Pasca Dilantik Tahun 2025, Tiga Direksi PDAM Tirta Intan Garut Tunjukkan Soliditas dan Komitmen Tingkatkan Pelayanan Tanpa Batas

Loading

Garut,TRIBUNPRIBUMI.com – Pasca resmi dilantik pada tahun 2025 lalu, jajaran direksi Perumda Air Minum Tirta Intan Garut terus menunjukkan keseriusan dalam membangun pelayanan publik yang lebih baik dan profesional. Di bawah kepemimpinan Dr. H. Dadan Hidayatuloh, S.Ag., M.I.Pol bersama Mahmud Gustiawan dan Didi Mulyadi, PDAM Tirta Intan Garut kini terus bergerak melakukan berbagai pembenahan demi menjawab harapan masyarakat terhadap pelayanan air bersih yang optimal.

Soliditas ketiga direksi tersebut dinilai menjadi energi baru dalam tubuh perusahaan daerah air minum milik Pemerintah Kabupaten Garut itu. Tidak hanya fokus pada peningkatan pelayanan pelanggan, mereka juga terus melakukan pembenahan internal, penguatan sistem kerja, hingga evaluasi kinerja secara menyeluruh dan berkelanjutan.

Direktur Utama PDAM Tirta Intan Garut, Dr. H. Dadan Hidayatuloh, S.Ag., M.I.Pol menegaskan bahwa amanah yang diberikan kepada dirinya bersama jajaran direksi bukan sekadar jabatan, melainkan bentuk tanggung jawab besar kepada masyarakat Kabupaten Garut.

“Kami ingin menghadirkan pelayanan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Karena itu, sejak awal dilantik kami terus membangun kekompakan dan menyatukan visi agar PDAM Tirta Intan Garut semakin maju dan profesional,” ujarnya. Jum’at, (08/05/2026).

Menurut Dadan, tantangan dalam pengelolaan perusahaan air minum daerah tentu tidak mudah. Selain harus menjaga stabilitas pelayanan kepada pelanggan, pihaknya juga dituntut untuk mampu melakukan berbagai inovasi demi meningkatkan kualitas pelayanan di tengah kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.

“Kami sadar masyarakat ingin pelayanan yang cepat, maksimal, dan minim keluhan. Maka dari itu evaluasi kerja terus kami lakukan tanpa batas, baik dari sisi pelayanan, administrasi, maupun teknis di lapangan,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya keterbukaan terhadap kritik dan masukan masyarakat. Menurutnya, kritik yang membangun akan menjadi bahan evaluasi demi menciptakan pelayanan yang lebih baik ke depan.

“Kami tidak anti kritik. Justru kami ingin mendengar langsung apa yang menjadi kebutuhan dan keluhan masyarakat agar bisa segera diperbaiki,” tambahnya.

Sementara itu, Direktur Umum dan Keuangan, Mahmud Gustiawan menjelaskan bahwa salah satu fokus utama yang tengah dilakukan adalah memperkuat tata kelola perusahaan agar lebih sehat, transparan, dan akuntabel.

Menurut Mahmud, sistem administrasi dan pengelolaan keuangan yang baik merupakan pondasi penting untuk mendukung pelayanan kepada pelanggan.

“Kami ingin membangun perusahaan yang sehat secara manajemen dan keuangan. Dengan sistem yang baik, maka pelayanan kepada masyarakat juga akan semakin maksimal,” ungkap Mahmud.

Ia mengatakan bahwa sejak dilantik, seluruh jajaran direksi terus menjaga komunikasi dan koordinasi agar setiap program berjalan selaras dan tepat sasaran.

“Kekompakan adalah kekuatan utama kami. Kami selalu berdiskusi dan mengevaluasi berbagai program secara bersama-sama demi kemajuan perusahaan,” katanya.

Mahmud juga menilai bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan PDAM menjadi bagian penting dalam mewujudkan pelayanan prima kepada masyarakat.

“Kami ingin seluruh pegawai memiliki semangat pelayanan yang sama, yakni bekerja dengan disiplin, profesional, dan mengutamakan kepentingan masyarakat,” lanjutnya.

Di sisi lain, Direktur Teknik, Didi Mulyadi menyampaikan bahwa sektor teknis menjadi tantangan tersendiri dalam pengelolaan pelayanan air bersih. Namun demikian, pihaknya terus berupaya melakukan pembenahan secara bertahap demi memastikan distribusi air berjalan lebih baik.

“Kami terus fokus melakukan perbaikan jaringan, meningkatkan kualitas distribusi air, dan meminimalisir gangguan pelayanan di lapangan,” jelas Didi.

Menurutnya, kondisi geografis Kabupaten Garut yang cukup luas menjadi tantangan dalam pemerataan pelayanan air bersih. Meski begitu, pihaknya tetap optimistis mampu meningkatkan kualitas pelayanan melalui kerja keras dan sinergi seluruh tim.

“Kami ingin masyarakat benar-benar merasakan perubahan pelayanan. Karena itu setiap kendala teknis terus kami evaluasi dan carikan solusi terbaik,” ujarnya.

Didi juga menegaskan bahwa pihaknya akan terus bergerak melakukan monitoring lapangan agar berbagai persoalan teknis dapat ditangani dengan cepat dan tepat.

“Kami tidak ingin pelayanan berjalan stagnan. Seluruh tim teknis terus kami dorong untuk bekerja cepat, tanggap, dan profesional,” katanya.

Pasca pelantikan tahun 2025 lalu, ketiga direksi PDAM Tirta Intan Garut tersebut kini menjadi harapan baru bagi masyarakat Kabupaten Garut. Dengan semangat kebersamaan, konsistensi pelayanan, serta evaluasi kinerja yang dilakukan secara terus menerus, PDAM Tirta Intan Garut diharapkan mampu menjadi perusahaan daerah yang semakin maju, profesional, dan terpercaya dalam memberikan pelayanan air bersih kepada masyarakat tanpa batas. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *