![]()
Garut,TRIBUNPRIBUMI.com – Pemerintah Desa Karyasari, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, Jawa Barat saat ini terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas infrastruktur yang berdampak langsung terhadap kepentingan masyarakat. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) di Kampung Cinta Asih, RT 02 RW 04, yang dibiayai dari Dana Desa (DD) Tahap I Tahun Anggaran 2026.
Pembangunan TPT tersebut merupakan salah satu program prioritas desa dalam rangka memperkuat struktur tanah, mencegah terjadinya erosi dan longsor, serta menjaga keberlangsungan fungsi jalan dan saluran irigasi yang menjadi penunjang aktivitas masyarakat, khususnya sektor pertanian.
Pelaksanaan kegiatan dilakukan langsung oleh Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Desa Karyasari dengan melibatkan masyarakat setempat. Kehadiran proyek ini mendapat sambutan positif dari warga karena dinilai sangat dibutuhkan, mengingat kondisi wilayah yang memiliki kontur tanah cukup rawan mengalami pergeseran saat musim penghujan tiba.
Berdasarkan papan informasi kegiatan, pembangunan TPT tersebut memiliki volume panjang 225 meter dengan tinggi 0,85 meter atau seluas 96,26 meter persegi. Untuk merealisasikan pekerjaan tersebut, Pemerintah Desa Karyasari mengalokasikan anggaran sebesar Rp129.948.000 yang bersumber dari Dana Desa Tahun 2026.
Selain berfungsi sebagai penahan tanah, keberadaan TPT juga memiliki peran penting dalam melindungi badan jalan agar tidak mengalami kerusakan maupun amblas akibat gerusan air. Di sisi lain, saluran air menuju area persawahan warga juga diharapkan dapat mengalir lebih lancar sehingga mendukung produktivitas pertanian masyarakat.
Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Karyasari, Wawan Gunawan, menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat menjadi salah satu fokus utama pemerintah desa.
Menurutnya, pembangunan TPT bukan hanya sekadar proyek fisik, melainkan bagian dari upaya menciptakan rasa aman bagi masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi desa.
“Kami berkomitmen untuk terus melaksanakan pembangunan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, baik melalui pembangunan infrastruktur maupun pemberdayaan masyarakat. TPT ini dibangun untuk menjaga stabilitas tanah, mencegah longsor, serta melindungi akses jalan dan saluran air yang sangat dibutuhkan warga,” ujar Wawan Gunawan, Rabu (24/06/2026).
Ia menambahkan, keberadaan infrastruktur yang memadai akan memberikan dampak positif terhadap berbagai sektor kehidupan masyarakat. Jalan yang aman dan stabil akan memperlancar aktivitas ekonomi, distribusi hasil pertanian, hingga mobilitas masyarakat sehari-hari.
“Pembangunan seperti ini akan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Selain memberikan rasa aman, akses yang lebih baik juga mendukung kegiatan ekonomi masyarakat sehingga dapat mendorong peningkatan kesejahteraan warga,” tambahnya.
Pemanfaatan Dana Desa untuk pembangunan TPT ini sejalan dengan program pemerintah dalam memperkuat pembangunan dari tingkat desa. Dana Desa tidak hanya diarahkan untuk pembangunan sarana dan prasarana, tetapi juga sebagai instrumen dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pembangunan yang tepat sasaran dan berkelanjutan.
Warga Kampung Cinta Asih pun menyambut baik selesainya pembangunan TPT tersebut. Mereka berharap keberadaan bangunan penahan tanah itu mampu memberikan perlindungan dalam jangka panjang, terutama saat curah hujan tinggi yang kerap menimbulkan kekhawatiran akan terjadinya longsor.
Dengan rampungnya pembangunan TPT di RT 02 RW 04 Kampung Cinta Asih, Pemerintah Desa Karyasari berharap manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat. Ke depan, pembangunan infrastruktur yang berorientasi pada keselamatan, kenyamanan, dan peningkatan kesejahteraan warga akan terus menjadi prioritas dalam mewujudkan desa yang maju, mandiri, dan sejahtera. (Wawan Sutiawan)













Leave a Reply