HK. Damin Sada Beri Motivasi Penuh Makna, Lulusan SMKN 1 Tambun Utara Diminta Siap Hadapi Tantangan Masa Depan

Loading

Bekasi,TRIBUNPRIBUMI.com – Momentum pelepasan siswa-siswi kelas XII SMKN 1 Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, berlangsung penuh haru, semangat, dan kebanggaan. Ratusan siswa bersama orang tua dan para guru memadati lapangan sekolah untuk mengikuti prosesi perpisahan yang menjadi tanda berakhirnya perjalanan pendidikan di tingkat sekolah menengah kejuruan.

Dalam acara yang berlangsung khidmat namun penuh kehangatan tersebut, Ketua Komite Sekolah, HK. Damin Sada, hadir memberikan sambutan sekaligus motivasi kepada para lulusan yang akan memasuki babak baru kehidupan.

Dengan gaya bicara yang sederhana, santai, namun penuh makna, HK. Damin Sada menyampaikan berbagai pesan penting tentang kehidupan setelah lulus sekolah. Ia menekankan bahwa tantangan setelah dunia pendidikan jauh lebih besar dibandingkan kehidupan saat masih menjadi pelajar.

Menurutnya, para lulusan SMKN harus memiliki kesiapan mental, kedisiplinan, serta tanggung jawab tinggi agar mampu bertahan dan bersaing di tengah kerasnya dunia kerja saat ini. Ia menilai bahwa kemampuan akademik saja tidak cukup apabila tidak dibarengi dengan karakter dan etos kerja yang baik.

“Anak-anak sekarang harus siap menghadapi dunia nyata. Di sekolah mungkin masih ada toleransi kalau terlambat atau bolos. Tapi nanti kalau sudah bekerja, terutama di perusahaan besar, disiplin itu menjadi harga mati,” ujar HK. Damin Sada di hadapan para siswa dan wali murid, Kamis (07/05/2026).

Ia mencontohkan bagaimana perusahaan-perusahaan besar, terutama industri modern dan pabrik asing, sangat menjunjung tinggi kedisiplinan pegawai. Bahkan, menurutnya, pelanggaran kecil sekalipun bisa berdampak besar terhadap masa depan seseorang di dunia kerja.

“Kalau di sekolah mungkin lima hari tidak masuk masih bisa dikejar tugasnya. Tapi kalau di tempat kerja, tiga kali bolos saja bisa langsung diberhentikan. Itu realita yang harus dipahami dari sekarang,” katanya yang langsung disambut tepuk tangan para peserta acara.

Pesan tersebut disampaikan bukan untuk menakut-nakuti para siswa, melainkan sebagai bentuk kepedulian agar para lulusan memiliki kesiapan sebelum benar-benar terjun ke dunia kerja profesional. Ia berharap seluruh lulusan SMKN 1 Tambun Utara mampu menjadi generasi yang tangguh, disiplin, dan mampu membawa nama baik sekolah di mana pun berada.

Selain membahas dunia kerja, HK. Damin Sada juga mendorong para lulusan agar tidak berhenti belajar. Ia mengingatkan pentingnya pendidikan sebagai jalan untuk meningkatkan kualitas hidup dan membuka peluang masa depan yang lebih luas.

Menurutnya, bagi siswa yang memiliki kesempatan untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, maka kesempatan tersebut harus dimanfaatkan sebaik mungkin. Namun bagi yang harus langsung bekerja, ia meminta agar tetap memiliki semangat belajar dan bekerja keras.

“Kalau ada kesempatan kuliah, lanjutkan pendidikan setinggi mungkin. Cari ilmu sebanyak-banyaknya. Tapi kalau memang harus langsung bekerja, bekerjalah dengan sungguh-sungguh, jaga sikap, jaga nama baik keluarga, dan jadilah orang yang berguna bagi masyarakat,” tuturnya penuh semangat.

Dalam sambutannya, HK. Damin Sada juga mengingatkan bahwa kesuksesan seseorang tidak hanya diukur dari jabatan, kekayaan, atau tingginya penghasilan. Menurutnya, kesuksesan sejati adalah ketika seseorang mampu membahagiakan orang tua serta memberi manfaat bagi lingkungan sekitar.

Ia pun meminta para siswa agar selalu menghormati guru dan orang tua yang telah berjasa besar dalam perjalanan pendidikan mereka hingga bisa menyelesaikan sekolah.

“Jangan pernah melupakan jasa orang tua dan guru. Karena tanpa doa dan perjuangan mereka, kalian tidak akan sampai di titik ini,” ujarnya yang membuat suasana sejenak menjadi haru.

Meski sarat pesan moral, suasana sambutan tetap terasa hangat dan penuh keceriaan. HK. Damin Sada beberapa kali mencairkan suasana dengan candaan khas yang mengundang gelak tawa seluruh peserta acara.

Salah satu momen yang paling menghibur terjadi saat ia mengingatkan para siswa untuk menjaga ijazah dengan baik setelah diterima nanti. Dengan gaya humoris, ia menyampaikan pentingnya dokumen tersebut sebagai bukti perjuangan selama tiga tahun menjalani pendidikan.

“Ijazah nanti jangan sampai hilang. Simpan baik-baik, kalau perlu dilaminating. Jangan nanti pas ditanya ijazahnya mana, malah lupa nyimpennya di mana,” katanya sambil tersenyum yang langsung disambut tawa para siswa dan wali murid.

Meski dibalut humor, pesan itu tetap memiliki makna mendalam. Ia menegaskan bahwa ijazah bukan sekadar lembaran kertas, tetapi simbol perjuangan, kerja keras, kedisiplinan, dan proses panjang yang telah dijalani para siswa bersama para guru serta dukungan orang tua.

Acara pelepasan siswa kelas XII SMKN 1 Tambun Utara sendiri berlangsung meriah dan penuh nuansa kekeluargaan. Berbagai penampilan seni dan kreativitas siswa turut memeriahkan kegiatan tersebut. Mulai dari penampilan musik, tari, hingga persembahan khusus dari para siswa untuk guru dan orang tua membuat suasana semakin emosional.

Prosesi pelepasan juga diwarnai momen haru ketika para siswa saling berpamitan dengan guru dan teman-teman mereka. Tidak sedikit siswa yang tampak meneteskan air mata mengenang kebersamaan selama menempuh pendidikan di sekolah tersebut.

Sementara itu, para orang tua yang hadir terlihat bangga menyaksikan anak-anak mereka berhasil menyelesaikan pendidikan dan siap melangkah menuju masa depan yang lebih luas. Banyak di antara mereka yang mengabadikan momen berharga tersebut dengan foto bersama keluarga dan para guru.

Pihak sekolah berharap seluruh lulusan SMKN 1 Tambun Utara dapat menjadi generasi muda yang mandiri, kreatif, berkarakter, serta mampu bersaing di dunia kerja maupun pendidikan tinggi. Kehadiran tokoh masyarakat seperti HK. Damin Sada dalam acara tersebut dinilai memberikan energi positif dan motivasi besar bagi para siswa yang akan memasuki dunia nyata.

Dengan berbagai pesan inspiratif yang disampaikan, para lulusan diharapkan tidak hanya memiliki keterampilan kerja, tetapi juga mental kuat, etika yang baik, semangat pantang menyerah, serta tekad untuk terus berkembang demi meraih masa depan yang lebih cerah dan membanggakan keluarga. (Mardani Lubis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *