Operasi Siang Hari di Bundaran Suci, Polisi Tindak Tegas Pelanggaran Kasat Mata dan Knalpot Brong

Loading

Garut,TRIBUNPRIBUMI.com – Upaya menciptakan ketertiban dan keselamatan berlalu lintas terus digencarkan jajaran kepolisian melalui operasi rutin yang dilaksanakan pada siang hari. Kegiatan ini dipusatkan di kawasan Bundaran Suci dengan fokus utama pada penindakan pelanggaran yang terlihat secara langsung di lapangan.

Kanit Turjagwali, Ipda M. Adi Kurniawan, menjelaskan bahwa operasi tersebut merupakan bagian dari strategi kepolisian untuk meningkatkan disiplin pengguna jalan sekaligus menindaklanjuti arahan pimpinan terkait maraknya pelanggaran lalu lintas, khususnya penggunaan knalpot brong.

“Operasi siang hari ini kami prioritaskan untuk menindak pelanggaran kasat mata. Salah satu yang menjadi perhatian serius adalah penggunaan knalpot brong yang sangat mengganggu kenyamanan masyarakat,” ujar Ipda M. Adi Kurniawan, Rabu (15/04/2026).

Ia menegaskan, penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis tidak hanya melanggar aturan, tetapi juga menimbulkan kebisingan yang meresahkan, terutama di kawasan permukiman dan jalan umum. Oleh sebab itu, pihaknya melakukan penertiban secara berkala guna menekan pelanggaran tersebut.

Selain knalpot brong, petugas juga menindak pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm serta kendaraan yang tidak dilengkapi tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB), baik di bagian depan maupun belakang.

“Pelanggaran seperti tidak memakai helm dan kendaraan tanpa plat nomor masih sering ditemukan. Ini menunjukkan kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan lalu lintas masih perlu ditingkatkan,” jelasnya.

Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pengawasan di sejumlah titik rawan pelanggaran. Penindakan dilakukan secara humanis namun tetap tegas, dengan tujuan memberikan efek jera sekaligus edukasi kepada masyarakat.

Menurut Ipda M. Adi Kurniawan, operasi ini tidak hanya berorientasi pada penindakan, tetapi juga sebagai langkah preventif untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas yang kerap diawali dari pelanggaran kecil.

“Keselamatan adalah yang utama. Banyak kecelakaan terjadi akibat kelalaian, seperti tidak memakai helm atau kendaraan yang tidak sesuai standar. Kami mengimbau masyarakat agar lebih disiplin demi keselamatan bersama,” tegasnya.

Ia pun mengajak seluruh masyarakat untuk turut mendukung upaya kepolisian dalam menciptakan lalu lintas yang tertib dan aman. Menurutnya, keberhasilan penertiban tidak hanya bergantung pada aparat, tetapi juga kesadaran pengguna jalan.

Melalui operasi rutin ini, diharapkan tumbuh kesadaran kolektif masyarakat dalam mematuhi aturan lalu lintas, sehingga tercipta kondisi berkendara yang aman, nyaman, dan tertib di wilayah hukum setempat. Polisi memastikan kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai bentuk komitmen menjaga keamanan dan keselamatan berlalu lintas. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *