![]()
Garut,TRIBUNPRIBUMI.com – Garut International Kite Festival (GIKF) 2026 kembali membuktikan diri sebagai salah satu agenda wisata terbesar di Kabupaten Garut. Memasuki hari kedua pelaksanaan di kawasan Agrowisata Tepas Papandayan, Desa Karamatwangi, Kecamatan Cisurupan, Sabtu (01/08/2026), ribuan wisatawan memadati lokasi festival untuk menyaksikan beragam atraksi layang-layang internasional, pertunjukan seni budaya, hingga hiburan yang berlangsung sejak pagi.
Cuaca panas yang menyelimuti kawasan kaki Gunung Papandayan tidak mengurangi antusiasme masyarakat. Pengunjung dari berbagai daerah terus berdatangan untuk menikmati kemeriahan festival yang telah menjadi ikon pariwisata Kabupaten Garut.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Garut, H. Budi Gan Gan Gumilar, S.H., M.Si., mengatakan membludaknya jumlah pengunjung menjadi indikator bahwa event berskala internasional mampu meningkatkan citra Garut sebagai destinasi wisata unggulan di Jawa Barat.
“Ribuan pengunjung hadir menikmati Garut International Kite Festival 2026. Walaupun cuaca cukup panas, hal tersebut tidak menyurutkan semangat masyarakat untuk menyaksikan festival ini. Ini menjadi bukti bahwa Garut memiliki daya tarik wisata yang luar biasa,” ujarnya.
Menurut Budi Gan Gan, penyelenggaraan festival internasional tidak hanya menghadirkan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi sarana promosi yang efektif dalam memperkenalkan potensi wisata alam, budaya, kuliner, dan ekonomi kreatif Kabupaten Garut kepada wisatawan domestik maupun mancanegara.
Ia berharap agenda seperti Garut International Kite Festival terus masuk dalam kalender event tahunan sehingga mampu meningkatkan investasi sektor pariwisata, memperluas lapangan usaha, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Hari kedua festival berlangsung meriah dengan berbagai agenda menarik. Acara diawali seremoni pembukaan, dilanjutkan lomba mewarnai layang-layang yang diikuti anak-anak dengan penuh semangat. Penampilan Pencak Silat Sinar Pusaka Putra dan kesenian Dodombaan Jaya Seni Sugih Budaya semakin menghidupkan suasana, memperlihatkan kekayaan budaya Sunda yang tetap terjaga.
Tak hanya itu, Battle Cooking yang melibatkan pelaku industri perhotelan dan restoran menjadi magnet tersendiri. Berbagai olahan kuliner khas Garut ditampilkan sebagai bagian dari promosi gastronomi daerah, sebelum kemeriahan ditutup dengan penampilan musik dari Nine Creative yang menghibur ribuan pengunjung.
Camat Cisurupan, Ma’mun, S.Pd., M.Pd., mengapresiasi penyelenggaraan festival yang dinilai mampu mengangkat potensi kawasan Papandayan sekaligus memperkuat sektor pariwisata Kecamatan Cisurupan.
Sementara itu, pengamanan festival dilakukan secara terpadu oleh Polres Garut bersama TNI, pemerintah daerah, Dinas Perhubungan, Satpol PP, BPBD, Dinas Kesehatan, serta unsur terkait lainnya. Personel ditempatkan di berbagai titik strategis guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan tertib.
Kapolsek Cisurupan, AKP Julius Siswantoro, S.E., menegaskan bahwa pengamanan maksimal merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung suksesnya Garut International Kite Festival 2026.
“Pengamanan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung suksesnya penyelenggaraan Garut International Kite Festival 2026 sekaligus memberikan rasa aman kepada seluruh peserta, panitia, dan masyarakat,” katanya.
Komandan Koramil 1115/Cisurupan, Kapten Inf Rahmat Hidayat, menambahkan bahwa dampak festival tidak hanya dirasakan di sektor pariwisata, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi yang signifikan bagi masyarakat.
Menurutnya, meningkatnya kunjungan wisatawan turut mendongkrak pendapatan pelaku UMKM, pedagang kuliner, jasa transportasi, pengelola penginapan, hingga destinasi wisata di sekitar Gunung Papandayan.
“Festival bertaraf internasional ini diharapkan semakin memperkuat citra Garut sebagai destinasi wisata unggulan di Indonesia sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui sektor pariwisata, budaya, dan ekonomi kreatif secara berkelanjutan,” ujarnya.
Dengan tingginya animo masyarakat, dukungan pemerintah daerah, serta sinergi TNI-Polri dan seluruh pemangku kepentingan, Garut International Kite Festival 2026 kembali menegaskan posisinya sebagai agenda wisata kelas dunia yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Garut sekaligus menjadi motor penggerak ekonomi daerah berbasis pariwisata dan budaya. (*)













Leave a Reply