![]()
Garut,TRIBUNPRIBUMI.com – Gangguan distribusi air bersih yang terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Garut akibat kerusakan pompa pada sumber mata air Cipulus mendapat perhatian serius dari jajaran Direksi Perumda Air Minum Tirta Intan Garut. Pihak perusahaan memastikan proses penanganan sedang dilakukan secara intensif agar pelayanan kepada masyarakat dapat kembali normal dalam waktu secepatnya.
Sekretaris Perumda Air Minum Tirta Intan Garut, Hendra Gunawan, S.H., M.H., menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada seluruh pelanggan yang terdampak atas terganggunya aliran air bersih di beberapa wilayah pelayanan.
Menurutnya, kerusakan pompa pada sumber mata air Cipulus menyebabkan distribusi air ke sejumlah pelanggan di wilayah Kecamatan Cilawu, Garut Kota, hingga Tarogong Kidul mengalami gangguan, mulai dari tekanan air yang mengecil hingga aliran air yang tersendat.
“Atas nama Direksi Perumda Air Minum Tirta Intan Garut, kami menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya kepada para pelanggan yang terdampak akibat gangguan distribusi air bersih ini,” ujar Hendra saat memberikan keterangan kepada awak media, Senin (01/06/2026).
Ia menjelaskan, sejak terjadinya kerusakan tersebut, tim teknis Perumda Tirta Intan Garut langsung diterjunkan ke lapangan untuk melakukan pemeriksaan dan perbaikan terhadap pompa yang mengalami gangguan. Proses penanganan dilakukan secara cepat dan maksimal agar distribusi air dapat segera kembali normal.
“Kami bergerak cepat melakukan penanganan. Saat ini tim teknis masih bekerja di lapangan untuk memperbaiki kerusakan pompa sumber mata air Cipulus agar distribusi air kepada pelanggan bisa segera kembali normal,” jelasnya.
Hendra optimistis proses perbaikan tidak akan berlangsung lama. Bahkan pihaknya memperkirakan distribusi air bersih akan kembali lancar dalam estimasi waktu kurang dari 24 jam apabila seluruh proses teknis berjalan sesuai rencana.
“Insya Allah estimasi kurang dari 24 jam distribusi air akan kembali lancar. Kami terus memonitor proses perbaikan secara intensif agar pelayanan kepada masyarakat bisa segera pulih,” katanya.
Gangguan distribusi air ini sendiri cukup dirasakan oleh masyarakat, terutama pelanggan yang berada di wilayah pelayanan terdampak. Sebagian warga mengaku aktivitas sehari-hari menjadi sedikit terganggu akibat terbatasnya pasokan air bersih, terutama untuk kebutuhan rumah tangga seperti mandi, mencuci, hingga memasak.
Menyikapi kondisi tersebut, Hendra meminta masyarakat tetap tenang dan bersabar karena pihak perusahaan tengah berupaya maksimal untuk menyelesaikan persoalan teknis tersebut secepat mungkin.
“Kami sangat memahami ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan. Oleh karena itu kami memohon pengertian serta kesabaran masyarakat selama proses perbaikan berlangsung,” ungkapnya.
Selain itu, pihak Perumda Tirta Intan Garut juga mengimbau pelanggan agar sementara waktu dapat menghemat penggunaan air bersih dan menyiapkan cadangan air untuk kebutuhan penting selama proses normalisasi distribusi berlangsung.
Menurut Hendra, pelayanan kepada masyarakat merupakan prioritas utama perusahaan. Karena itu setiap gangguan teknis yang terjadi akan selalu ditangani secara serius agar tidak berlangsung terlalu lama dan tidak semakin meluas.
“Kami terus berkomitmen menjaga kualitas pelayanan air bersih kepada masyarakat. Setiap ada gangguan teknis, kami pastikan penanganannya dilakukan secepat mungkin demi kenyamanan pelanggan,” tegasnya.
Ia menambahkan, kejadian ini juga akan menjadi bahan evaluasi bagi perusahaan untuk meningkatkan sistem pengawasan dan pemeliharaan sarana distribusi air agar kejadian serupa dapat diminimalisasi di masa mendatang.
“Kami akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pemeliharaan dan kesiapan infrastruktur agar pelayanan tetap optimal dan gangguan seperti ini dapat dicegah sedini mungkin,” tambah Hendra.
Di tengah proses penanganan yang masih berlangsung, pihak Perumda Air Minum Tirta Intan Garut memastikan seluruh jajaran teknis tetap bersiaga penuh hingga distribusi air kembali normal sepenuhnya.
Dengan langkah cepat yang dilakukan perusahaan, diharapkan pelayanan air bersih kepada masyarakat di wilayah Kecamatan Cilawu, Garut Kota, dan Tarogong Kidul dapat kembali berjalan lancar sehingga aktivitas warga tidak lagi terganggu.
Perumda Air Minum Tirta Intan Garut pun kembali menegaskan komitmennya untuk terus hadir memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat serta menjaga kepercayaan pelanggan melalui respons cepat terhadap setiap persoalan yang terjadi di lapangan. (DIX)













Leave a Reply