Suara Pribumi, Suara Kebenaran

Independen, Kritis, Berpihak pada Rakyat

Kajati Jabar Kukuhkan Dua Pejabat Baru, Perkuat Bidang Pemulihan Aset dan Pidana Militer

Loading

Bandung,TRIBUNPRIBUMI.com – Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, Dr. Sutikno, S.H., M.H., secara resmi melantik Dr. Efendi, S.H., M.H. sebagai Asisten Pemulihan Aset dan Erwin Desamarasolhan, S.H. sebagai Asisten Pidana Militer Kejaksaan Tinggi Jawa Barat. Prosesi pelantikan berlangsung di Aula R. Soeprapto Kejati Jabar, Rabu (24/06/2026).

Pelantikan tersebut menjadi bagian dari upaya penguatan organisasi sekaligus peningkatan kinerja Kejaksaan Tinggi Jawa Barat dalam menjalankan fungsi penegakan hukum yang profesional, akuntabel, dan berintegritas.

Dalam sambutannya, Kajati Jabar menegaskan pentingnya peran Asisten Pemulihan Aset dalam mengoptimalkan pengelolaan dan pemulihan aset hasil tindak pidana. Menurutnya, langkah tersebut harus dilakukan secara profesional dan akuntabel guna mendukung peningkatan penerimaan negara serta memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.

“Kepada Asisten Pemulihan Aset yang baru dilantik, saya berharap koordinasi lintas sektor terus diperkuat agar pengelolaan dan pemulihan aset dapat berjalan optimal serta memberikan kontribusi nyata bagi negara,” ujar Sutikno.

Sementara itu, kepada Asisten Pidana Militer yang baru, Kajati menekankan pentingnya membangun sinergitas yang kuat dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan aparat penegak hukum lainnya. Menurutnya, pelaksanaan tugas di bidang pidana militer harus dilakukan secara profesional, berintegritas, dan menjunjung tinggi rasa keadilan demi mendukung penegakan hukum yang efektif.

Ia juga mengingatkan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap institusi Kejaksaan harus terus dijaga melalui kinerja yang berkualitas dan berorientasi pada kepentingan publik.

Pada kesempatan tersebut, Kajati Jawa Barat turut menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada pejabat sebelumnya atas dedikasi dan pengabdiannya selama menjalankan tugas di Kejaksaan Tinggi Jawa Barat.

Menurutnya, keberhasilan membangun kepercayaan publik tidak terlepas dari kerja keras serta komitmen para pejabat yang telah memberikan kontribusi terbaik bagi institusi Adhyaksa.

Lebih lanjut, Sutikno menegaskan bahwa pelantikan pejabat bukan sekadar agenda seremonial maupun pergantian jabatan semata, melainkan momentum untuk mempertegas tanggung jawab moral, profesional, dan institusional bagi setiap insan Adhyaksa yang mendapat amanah memimpin di tempat penugasan yang baru.

Dengan pelantikan ini, Kejaksaan Tinggi Jawa Barat diharapkan semakin solid dalam menjalankan tugas dan fungsi penegakan hukum serta mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

Sementara itu, Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Jawa Barat, Nur Sricahyawijaya, S.H., M.H., menyatakan bahwa pergantian pejabat merupakan bagian dari dinamika organisasi untuk memperkuat pelaksanaan tugas dan meningkatkan kinerja institusi. (GUS)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *