![]()
Depok,TRIBUNPRIBUMI.com – Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Polri kembali menunjukkan sisi humanisnya melalui kegiatan bakti sosial yang menyentuh hati. Bantuan sosial kali ini disalurkan kepada Yayasan Rumah Piatu Muslimin Wisma Tuna Ganda Palsigunung, Depok, sebuah panti sosial yang selama puluhan tahun menjadi tempat bernaung bagi anak-anak penyandang disabilitas ganda.
Panti yang berdiri sejak 1 Maret 1932 tersebut saat ini merawat 25 anak berkebutuhan khusus yang memerlukan perhatian dan pendampingan intensif. Kehadiran jajaran Polri membawa kebahagiaan tersendiri bagi para penghuni panti serta para pengurus yang selama ini mendedikasikan hidupnya untuk merawat anak-anak tersebut.
Kepala Panti Wisma Tuna Ganda Palsigunung, Kristanti, mengaku terharu dan bersyukur atas bantuan yang diberikan. Menurutnya, perhatian dari Polri menjadi bentuk kepedulian yang sangat berarti bagi anak-anak dan seluruh keluarga besar panti.
“Ini merupakan kejutan yang luar biasa dan tidak akan kami lupakan. Kami sangat berterima kasih kepada jajaran Polri yang telah berbagi kebahagiaan dengan anak-anak kami dan seluruh penghuni Wisma Tuna Ganda,” ujarnya saat ditemui awak media,Jum’at (19/06/2026).
Kristanti berharap kegiatan sosial seperti ini dapat terus berlanjut karena masih banyak masyarakat yang membutuhkan uluran tangan dan perhatian dari berbagai pihak.
“Selain menjaga keamanan dan ketertiban negara, kepedulian kepada sesama juga merupakan nilai penting yang harus terus dijaga. Masih banyak saudara-saudara kita yang membutuhkan bantuan dan perhatian,” katanya.
Rasa syukur yang sama juga disampaikan Kepala Perawatan Wisma Tuna Ganda, Sidroh Nawati. Ia mengapresiasi perhatian yang diberikan Polri kepada anak-anak yang diasuh di panti tersebut.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada jajaran Polri. Kehadiran mereka membawa kebahagiaan bagi anak-anak kami dan seluruh pengurus panti,” ungkapnya.
Sidroh berharap silaturahmi yang terjalin melalui kegiatan bakti sosial tersebut dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi semua pihak.
Dalam kesehariannya, para pengasuh di Wisma Tuna Ganda memberikan pelayanan dan perawatan penuh kasih sayang kepada anak-anak penyandang disabilitas. Mereka berupaya menciptakan suasana layaknya sebuah keluarga agar anak-anak merasa nyaman dan dicintai.
“InsyaAllah kami merawat mereka seperti anak-anak kami sendiri. Kami berusaha memberikan perhatian dan kasih sayang terbaik setiap hari,” tuturnya.
Meski penuh tantangan, para pengasuh mengaku kebahagiaan terbesar mereka adalah ketika melihat anak-anak dalam kondisi sehat, ceria, dan tersenyum. Sebaliknya, kesedihan datang saat anak-anak jatuh sakit atau merindukan keluarga yang tidak dapat datang menjenguk.
“Kami bahagia ketika mereka sehat dan gembira. Namun kami juga sedih ketika mereka sakit atau merindukan orang tua mereka yang belum bisa datang atau bahkan sudah tidak peduli lagi. Itu menjadi bagian paling berat dalam tugas kami,” kata Sidroh.
Kegiatan bakti sosial tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus wujud nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya kelompok rentan yang membutuhkan perhatian dan dukungan bersama.
Melalui kegiatan ini, Polri tidak hanya hadir sebagai pelindung dan pengayom masyarakat, tetapi juga sebagai sahabat kemanusiaan yang terus berupaya menebarkan kepedulian, kebahagiaan, dan harapan bagi mereka yang membutuhkan. (Sopyan)












Leave a Reply