantuan.

Penyaluran bantuan pangan ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan aparatur desa masih menjadi kunci utama dalam menjaga kesejahteraan masyarakat di tengah situasi yang penuh tantangan. (DIX)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *