![]()
Garut,TRIBUNPRIBUMI.com – Komitmen meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat terus menjadi perhatian manajemen UOBK RSUD dr. Slamet Garut, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Tidak hanya berfokus pada pengembangan fasilitas dan peningkatan kemampuan medis, rumah sakit milik pemerintah daerah tersebut juga terus berupaya memperkuat kualitas sumber daya manusia, khususnya dalam membangun pelayanan yang ramah, humanis, komunikatif, dan penuh empati.
Hal tersebut menjadi salah satu perhatian penting setelah munculnya sejumlah keluhan keluarga pasien mengenai sikap sebagian perawat yang dinilai kurang ramah atau terkesan ketus ketika memberikan pelayanan.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Direktur Pendidikan dan Mutu UOBK RSUD dr. Slamet Garut, dr. R.M. Willy Indrawilis, Sp.KJ., memberikan penjelasan sekaligus menyampaikan komitmen manajemen untuk terus melakukan pembinaan terhadap seluruh pegawai.
Menurut dr. Willy, pada dasarnya para pegawai RSUD dr. Slamet Garut merupakan pribadi-pribadi yang baik dan memiliki tanggung jawab dalam menjalankan tugas pelayanan kesehatan. Namun, dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, terdapat berbagai faktor yang terkadang dapat memengaruhi kondisi emosional maupun psikologis seseorang.
“Sebenarnya mereka baik, tapi mungkin dengan berbagai faktor, seperti karena banyak pikiran, sedang ada masalah atau situasi dan kondisi yang tidak lagi baik,” ungkap dr. R.M. Willy saat di wawancarai Media Tribunpribumi.com melalui sambungan Whatsapp miliknya, Jum’at (02/10/2026).
Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa manajemen rumah sakit tidak hanya melihat persoalan pelayanan dari satu sisi, tetapi juga memahami bahwa tenaga kesehatan merupakan manusia yang memiliki kondisi psikologis dan tantangan tersendiri dalam menjalankan pekerjaan.
Meski demikian, pelayanan kepada pasien tetap menjadi prioritas utama yang harus dijaga melalui pembinaan, evaluasi, serta peningkatan kualitas komunikasi antara petugas dan masyarakat.
Manajemen Terus Berupaya Membangun Mental dan Psikologis Pegawai
Lebih lanjut, dr. Willy menegaskan bahwa pihak manajemen UOBK RSUD dr. Slamet Garut akan selalu berupaya dan berusaha melakukan pembinaan secara berkelanjutan, baik menyangkut mental maupun faktor kejiwaan para pegawai.
Menurutnya, kualitas pelayanan rumah sakit tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis dan kompetensi medis, tetapi juga dipengaruhi oleh kesiapan mental, kestabilan emosional, serta kemampuan tenaga kesehatan dalam menghadapi berbagai karakter pasien dan keluarga pasien.
Oleh karena itu, pembinaan terhadap pegawai menjadi bagian penting dalam mewujudkan lingkungan pelayanan kesehatan yang semakin baik.
“Kami dari pihak manajemen UOBK RSUD dr. Slamet Garut tentunya akan selalu berupaya dan berusaha terus melakukan pembinaan, baik mental maupun dari faktor kejiwaan para pegawai,” jelasnya.
Komitmen tersebut menjadi bentuk perhatian manajemen terhadap pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai salah satu fondasi utama pelayanan kesehatan.
Dengan pembinaan yang dilakukan secara konsisten, diharapkan seluruh pegawai semakin mampu menjaga profesionalisme, mengendalikan emosi, membangun komunikasi positif, serta memberikan perhatian terbaik kepada setiap pasien.
Memahami Tantangan Tenaga Kesehatan, Mengutamakan Kepuasan Pasien
Pelayanan kesehatan merupakan pekerjaan yang membutuhkan tanggung jawab besar. Setiap hari, tenaga kesehatan berhadapan dengan berbagai kondisi pasien, mulai dari keluhan ringan hingga keadaan yang membutuhkan penanganan serius.Dalam situasi tersebut, perawat dan tenaga medis dituntut untuk tetap bekerja secara profesional, teliti, dan mampu memberikan pelayanan sesuai standar yang berlaku.
Di sisi lain, keluarga pasien juga membutuhkan perhatian dan penjelasan yang baik mengenai kondisi anggota keluarganya. Karena itu, komunikasi menjadi salah satu unsur penting yang perlu terus diperkuat dalam lingkungan rumah sakit.
Manajemen RSUD dr. Slamet Garut tentu memahami bahwa pelayanan yang berkualitas harus berjalan seimbang antara ketepatan tindakan medis dan pendekatan kemanusiaan.Sikap ramah, tutur kata santun, kesabaran, serta kepedulian merupakan bagian dari pelayanan yang dapat memberikan kenyamanan kepada masyarakat.
Dengan demikian, upaya pembinaan yang disampaikan dr. Willy diharapkan mampu menjadi langkah positif untuk semakin memperkuat budaya pelayanan yang mengedepankan profesionalisme dan empati.
RSUD dr. Slamet Garut Terus Berupaya Meningkatkan Mutu Pelayanan
Sebagai salah satu fasilitas pelayanan kesehatan rujukan masyarakat Kabupaten Garut, UOBK RSUD dr. Slamet Garut memiliki tanggung jawab besar dalam memberikan pelayanan kesehatan yang aman, bermutu, dan berorientasi kepada kebutuhan masyarakat.
Tantangan pelayanan rumah sakit tentu tidak sederhana. Jumlah pasien yang membutuhkan penanganan, keterbatasan waktu, kompleksitas penyakit, serta kebutuhan koordinasi antartenaga kesehatan merupakan bagian dari dinamika pelayanan sehari-hari. Namun, berbagai tantangan tersebut menjadi alasan penting bagi manajemen untuk terus melakukan pembenahan dan peningkatan kualitas pelayanan.
Peningkatan mutu tidak hanya berkaitan dengan fasilitas fisik, peralatan medis, maupun pengembangan ruang pelayanan, tetapi juga mencakup peningkatan kompetensi, kedisiplinan, serta kualitas hubungan antara petugas dengan pasien.
Dalam konteks inilah, perhatian terhadap pembinaan mental dan psikologis pegawai sebagaimana disampaikan dr. Willy menjadi bagian dari upaya membangun rumah sakit yang semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Pelayanan Humanis Menjadi Harapan Bersama
Keluhan masyarakat hendaknya dipandang sebagai masukan yang konstruktif bagi kemajuan pelayanan rumah sakit.Bagi manajemen, setiap masukan dapat menjadi bahan evaluasi untuk mengetahui aspek pelayanan yang masih perlu diperbaiki. Sementara bagi masyarakat, penyampaian keluhan merupakan bentuk kepedulian agar fasilitas kesehatan pemerintah semakin baik dan mampu memberikan pelayanan sesuai harapan.
Hubungan yang harmonis antara manajemen rumah sakit, tenaga kesehatan, pasien, dan keluarga pasien merupakan modal penting dalam menciptakan pelayanan kesehatan yang berkualitas.
Masyarakat membutuhkan pelayanan yang cepat, tepat, dan profesional. Namun, lebih dari itu, mereka juga membutuhkan sentuhan kemanusiaan ketika menghadapi situasi kesehatan yang tidak mudah. Oleh sebab itu, pembinaan pegawai yang dilakukan secara berkelanjutan diharapkan dapat semakin memperkuat kesadaran bahwa setiap pasien adalah masyarakat yang harus dilayani dengan penuh tanggung jawab.
Komitmen Pembenahan Menjadi Langkah Positif
Apa yang disampaikan Wakil Direktur Pendidikan dan Mutu UOBK RSUD dr. Slamet Garut, dr. R.M. Willy Indrawilis, Sp.KJ., menjadi gambaran adanya perhatian manajemen terhadap aspek sumber daya manusia dalam peningkatan mutu pelayanan.
Pengakuan bahwa pegawai juga menghadapi berbagai faktor psikologis sekaligus disertai komitmen pembinaan menunjukkan pentingnya pendekatan yang menyeluruh dalam membangun kualitas pelayanan rumah sakit. Ke depan, harapan masyarakat tentu agar upaya tersebut dapat diwujudkan melalui peningkatan keramahan, komunikasi yang lebih baik, serta pelayanan yang semakin mengedepankan kepentingan pasien.
Dengan dukungan seluruh jajaran, mulai dari manajemen, dokter, perawat, tenaga kesehatan lainnya hingga pegawai administrasi, RSUD dr. Slamet Garut diharapkan terus berkembang menjadi rumah sakit yang tidak hanya unggul dalam pelayanan medis, tetapi juga dikenal karena keramahan dan kepeduliannya terhadap masyarakat.
Sebab, pelayanan kesehatan yang bermutu bukan hanya tentang bagaimana pasien mendapatkan tindakan medis, melainkan juga bagaimana pasien dan keluarganya merasa dihargai, diperhatikan, dan dilayani dengan sepenuh hati.
Semangat pembenahan dan pembinaan yang terus dilakukan manajemen diharapkan menjadi bagian dari perjalanan RSUD dr. Slamet Garut dalam mewujudkan pelayanan prima, profesional, humanis, serta semakin dipercaya masyarakat Kabupaten Garut dan sekitarnya.
RSUD dr. Slamet Garut: Terus Berbenah, Terus Bertumbuh, dan Terus Berupaya Memberikan Pelayanan Terbaik bagi Masyarakat. (*)














Leave a Reply