![]()
Garut,TRIBUNPRIBUMI.com – Keindahan bentang alam Kabupaten Garut, Jawa Barat, akan kembali menjadi pusat perhatian dunia. Pada pertengahan tahun ini, tepatnya mulai 29 Juli hingga 2 Agustus 2026, Agrowisata Tepas Papandayan di Kecamatan Cisurupan akan menjadi tuan rumah bagi perhelatan bergengsi, Garut International Kite Festival 2026.
Festival ini tidak sekadar ajang unjuk kreativitas, melainkan sebuah pertemuan budaya dan seni layang-layang berskala global. Tahun ini, langit di atas kawasan pegunungan yang ikonik tersebut dipastikan akan dihiasi oleh keberagaman layang-layang dari 13 negara.
Kolaborasi Lintas Sektor dan Internasional
Penyelenggaraan festival ini mendapatkan dukungan penuh dari unsur koordinasi pimpinan di tingkat daerah, termasuk jajaran TNI dan Polri setempat. Keterlibatan berbagai sektor ini menunjukkan keseriusan Pemerintah Kabupaten Garut dalam menggarap potensi pariwisata yang mampu menarik atensi internasional.
”Kami mengundang seluruh masyarakat, baik warga Kabupaten Garut maupun sahabat dari luar daerah, bahkan di luar Provinsi Jawa Barat, untuk datang ke Cisurupan dan menyaksikan langsung kemeriahan ini,” ungkap Camat Cisurupan, Ma’mun,S.Pd.,M.Pd, yang di dampingi oleh Danramil 1115, Kapten Inf Rahmat Hidayat dan Kapolsek Cisurupan,AKP.Yulius Siswantoro,S.E dalam keterangan resminya, Senin (13/07/2026).
Kehadiran peserta dari 13 negara menjadi daya tarik utama. Para penerbang layang-layang profesional ini akan menampilkan berbagai bentuk, ukuran, dan teknik menerbangkan layang-layang yang mungkin belum pernah disaksikan oleh masyarakat umum sebelumnya.
Di sisi lain,dengan adanya perpaduan antara angin pegunungan Papandayan yang stabil dengan kreativitas seni layang-layang internasional diyakini akan menjadi tontonan yang memanjakan mata.
Mendorong Sektor Pariwisata Lokal
Agrowisata Tepas Papandayan dipilih sebagai lokasi utama bukan tanpa alasan. Lokasi ini dikenal dengan panorama pegunungan yang asri serta udara yang sejuk, menjadikannya latar yang sempurna untuk festival layang-layang. Diharapkan, event ini dapat memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat lokal, mulai dari sektor UMKM, penginapan, hingga layanan transportasi di sekitar Kecamatan Cisurupan.
Festival ini juga menjadi momentum strategis bagi Kabupaten Garut untuk memperkuat posisinya dalam peta pariwisata internasional. Dengan mendatangkan tamu dari berbagai negara, Garut tidak hanya mempromosikan destinasi wisata, tetapi juga nilai-nilai budaya dan keramah-tamahan masyarakat Sunda ke kancah global.
Informasi Tiket dan Akses
Pihak penyelenggara memastikan bahwa akses bagi pengunjung akan diatur dengan efisien untuk menjamin kenyamanan selama acara berlangsung. Masyarakat yang ingin hadir dan menyaksikan langsung pertunjukan International Kite Festival 2026 ini sudah bisa mendapatkan tiket mulai sekarang.
Tiket resmi dapat dibeli secara praktis melalui platform digital Loket.com. Calon pengunjung sangat disarankan untuk memesan tiket lebih awal guna menghindari antrean di lokasi dan memastikan ketersediaan kuota kunjungan.
Dengan perpaduan keindahan alam, sportivitas, dan seni budaya, Garut International Kite Festival 2026 diharapkan dapat menjadi agenda rutin tahunan yang terus menarik wisatawan mancanegara untuk kembali berkunjung ke tanah Garut. (DIX)












Leave a Reply