![]()
Bandung,TRIBUNPRIBUMI.com – Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Barat, Dr. Sutikno, S.H., M.H., melakukan rangkaian kunjungan kerja ke tiga Kejaksaan Negeri, yakni Kejaksaan Negeri Kota Bogor, Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor, dan Kejaksaan Negeri Depok, Jumat (26/06/2026). Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pengawasan internal sekaligus memastikan kualitas pelayanan dan penegakan hukum di wilayah Jawa Barat terus meningkat.
Dalam kegiatan tersebut, Kajati Jabar didampingi Asisten Pembinaan Novika Muzairah Rauf, S.H., M.H., Asisten Intelijen Donny Haryono Setyawan, S.H., M.H., Kepala Bagian Tata Usaha Dr. Malemna Sura Anabertha Br. Sembiring, S.H., M.H., serta Kepala Seksi Penerangan Hukum Nur Sricahyawijaya, S.H., M.H.
Selama kunjungan, Kajati meninjau secara langsung berbagai fasilitas dan sarana pendukung di masing-masing kantor kejaksaan, mulai dari ruang penyimpanan barang bukti, klinik, ruang pelayanan tilang, ruang staf, hingga ruang kerja para Kepala Seksi dan Kepala Kejaksaan Negeri. Peninjauan tersebut dilakukan guna memastikan seluruh fasilitas dapat mendukung pelayanan hukum yang optimal kepada masyarakat.
Dalam arahannya kepada seluruh jajaran, Dr. Sutikno menegaskan pentingnya menjaga integritas sebagai fondasi utama dalam menjalankan tugas penegakan hukum. Ia mengingatkan agar setiap insan Adhyaksa menjauhi segala bentuk penyimpangan maupun perbuatan tercela yang dapat merusak kepercayaan publik dan mencederai nama baik institusi Kejaksaan.
Menurutnya, keberhasilan penegakan hukum tidak hanya diukur dari banyaknya perkara yang ditangani, tetapi juga dari kemampuan aparat penegak hukum dalam membangun kepercayaan masyarakat melalui pelayanan yang profesional, humanis, serta penuh tanggung jawab.
Kajati juga mengajak seluruh pegawai untuk selalu melibatkan nilai-nilai spiritual dalam menjalankan tugas, sehingga setiap bentuk pengabdian dapat memberikan manfaat, keberkahan, dan hasil terbaik bagi masyarakat maupun institusi.
Selain itu, ia meminta seluruh satuan kerja agar terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, aparat penegak hukum lainnya, serta seluruh pemangku kepentingan guna menciptakan sistem pelayanan publik yang semakin berkualitas.
Dalam aspek pelayanan publik, Kajati menekankan agar seluruh jajaran mengedepankan sikap ramah, responsif, profesional, dan cepat dalam melayani masyarakat. Ia juga mengingatkan agar kegiatan yang bersifat seremonial dikurangi dan lebih memprioritaskan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Di bidang pengelolaan anggaran, Kajati meminta seluruh jajaran menjalankan tata kelola keuangan secara efektif, efisien, transparan, dan akuntabel dengan administrasi yang tertib sehingga penggunaan anggaran dapat mendukung peningkatan kinerja organisasi.
Tak hanya itu, Kajati turut mengingatkan pentingnya menjaga kekompakan antarpegawai, menjaga kehormatan keluarga, nama baik institusi, serta tetap berbakti kepada kedua orang tua sebagai bagian dari nilai moral yang harus dimiliki setiap insan Kejaksaan.
Sementara dalam bidang penegakan hukum, Kajati menegaskan bahwa setiap penanganan perkara harus dilakukan secara profesional, objektif, dan penuh kehati-hatian. Penuntutan, menurutnya, harus berorientasi pada terciptanya keadilan, kepastian hukum, dan kemanfaatan bagi masyarakat, bukan sebagai bentuk balas dendam, melainkan untuk membangun kesadaran hukum.
“Kejaksaan harus memberikan dampak positif di setiap kabupaten dan kota. Berikan sumbangsih yang bermanfaat untuk masyarakat sehingga mampu memberikan kontribusi yang baik,” tegas Dr. Sutikno.
Rangkaian kunjungan kerja tersebut menjadi momentum penting bagi Kejaksaan Tinggi Jawa Barat dalam memperkuat koordinasi internal, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memperkokoh komitmen seluruh jajaran Kejaksaan Negeri di Jawa Barat untuk menghadirkan penegakan hukum yang profesional, adil, humanis, dan bermartabat. (GUS)












Leave a Reply