![]()
Garut,TRIBUNPRIBUMI.com – Kepolisian Sektor (Polsek) Sukawening Polres Garut terus memperkuat upaya pembinaan terhadap generasi muda melalui program Police Goes to School. Program tersebut kembali dilaksanakan di SMP PGRI Kecamatan Sukawening, Kabupaten Garut, Jawa Barat Senin pagi (03/08/2026), sebagai langkah preventif dalam mencegah kenakalan remaja, perundungan (bullying), serta penyalahgunaan waktu akibat kecanduan game online.
Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolsek Sukawening AKP Budiman Suhardiana, S.H. didampingi Ps. Kanit Binmas. Kehadiran jajaran kepolisian di lingkungan sekolah mendapat sambutan hangat dari kepala sekolah, para guru, serta ratusan siswa yang mengikuti kegiatan dengan penuh antusias.
Dalam penyuluhan tersebut, Kapolsek menyampaikan berbagai materi mengenai pentingnya membangun karakter positif sejak usia sekolah. Para pelajar diberikan pemahaman mengenai bahaya bullying yang dapat menimbulkan dampak psikologis bagi korban, berbagai bentuk kenakalan remaja yang berpotensi melanggar hukum, hingga dampak negatif penggunaan game online secara berlebihan yang dapat mengganggu kesehatan, prestasi belajar, dan kehidupan sosial.
AKP Budiman Suhardiana menegaskan bahwa kegiatan Police Goes to School bukan sekadar memberikan penyuluhan, melainkan menjadi bagian dari komitmen Polri dalam mendekatkan diri kepada dunia pendidikan sekaligus menanamkan kesadaran hukum kepada generasi muda.
“Kami berharap para pelajar memahami dampak negatif bullying, kenakalan remaja, maupun penggunaan game online yang berlebihan. Jadilah generasi yang berprestasi, memiliki akhlak yang baik, disiplin, bertanggung jawab, serta taat terhadap aturan dan hukum,” ujar AKP Budiman kepada awak media.
Menurutnya, masa sekolah merupakan periode yang sangat menentukan dalam pembentukan karakter seseorang. Oleh karena itu, para siswa harus mampu memilih lingkungan pergaulan yang positif, menghormati guru dan orang tua, serta menghindari segala bentuk tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek juga mengajak para pelajar untuk tidak mudah terpengaruh oleh ajakan negatif, baik di lingkungan pergaulan maupun di media sosial. Ia mengingatkan pentingnya menggunakan teknologi secara bijak serta mengisi waktu luang dengan kegiatan yang bermanfaat, seperti belajar, berolahraga, mengikuti kegiatan ekstrakurikuler, maupun aktif dalam kegiatan sosial.
Suasana kegiatan berlangsung interaktif. Para siswa tampak antusias mendengarkan materi dan berdialog langsung dengan Kapolsek. Berbagai pertanyaan seputar pergaulan remaja, etika bermedia sosial, hingga tugas kepolisian dijawab secara komunikatif sehingga memberikan pemahaman yang lebih luas kepada para peserta.
Program Police Goes to School juga menjadi momentum mempererat sinergi antara Polri dengan pihak sekolah dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, tertib, dan bebas dari berbagai bentuk kekerasan maupun tindakan yang melanggar hukum.
Melalui kolaborasi yang baik antara kepolisian, sekolah, orang tua, dan masyarakat, diharapkan upaya pencegahan kenakalan remaja dapat dilakukan secara berkesinambungan sehingga mampu melahirkan generasi muda yang cerdas, berkarakter, berintegritas, serta siap menjadi penerus bangsa.
Polsek Sukawening menegaskan akan terus melaksanakan program pembinaan ke sekolah-sekolah di wilayah hukumnya sebagai bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat. Selain menjaga keamanan dan ketertiban, Polri juga memiliki tanggung jawab moral untuk ikut membentuk karakter generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, berprestasi, dan memiliki kesadaran hukum sejak dini.
Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan hubungan kemitraan antara Polri dan dunia pendidikan semakin erat, sehingga tercipta lingkungan sekolah yang kondusif serta mampu melahirkan generasi Indonesia yang unggul, aman, dan berkarakter dalam menyongsong Indonesia Emas. (*)















Leave a Reply