Suara Pribumi, Suara Kebenaran

Independen, Kritis, Berpihak pada Rakyat

​Memperkokoh Sinergi, Warga Desa Maroko Bangun Jalan Penghubung Antar-Desa via Swadaya

Loading

Garut,TRIBUNPRIBUMI.com – Semangat gotong royong yang menjadi akar budaya masyarakat pedesaan kembali membuktikan kekuatannya di Desa Maroko, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Tanpa menunggu anggaran pemerintah yang mungkin memakan waktu birokrasi, masyarakat Desa Maroko bersama unsur TNI-Polri bahu-membahu melaksanakan pembangunan jalan rabat beton secara swadaya.

​Pembangunan ini difokuskan pada akses krusial di jalur Tanjakan Cigerentel, yang merupakan penghubung utama antara Desa Maroko dan Desa Mekarwangi.

​Gotong Royong sebagai Kekuatan Utama

​Sejak pagi hari, hiruk-pikuk warga sudah terlihat di lokasi pembangunan. Di bawah komando Kepala Desa Maroko, H. Ma’mun Nugraha, puluhan warga dari berbagai unsur tampak kompak. Tidak hanya masyarakat umum, sejumlah tokoh penggerak desa pun turun langsung ke lapangan.

​Tampak hadir mendampingi kegiatan tersebut, Ketua LPM Darjito, Ketua Karang Taruna Ceng Bubuh, serta Ketua BPD Dian. Sinergi ini diperkuat dengan kehadiran personel TNI dan Polri yang turut memberikan pengawalan serta tenaga dalam proses pengecoran jalan. Kehadiran aparat keamanan ini memberikan motivasi tersendiri bagi warga, menciptakan atmosfer kerja yang disiplin namun tetap hangat dalam kekeluargaan.

​Jalur Vital bagi Aktivitas Ekonomi

​Pemilihan lokasi pembangunan di Tanjakan Cigerentel bukanlah tanpa alasan. Jalur ini merupakan akses vital bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas ekonomi sehari-hari. Selama ini, kondisi jalan yang kurang memadai kerap menjadi kendala bagi mobilitas warga yang hendak menjual hasil tani maupun akses pendidikan dan kesehatan antar-desa.

​”Jalan ini adalah urat nadi ekonomi kita. Jika aksesnya bagus, distribusi barang dan mobilitas masyarakat akan lebih lancar,” ujar salah satu warga di sela-sela istirahat kerjanya.

​Apresiasi atas Kepedulian H. Dudung Sudiana

​Keberhasilan pengecoran jalan swadaya ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak. H. Ma’mun Nugraha secara khusus menyampaikan apresiasi mendalam kepada H. Dudung Sudiana. Bantuan material yang diberikan dinilai menjadi pemicu utama lancarnya proses pembangunan.

​”Kami sangat berterima kasih kepada Bapak H. Dudung Sudiana. Bantuan beliau bukan sekadar materi, melainkan bentuk kepedulian nyata yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat kami. Semoga apa yang beliau berikan menjadi amal jariyah yang membawa manfaat berkelanjutan bagi seluruh warga Desa Maroko,” ucap H. Ma’mun dengan penuh rasa syukur.

​Harapan Masa Depan Desa

​Dengan rampungnya pembangunan rabat beton ini, pemerintah desa menaruh harapan besar agar aktivitas ekonomi masyarakat meningkat. Jalan yang aman dan nyaman diharapkan dapat menekan biaya logistik warga serta mempermudah akses bagi anak-anak sekolah maupun warga yang membutuhkan layanan darurat.

​Lebih dari sekadar infrastruktur, keberhasilan pembangunan ini menjadi simbol ketahanan sosial Desa Maroko. Di tengah tantangan ekonomi, budaya gotong royong terbukti mampu menjadi solusi efektif untuk membangun desa secara mandiri tanpa harus sepenuhnya bergantung pada bantuan luar.

​”Semangat yang ditunjukkan hari ini adalah bukti bahwa tidak ada beban yang terlalu berat jika dipikul bersama. Kami berharap sinergi antara warga, TNI-Polri, dan tokoh masyarakat ini terus terjaga demi kemajuan Desa Maroko ke depan,” pungkas H. Ma’mun.

​Pembangunan ini menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di wilayah Cibalong bahwa inisiatif masyarakat, jika dikelola dengan kepemimpinan yang tepat dan sinergi yang kuat, mampu menghadirkan perubahan nyata dalam waktu yang relatif singkat. (Wawan Sutiawan)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *