Suara Pribumi, Suara Kebenaran

Independen, Kritis, Berpihak pada Rakyat

Ketua BPD H. Deden: Falah Ramdani Menang Telak pada Pemilihan PAW Kepala Desa Cimanganteun, Ajak Masyarakat Bersatu Membangun Desa

Loading

Garut,TRIBUNPRIBUMI.com – Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Pengganti Antar Waktu (PAW) Desa Cimanganteun, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Jawa Barat berlangsung sukses, aman, tertib, dan demokratis. Seluruh tahapan, mulai dari pemungutan hingga penghitungan suara, berjalan lancar dengan pengawalan panitia, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), unsur pemerintah desa, serta aparat keamanan.

Berdasarkan hasil penghitungan suara, calon Nomor Urut 01, Falah Ramdani, berhasil meraih kemenangan dengan memperoleh 109 suara. Perolehan tersebut menempatkan Falah Ramdani sebagai kandidat dengan suara terbanyak, mengungguli dua calon lainnya.

Sementara itu, calon Nomor Urut 02, H. Sujana, memperoleh 32 suara, sedangkan calon Nomor Urut 03, Rudi Supriatna, memperoleh 20 suara.

Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Cimanganteun, H. Deden, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya proses demokrasi desa yang berlangsung dengan aman dan kondusif. Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan Pilkades PAW merupakan hasil kerja sama seluruh pihak yang mengedepankan kepentingan masyarakat dan menjaga suasana tetap damai.

“Alhamdulillah seluruh rangkaian Pemilihan Kepala Desa PAW Desa Cimanganteun dapat berlangsung dengan baik, aman, tertib, dan lancar. Kami mengucapkan terima kasih kepada panitia pelaksana, pemerintah desa, aparat TNI-Polri, para tokoh masyarakat, tokoh agama, serta seluruh peserta yang telah bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif,” ujar H. Deden saat di wawancarai awak media usai proses penghitungan suara, Selasa (30/06/2026).

Ia menjelaskan bahwa hasil penghitungan suara menunjukkan Falah Ramdani memperoleh dukungan mayoritas dari peserta yang memiliki hak pilih dalam mekanisme Pemilihan Kepala Desa PAW.

“Hasilnya, Nomor Urut 01 Falah Ramdani memperoleh 109 suara, Nomor Urut 02 H. Sujana memperoleh 32 suara, dan Nomor Urut 03 Rudi Supriatna memperoleh 20 suara. Dengan demikian, Falah Ramdani menjadi calon yang memperoleh suara terbanyak,” jelasnya.

H. Deden menegaskan bahwa demokrasi bukan hanya tentang menentukan pemenang, tetapi juga menjadi sarana memperkuat persatuan masyarakat. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk kembali bersatu setelah proses pemilihan selesai.

“Perbedaan pilihan merupakan hal yang biasa dalam demokrasi. Namun setelah hasil ditetapkan, mari kita tinggalkan seluruh perbedaan dan kembali bersatu. Desa Cimanganteun membutuhkan kebersamaan agar pembangunan dapat berjalan lebih baik dan pelayanan kepada masyarakat semakin meningkat,” katanya.

Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh calon kepala desa yang telah mengikuti proses pemilihan dengan penuh kedewasaan politik serta menjunjung tinggi sportivitas. Menurutnya, seluruh kandidat telah memberikan contoh yang baik kepada masyarakat dengan menjaga suasana tetap damai selama tahapan berlangsung.

Selain itu, H. Deden berharap kepala desa PAW yang nantinya ditetapkan secara resmi mampu menjalankan amanah masyarakat dengan penuh tanggung jawab, mengedepankan transparansi dalam pemerintahan desa, serta terus membangun komunikasi dengan seluruh elemen masyarakat.

“Kami berharap kepala desa terpilih dapat merangkul seluruh warga tanpa membedakan pilihan politik. Amanah yang diberikan masyarakat harus dijalankan dengan sebaik-baiknya demi kemajuan Desa Cimanganteun,” tuturnya.

Ia menambahkan bahwa hasil pemilihan ini masih akan diproses sesuai dengan mekanisme administrasi yang berlaku hingga penetapan resmi dan pelantikan Kepala Desa Pengganti Antar Waktu oleh pemerintah yang berwenang.

Keberhasilan penyelenggaraan Pilkades PAW Desa Cimanganteun menjadi bukti bahwa semangat demokrasi di tingkat desa terus tumbuh dengan baik. Partisipasi masyarakat, profesionalisme panitia, serta sinergi seluruh unsur yang terlibat menjadi faktor penting dalam menciptakan proses pemilihan yang jujur, adil, transparan, dan damai.

Masyarakat pun berharap, di bawah kepemimpinan yang baru, Desa Cimanganteun dapat terus berkembang, meningkatkan kualitas pelayanan publik, mempercepat pembangunan infrastruktur, memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta menciptakan tata kelola pemerintahan desa yang semakin profesional dan berpihak kepada kepentingan seluruh warga. (*)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *