Suara Pribumi, Suara Kebenaran

Independen, Kritis, Berpihak pada Rakyat

Basit Abdul Kodir, Pemimpin Humanis dari Cigedug yang Mengutamakan Kepentingan Rakyat di Atas Segalanya

Loading

Basit Abdul Kodir, Pemimpin Humanis dari Cigedug yang Mengutamakan Kepentingan Rakyat di Atas Segalanya

Garut,TRIBUNPRIBUMI.com Sosok pemimpin yang dekat dengan masyarakat memang selalu memiliki tempat tersendiri di hati rakyatnya. Hal itulah yang kini melekat pada diri Basit Abdul Kodir, Kepala Desa Cigedug, Kecamatan Cigedug, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Di tengah berbagai dinamika pemerintahan desa dan tuntutan pelayanan publik yang semakin tinggi, Basit dinilai mampu menunjukkan karakter pemimpin yang sederhana, humanis dan penuh kepedulian terhadap masyarakat.

Tak hanya dikenal sebagai kepala desa yang ramah dan mudah bergaul, Basit Abdul Kodir juga disebut-sebut sebagai figur pemimpin yang selalu mengedepankan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi maupun golongan. Sikap rendah hati dan kedekatannya dengan warga menjadi alasan mengapa dirinya begitu disukai masyarakat Desa Cigedug.

Selama dua periode memimpin Desa Cigedug, berbagai pembangunan dan program sosial berhasil diwujudkan. Mulai dari pembangunan infrastruktur dasar, fasilitas sanitasi, penyediaan sumber air bersih hingga program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi warga kurang mampu, menjadi bukti nyata keseriusan pemerintah desa dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Di mata warga, Basit bukan hanya sekadar kepala desa, melainkan sosok pengayom yang selalu hadir di tengah masyarakat ketika warga mengalami kesulitan. Bahkan, banyak warga mengaku merasa nyaman dan bangga memiliki pemimpin seperti dirinya.

Salah seorang warga Desa Cigedug yang enggan disebutkan identitasnya mengungkapkan rasa kagumnya terhadap kepemimpinan Basit Abdul Kodir. Menurutnya, selama ini Basit dikenal sangat peduli terhadap berbagai persoalan yang terjadi di masyarakat.

“Pak Basit itu orangnya sangat perhatian terhadap warga. Beliau tidak pernah membeda-bedakan masyarakat. Ketika ada warga yang membutuhkan bantuan, beliau selalu hadir dan berusaha membantu semampunya,” ujar warga tersebut,Rabu (20/05/2026).

Ia juga menilai, selama dipimpin Basit Abdul Kodir, Desa Cigedug mengalami perkembangan cukup signifikan, baik dari sisi pembangunan fisik maupun pelayanan kepada masyarakat.

“Kalau diperbolehkan aturan, mungkin banyak warga ingin Pak Basit terus menjadi kepala desa. Karena masyarakat merasa nyaman dengan kepemimpinannya,” tambahnya.

Selain menjabat sebagai Kepala Desa Cigedug, Basit Abdul Kodir juga dipercaya sebagai Ketua APDESI Kecamatan Cigedug. Jabatan tersebut semakin memperlihatkan kapasitas dan pengaruhnya dalam membangun komunikasi antar pemerintahan desa di wilayah Kecamatan Cigedug.

Meski memiliki peran penting di lingkungan pemerintahan desa, Basit tetap dikenal sederhana dan tidak menjaga jarak dengan masyarakat. Ia kerap turun langsung melihat kondisi warga dan memastikan pelayanan desa berjalan dengan baik.

Dalam keterangannya kepada awak media, Basit Abdul Kodir mengatakan bahwa dirinya akan terus menjaga komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Ia menegaskan bahwa jabatan yang diembannya merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

“Saya bersama seluruh perangkat desa akan terus bekerja secara konsisten dan berkesinambungan demi kepentingan masyarakat. Karena tujuan utama kami adalah bagaimana masyarakat Desa Cigedug bisa hidup lebih baik, aman dan sejahtera,” ujar Basit.

Ia menjelaskan, berbagai program pembangunan yang telah berjalan merupakan hasil kerja sama seluruh elemen desa, mulai dari BPD, LPM, pendamping desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas hingga masyarakat itu sendiri.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan desa tidak mungkin tercapai tanpa adanya sinergitas dan kebersamaan antar lembaga maupun masyarakat.

“Kami terus berusaha membangun suasana harmonis dengan semua pihak, termasuk dengan awak media, LSM dan organisasi masyarakat. Karena membangun desa membutuhkan kebersamaan dan dukungan dari semua elemen,” katanya.

Basit juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah membangun sejumlah fasilitas MCK dan sumber air bersih untuk membantu kebutuhan masyarakat. Selain itu, program RTLH juga terus dilakukan sebagai bentuk perhatian pemerintah desa terhadap warga kurang mampu.

Tak hanya fokus pada pembangunan fisik, dirinya juga ingin menciptakan suasana masyarakat yang harmonis, damai dan penuh rasa kekeluargaan.

“Saya ingin masyarakat Desa Cigedug hidup tenteram, damai dan saling mendukung satu sama lain. Karena kemajuan desa bukan hanya soal pembangunan, tetapi juga bagaimana menciptakan kehidupan sosial yang baik di tengah masyarakat,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Basit menyinggung dampak pandemi Covid-19 yang sempat mengguncang perekonomian masyarakat desa beberapa tahun lalu. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi tantangan besar yang harus dihadapi bersama.

Karena itu, pemerintah desa terus berupaya mendorong pemulihan ekonomi masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan dan pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan warga.

“Pandemi Covid-19 dulu sangat berdampak terhadap ekonomi masyarakat. Maka sekarang kami terus berupaya membantu masyarakat agar perekonomiannya kembali bangkit dan lebih baik,” jelasnya.

Dedikasi dan kepedulian Basit Abdul Kodir terhadap masyarakat Desa Cigedug kini menjadi contoh bahwa seorang pemimpin desa tidak hanya dituntut mampu membangun secara fisik, tetapi juga harus memiliki rasa empati, kepedulian sosial dan kedekatan emosional dengan masyarakatnya.

Di tengah perubahan zaman dan tantangan pemerintahan yang semakin kompleks, sosok pemimpin humanis seperti Basit Abdul Kodir menjadi harapan masyarakat desa untuk terus menghadirkan pelayanan yang tulus, pembangunan yang merata serta kepemimpinan yang berpihak kepada rakyat kecil. (DIX)

TRIBUPRIBUMI.com

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *