Suara Pribumi, Suara Kebenaran

Independen, Kritis, Berpihak pada Rakyat

Kunjungi Tiga Kejari di Kuningan dan Cirebon, Kajati Jabar Tekankan Integritas, Kesederhanaan dan Profesionalisme

Loading

Cirebon,TRIBUNPRIBUMI.com – Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat M. Teguh Darmawan melakukan rangkaian kunjungan kerja ke sejumlah satuan kerja kejaksaan di wilayah Jawa Barat, Kamis (10/09/2026).

Dalam agenda tersebut, Kajati Jabar mengunjungi Kejaksaan Negeri Kuningan, Kejaksaan Negeri Kabupaten Cirebon dan Kejaksaan Negeri Kota Cirebon.

Kunjungan kerja itu menjadi bagian dari upaya pimpinan Kejati Jawa Barat untuk melihat secara langsung kondisi satuan kerja, baik dari sisi sarana dan prasarana maupun pelaksanaan tugas serta pembinaan terhadap jajaran.

Kajati Jabar tidak datang seorang diri. Dalam kunjungan tersebut, M. Teguh Darmawan didampingi Wakajati Jabar Dr. Desy Meutia Firdaus.

Turut mendampingi Asisten Intelijen Donny Haryono Setyawan, S.H., M.H., Asisten Tindak Pidana Umum Agus Setiadi, S.H., M.H., Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara Sulvia Triana Hapsari, S.H., M.Hum., Asisten Pidana Militer Erwin Desamarasolhan, S.H., serta Kabag TU Dr. Malemna Sura Anabertha BR Sembiring, S.H., M.H.

Tinjau Kondisi Kantor dan Pengelolaan Barang Bukti

Salah satu agenda yang dilakukan Kajati Jabar dalam kunjungan tersebut adalah meninjau kondisi kantor dan berbagai sarana prasarana yang dimiliki masing-masing kejaksaan negeri.

Perhatian juga diberikan terhadap ruang barang bukti, termasuk bagaimana sistem pengelolaan dan perawatan barang bukti yang berada dalam tanggung jawab masing-masing satuan kerja.

Peninjauan tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan bahwa fasilitas dan berbagai kebutuhan penunjang pelaksanaan tugas dapat dikelola dengan baik.

Pengelolaan barang bukti sendiri merupakan salah satu aspek yang tidak dapat dipisahkan dari proses penanganan perkara. Karena itu, keberadaan ruang penyimpanan serta mekanisme perawatan barang bukti perlu mendapat perhatian agar seluruh proses dapat berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Selain melakukan peninjauan secara langsung terhadap sarana dan prasarana, Kajati juga memanfaatkan kunjungan tersebut untuk bertemu dengan para pegawai di masing-masing kejaksaan negeri. Pertemuan dilakukan di aula masing-masing satuan kerja dan menjadi ruang bagi pimpinan untuk menyampaikan arahan secara langsung kepada jajaran.

Tekankan Tanggung Jawab dalam Pelaksanaan Tugas

Dalam arahannya, M. Teguh Darmawan meminta seluruh jajaran agar menjalankan setiap pekerjaan dan tugas dengan sebaik-baiknya,setiap personel diminta melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab serta tetap berpedoman pada ketentuan yang berlaku.

Arahan tersebut sekaligus menegaskan pentingnya profesionalisme dalam menjalankan tugas sebagai bagian dari institusi penegak hukum.

Menurut Kajati, pelaksanaan tugas tidak hanya membutuhkan kemampuan teknis, tetapi juga sikap disiplin, tanggung jawab dan komitmen terhadap aturan.

Ia juga mengingatkan pentingnya membangun kekompakan di lingkungan kerja.

Setiap personel diharapkan mampu saling mendukung serta membangun kerja sama yang baik dalam menjalankan tugas sesuai dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing bidang.

Kekompakan antarpersonel dinilai menjadi salah satu unsur penting dalam mendukung kelancaran pelaksanaan tugas institusi.

Koordinasi yang baik antara pimpinan dan bawahan, maupun antarbidang, diharapkan dapat memperkuat efektivitas kerja dan meminimalkan berbagai potensi persoalan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

Kajati Ingatkan Jajaran Tidak Memamerkan Kemewahan

Hal lain yang menjadi perhatian Kajati Jabar dalam arahannya adalah mengenai perilaku dan pola hidup para personel kejaksaan.

M. Teguh Darmawan mengingatkan seluruh jajaran untuk menerapkan pola hidup sederhana.Ia juga mengingatkan agar para personel menghindari perilaku flexing, terutama berupa kebiasaan memamerkan kemewahan melalui media sosial.

Pesan tersebut disampaikan sebagai bagian dari upaya menjaga etika dan kehormatan personel maupun institusi Kejaksaan.

Media sosial, menurut arahan Kajati, harus digunakan secara bijak dan bertanggung jawab,setiap personel perlu mempertimbangkan dampak dari berbagai konten yang diunggah ke ruang publik. 

Hal tersebut berkaitan dengan etika pribadi sekaligus citra institusi.Di tengah perkembangan media sosial yang begitu cepat, aktivitas pribadi seorang aparatur dapat dengan mudah menjadi perhatian publik.Karena itu, penggunaan media sosial tidak semata-mata menjadi persoalan pribadi, tetapi juga perlu memperhatikan posisi dan tanggung jawab sebagai bagian dari institusi penegak hukum.

Kajati meminta seluruh jajaran tetap menjaga kehormatan pribadi sekaligus nama baik institusi Kejaksaan.

Pengamanan Personel dan Kewaspadaan Menjadi Perhatian

Dalam kunjungan tersebut, Kajati Jabar juga menekankan pentingnya melakukan pengamanan terhadap para personel internal. Oleh karena itu,seluruh jajaran diminta meningkatkan kepedulian dan kewaspadaan terhadap berbagai hal yang berpotensi mengganggu keamanan maupun pelaksanaan tugas.

Kewaspadaan tersebut diharapkan menjadi bagian dari budaya kerja di lingkungan kejaksaan,setiap personel perlu memiliki kepedulian terhadap kondisi lingkungan kerja dan sesama anggota agar berbagai potensi gangguan dapat diantisipasi sejak dini.

Aspek keamanan menjadi semakin penting karena jajaran kejaksaan memiliki tugas dan tanggung jawab dalam bidang penegakan hukum yang bersentuhan langsung dengan berbagai kepentingan masyarakat.Karena itu, Kajati meminta agar seluruh personel tidak mengabaikan faktor keamanan dalam menjalankan tugas.

Konsisten Jalankan Arahan Pimpinan

M. Teguh Darmawan juga meminta seluruh jajaran untuk melaksanakan setiap perintah dan arahan pimpinan secara konsisten dan penuh tanggung jawab,termasuk di dalamnya pelaksanaan 7 Perintah Harian Jaksa Agung Republik Indonesia.

Arahan pimpinan tersebut diharapkan dapat menjadi pedoman dalam pelaksanaan tugas dan perilaku sehari-hari para personel kejaksaan.

Pelaksanaan perintah dan kebijakan pimpinan juga perlu dibarengi dengan pemahaman terhadap tugas pokok dan fungsi masing-masing sehingga setiap personel dapat menjalankan perannya secara tepat.Dengan demikian, kebijakan yang telah ditetapkan di tingkat pimpinan dapat diterjemahkan secara efektif hingga ke satuan kerja di daerah.

Perkuat Integritas dan Kepercayaan Publik

Rangkaian kunjungan kerja Kajati Jabar ke Kejaksaan Negeri Kuningan, Kejaksaan Negeri Kabupaten Cirebon dan Kejaksaan Negeri Kota Cirebon juga menjadi momentum untuk memperkuat pembinaan internal.Tidak hanya berkaitan dengan fasilitas dan pelaksanaan pekerjaan, pembinaan tersebut menyentuh aspek integritas, kedisiplinan, etika serta perilaku personel.

Hal itu penting mengingat kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum sangat berkaitan dengan profesionalitas dan integritas aparaturnya.

Kinerja institusi tidak hanya dinilai dari keberhasilan menangani perkara, tetapi juga dari bagaimana setiap personel menjaga sikap, perilaku dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas.

Karena itu, pesan mengenai pola hidup sederhana, penggunaan media sosial secara bijak, kekompakan dan kewaspadaan internal menjadi bagian dari pembinaan yang diarahkan untuk menjaga marwah institusi.

Kajati berharap seluruh pegawai terus meningkatkan kualitas kinerja sekaligus mempertahankan integritas dan kehormatan Kejaksaan.Setiap tugas, menurut arahan tersebut, harus dilaksanakan dengan penuh dedikasi dan tanggung jawab.

Menuju Kejaksaan yang Profesional dan Dipercaya Masyarakat

Melalui kunjungan kerja tersebut, pimpinan Kejati Jawa Barat berharap seluruh jajaran di tingkat kejaksaan negeri dapat terus melakukan pembenahan dan peningkatan kualitas pelaksanaan tugas.

Kondisi sarana dan prasarana perlu mendapat perhatian, sementara pengelolaan barang bukti harus dilakukan secara baik dan sesuai ketentuan.

Di sisi lain, pembinaan sumber daya manusia juga menjadi bagian yang tidak kalah penting.

Personel dituntut untuk memiliki integritas, menjaga disiplin, membangun kekompakan, meningkatkan kewaspadaan serta mampu menggunakan media sosial secara bertanggung jawab.

Seluruh arahan tersebut pada akhirnya bermuara pada satu tujuan, yakni membangun institusi Kejaksaan yang profesional, berintegritas dan semakin dipercaya masyarakat.

Kunjungan ke tiga kejaksaan negeri tersebut menjadi kesempatan bagi pimpinan untuk menyampaikan langsung harapan dan penekanan kepada jajaran agar setiap tugas dilaksanakan secara optimal.

Dengan kerja sama yang solid antara pimpinan dan seluruh personel, diharapkan pelaksanaan tugas penegakan hukum di wilayah Jawa Barat dapat terus ditingkatkan.

Kejaksaan Tinggi Jawa Barat melalui Kepala Seksi Penerangan Hukum Nur Sricahyawijaya, S.H., M.H., menyampaikan rangkaian kunjungan kerja tersebut melalui Siaran Pers Nomor PR-26/Kph.2/9/2026 tertanggal 10 September 2026.

Kegiatan tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa pembinaan internal menjadi salah satu perhatian pimpinan Kejati Jawa Barat dalam menjaga kualitas pelayanan dan pelaksanaan tugas penegakan hukum di seluruh jajaran.

Pada akhirnya, profesionalisme tidak hanya dibangun melalui aturan dan kebijakan, tetapi juga melalui konsistensi setiap personel dalam menjalankan tugas, menjaga integritas, serta mempertahankan kehormatan institusi di tengah masyarakat. (UDE)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *