![]()
Garut,TRIBUNPRIBUMI.com – Momentum peringatan Hari Bumi 2026 dimanfaatkan secara serius oleh berbagai elemen di Kecamatan Pasirwangi, Kabupaten Garut, untuk memperkuat gerakan penghijauan dan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan. Melalui aksi nyata penanaman seribu pohon, sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat tampak begitu solid dalam upaya menjaga keseimbangan alam.
Kegiatan yang dipusatkan di sejumlah titik lahan kritis dan wilayah rawan longsor ini dihadiri langsung oleh Kapolsek Pasirwangi, Camat Pasirwangi, unsur TNI, perangkat desa, tokoh masyarakat, hingga relawan lingkungan. Aksi tanam pohon tersebut tidak hanya menjadi simbol peringatan Hari Bumi, tetapi juga bentuk konkret kepedulian terhadap kondisi lingkungan yang semakin membutuhkan perhatian serius.
Kapolsek Pasirwangi dalam keterangannya menegaskan bahwa kegiatan penghijauan ini merupakan langkah strategis dalam mengantisipasi potensi bencana alam, khususnya di wilayah Pasirwangi yang memiliki kontur perbukitan dan rawan longsor.
“Menanam pohon bukan hanya sekadar kegiatan seremonial. Ini adalah investasi jangka panjang untuk menjaga ekosistem, mencegah erosi, serta mengurangi risiko bencana seperti banjir dan longsor. Kami ingin mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan,” tegasnya.
Menurutnya, keterlibatan berbagai pihak dalam kegiatan ini menunjukkan bahwa kesadaran akan pentingnya menjaga alam mulai tumbuh dan menjadi tanggung jawab bersama.
Hal senada disampaikan Camat Pasirwangi yang menekankan bahwa keberhasilan gerakan penghijauan tidak berhenti pada penanaman semata, melainkan harus diikuti dengan komitmen perawatan yang berkelanjutan.
“Kita sering menanam, tapi lupa merawat. Padahal yang terpenting adalah bagaimana pohon-pohon ini bisa tumbuh, hidup, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Ini harus menjadi gerakan bersama, bukan hanya kegiatan tahunan,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi semangat gotong royong masyarakat yang ikut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam menjaga kelestarian lingkungan di tingkat lokal.
Sementara itu, Kepala Desa Padaawas, Cucu Suryana, menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan penghijauan yang melibatkan banyak pihak. Ia menilai momentum Hari Bumi 2026 ini harus dijadikan titik awal untuk membangun kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga alam secara berkelanjutan.
“Kami dari Pemerintah Desa Padaawas sangat mendukung penuh kegiatan ini. Ini bukan hanya tentang menanam pohon, tetapi bagaimana kita menanam kesadaran kepada masyarakat bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama,” ungkapnya.
Cucu Suryana juga menegaskan bahwa pihak desa siap berperan aktif dalam memastikan keberlanjutan program penghijauan, termasuk dengan melibatkan masyarakat dalam proses pemeliharaan pohon yang telah ditanam.
“Kami akan dorong masyarakat untuk ikut merawat. Jangan sampai setelah ditanam lalu dibiarkan begitu saja. Pohon-pohon ini harus kita jaga bersama, karena manfaatnya akan kembali kepada kita semua,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia berharap kegiatan serupa tidak hanya dilakukan saat momentum Hari Bumi, tetapi bisa menjadi gerakan berkelanjutan yang melekat dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.
Aksi penanaman seribu pohon ini pun mendapat respons positif dari warga sekitar. Banyak di antara mereka yang secara sukarela ikut ambil bagian dalam proses penanaman, bahkan berharap kegiatan seperti ini dapat terus digalakkan di masa mendatang.
Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian yang tinggi, peringatan Hari Bumi 2026 di Kecamatan Pasirwangi tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi menjelma sebagai gerakan nyata dalam menjaga kelestarian alam. Diharapkan, langkah kecil ini mampu memberikan dampak besar bagi keberlangsungan lingkungan hidup, khususnya di wilayah Kabupaten Garut.
Gerakan penghijauan yang terus diperkuat ini menjadi bukti bahwa menjaga bumi bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Dari Pasirwangi, semangat menjaga bumi digaungkan untuk masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan. (DIX)
