Bekerja Tanpa Kenal Lelah, Kepala UPT Situ Bagendit Genjot Pembersihan Eceng Gondok dan Lingkungan Demi Kenyamanan Pengunjung

Loading

Garut,TRIBUNPRIBUMI.com – Dalam upaya menjaga kenyamanan dan keindahan kawasan wisata terus dilakukan secara maksimal oleh pengelola Objek Wisata Situ Bagendit, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Pasca libur Lebaran 1447 Hijriah yang dipadati pengunjung, Kepala UPT Situ Bagendit, Wawan Kulnaedin, bersama jajaran petugas turun langsung bekerja tanpa kenal lelah untuk menggenjot pembersihan eceng gondok serta melakukan bersih-bersih lingkungan secara menyeluruh.

Langkah ini dilakukan sebagai bentuk komitmen pengelola dalam memberikan pelayanan terbaik kepada wisatawan, agar tetap dapat menikmati suasana danau yang bersih, asri, dan nyaman, terutama bagi mereka yang ingin melepas penat dari rutinitas sehari-hari.

Dalam keterangannya kepada Tribunpribumi.com melalui sambungan WhatsApp, Jumat (17/04/2026), Wawan Kulnaedin menegaskan bahwa pembersihan eceng gondok menjadi prioritas utama pasca tingginya aktivitas wisata selama libur Lebaran.

“Kami bekerja tanpa kenal lelah untuk membersihkan eceng gondok yang cukup cepat pertumbuhannya. Ini penting agar tidak mengganggu keindahan dan aktivitas wisata air di Situ Bagendit,” ujarnya.

Menurutnya, eceng gondok yang tumbuh tidak terkendali dapat menutupi permukaan danau dan berdampak pada terganggunya aktivitas wisata, seperti perahu, rakit, maupun wahana air lainnya. Oleh karena itu, pihaknya mengerahkan seluruh petugas untuk melakukan pembersihan secara rutin dan berkelanjutan di berbagai titik.

Proses pembersihan dilakukan dengan metode manual serta dibantu peralatan sederhana untuk menjangkau area yang sulit. Para petugas terlihat menyisir permukaan danau, mengangkut eceng gondok, dan mengumpulkannya di titik tertentu untuk kemudian dibuang.

“Kami fokus di titik-titik yang paling banyak ditumbuhi eceng gondok. Setiap hari petugas kami turun agar kondisi danau tetap terjaga dan tidak mengganggu pengunjung,” jelasnya.

Tak hanya di area perairan, kegiatan bersih-bersih juga dilakukan di kawasan darat. Mulai dari jalur pedestrian, taman, area duduk, hingga fasilitas umum seperti toilet dan tempat bermain anak turut dibersihkan dan ditata ulang. Hal ini dilakukan untuk memastikan seluruh area wisata dalam kondisi optimal pasca lonjakan pengunjung.

Wawan menambahkan, kebersihan merupakan faktor penting dalam menjaga citra dan daya tarik wisata. Terlebih Situ Bagendit merupakan salah satu destinasi unggulan di Kabupaten Garut yang banyak dikunjungi wisatawan dari berbagai daerah.

“Kami ingin pengunjung merasa nyaman dan betah. Dengan lingkungan yang bersih dan tertata, mereka bisa menikmati waktu liburan dengan lebih maksimal,” katanya.

Selain itu, pihaknya juga terus melakukan evaluasi dan pembenahan terhadap fasilitas yang ada. Hal ini sebagai langkah antisipasi untuk menghadapi kunjungan wisatawan di akhir pekan maupun hari libur berikutnya.

Ia juga mengajak seluruh pengunjung untuk turut berperan aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan wisata. Kesadaran bersama dinilai menjadi kunci utama dalam menjaga kelestarian Situ Bagendit agar tetap indah dan nyaman untuk dinikmati.

“Kami berharap pengunjung bisa ikut menjaga kebersihan, tidak membuang sampah sembarangan. Karena kebersihan ini adalah tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.

Dengan kerja keras yang dilakukan tanpa henti oleh pengelola, diharapkan Situ Bagendit tetap menjadi destinasi wisata favorit yang mampu memberikan pengalaman berkesan bagi para pengunjung. Keindahan alam yang dipadukan dengan lingkungan yang bersih dan pelayanan yang maksimal diyakini menjadi daya tarik utama kawasan ini.

Ke depan, UPT Situ Bagendit juga berencana untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan, baik dari sisi kebersihan, fasilitas, maupun program wisata yang ditawarkan. Dengan demikian, Situ Bagendit tidak hanya menjadi tempat rekreasi, tetapi juga ruang yang nyaman bagi masyarakat untuk beristirahat, bersantai, dan menikmati keindahan alam Garut secara menyeluruh. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *