![]()
Garut,TRIBUNPRIBUMI.com – Estafet kepemimpinan di lingkungan Kepolisian Resor (Polres) Garut resmi berganti. Melalui prosesi Serah Terima Jabatan (Sertijab) yang berlangsung khidmat pada Rabu (29/07/2026), tongkat komando Polres Garut secara resmi diserahkan dari AKBP Yugi Bayu Hendarto, S.I.K., M.A.P. kepada AKBP Niko N Adi Putra, S.H., S.I.K., M.H.
Pergantian kepemimpinan tersebut merupakan bagian dari dinamika organisasi di tubuh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam rangka penyegaran organisasi, pengembangan karier personel, serta penguatan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Sertijab juga menjadi simbol kesinambungan pengabdian Polri dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh lapisan masyarakat.
Prosesi sertijab berlangsung dengan penuh khidmat dan dihadiri oleh jajaran pejabat utama Polres Garut, para Kapolsek, perwira, personel Polri, Aparatur Sipil Negara (ASN) Polri, serta Bhayangkari. Seluruh rangkaian acara berlangsung tertib dengan nuansa kekeluargaan yang mencerminkan soliditas internal institusi kepolisian.
Serah terima jabatan bukan sekadar pergantian pejabat, tetapi juga merupakan momentum strategis untuk memastikan keberlanjutan program-program kerja yang telah berjalan serta meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas kepolisian di wilayah hukum Polres Garut.
Usai pelaksanaan sertijab, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian Laporan Satuan oleh pejabat lama, AKBP Yugi Bayu Hendarto. Dalam kesempatan tersebut, ia memaparkan secara komprehensif berbagai capaian selama memimpin Polres Garut, mulai dari kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), pelaksanaan tugas operasional, pembinaan personel, hingga program-program strategis yang telah dilaksanakan bersama seluruh jajaran.
Laporan satuan tersebut menjadi bagian penting dalam proses estafet kepemimpinan karena memuat gambaran menyeluruh mengenai situasi wilayah, tantangan yang dihadapi, potensi gangguan kamtibmas, serta langkah-langkah strategis yang telah ditempuh selama masa kepemimpinannya.
Informasi tersebut sekaligus menjadi landasan awal bagi AKBP Niko N Adi Putra dalam menyusun langkah-langkah strategis ke depan agar seluruh program yang telah berjalan dapat diteruskan, dievaluasi, dan dikembangkan sesuai dengan kebutuhan masyarakat serta dinamika perkembangan situasi di Kabupaten Garut.
Selama mengemban amanah sebagai Kapolres Garut, AKBP Yugi Bayu Hendarto dikenal aktif membangun komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat. Sinergitas bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), TNI, pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, akademisi, hingga insan pers terus diperkuat sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas keamanan di Kabupaten Garut.
Berbagai kegiatan preventif, edukatif, dan humanis juga terus dikedepankan sebagai bentuk implementasi Polri yang hadir di tengah masyarakat. Pendekatan dialogis serta penguatan kemitraan menjadi salah satu strategi dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif.
Keberhasilan menjaga stabilitas keamanan di wilayah Kabupaten Garut tidak terlepas dari kerja keras seluruh personel Polres Garut beserta jajaran Polsek yang senantiasa hadir memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.
Rangkaian kegiatan sertijab kemudian ditutup dengan pelaksanaan Farewell Parade sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi kepada AKBP Yugi Bayu Hendarto atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdiannya selama memimpin Polres Garut.
Suasana haru menyelimuti prosesi pelepasan tersebut. Para pejabat utama, anggota Polres Garut, ASN Polri, dan Bhayangkari memberikan penghormatan terakhir kepada pimpinan yang selama ini telah bersama-sama membangun soliditas organisasi serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.
Farewell Parade bukan hanya menjadi tradisi dalam pergantian pimpinan, tetapi juga merupakan bentuk penghargaan atas jasa dan pengabdian seorang pemimpin yang telah menorehkan berbagai kontribusi positif bagi organisasi maupun masyarakat di Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Sementara itu, dengan resminya AKBP Niko N Adi Putra menjabat sebagai Kapolres Garut, harapan baru pun mengemuka. Kepemimpinan baru ini diharapkan mampu melanjutkan berbagai program yang telah berjalan sekaligus menghadirkan inovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, penegakan hukum yang profesional, serta penguatan keamanan wilayah.
Sebagai pimpinan baru, AKBP Niko N Adi Putra mengemban tanggung jawab besar untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Garut yang dikenal memiliki wilayah cukup luas dengan karakteristik sosial yang beragam. Tantangan tersebut membutuhkan kepemimpinan yang adaptif, responsif, dan mampu membangun kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan.
Sinergi bersama pemerintah daerah, TNI, instansi vertikal, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, kalangan akademisi, hingga media massa diharapkan semakin diperkuat sebagai modal utama dalam menciptakan stabilitas keamanan yang berkelanjutan.
Di sisi lain, masyarakat juga menaruh harapan agar Polres Garut di bawah kepemimpinan AKBP Niko N Adi Putra semakin dekat dengan masyarakat, cepat merespons berbagai persoalan, serta terus meningkatkan kualitas pelayanan publik yang profesional, transparan, dan humanis.
Semangat transformasi menuju Polri yang Presisi menjadi landasan penting dalam setiap pelaksanaan tugas kepolisian. Nilai-nilai prediktif, responsibilitas, transparansi, dan berkeadilan diharapkan terus diimplementasikan dalam setiap aspek pelayanan, penegakan hukum, serta pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Pergantian tongkat komando ini menjadi momentum baru bagi Polres Garut untuk terus meningkatkan kinerja organisasi, memperkuat soliditas internal, serta memperluas kolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan yang semakin kompleks.
Dengan semangat pengabdian yang berkelanjutan, Polres Garut di bawah kepemimpinan AKBP Niko N Adi Putra diharapkan mampu menjaga kepercayaan publik, menghadirkan rasa aman bagi masyarakat, serta menjadi institusi yang semakin profesional, modern, dan terpercaya.
Estafet kepemimpinan tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa Polri akan terus hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, serta berkomitmen menjaga situasi kamtibmas Kabupaten Garut tetap aman, damai, nyaman, dan kondusif demi mendukung pembangunan daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (DIX)











Leave a Reply