![]()
Garut,TRIBUNPRIBUMI.com – Komitmen menjaga kebersihan lingkungan dan memperkuat budaya gotong royong terus digaungkan Pemerintah Kelurahan Sukamentri, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Melalui program rutin Jumat Bersih, Lurah Sukamentri Wijiyono, S.E., M.Si. mengajak seluruh Ketua RW se-Kelurahan Sukamentri untuk terus menjadi motor penggerak masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman.
Ajakan tersebut disampaikan menyusul konsistensi sejumlah wilayah yang aktif melaksanakan kerja bakti bersama warga. Di antara yang mendapat apresiasi khusus adalah Ketua RW 09 Yana Rudiana dan Ketua RW 23 Deni Firmansyah, yang dinilai berhasil menjaga semangat kebersamaan dan partisipasi masyarakat melalui kegiatan Jumat Bersih yang dilaksanakan secara berkelanjutan.
Menurut Wijiyono, keberhasilan suatu wilayah dalam menjaga kebersihan lingkungan sangat bergantung pada kepedulian dan keteladanan para pemimpin di tingkat RW dan RT. Karena itu, ia berharap seluruh Ketua RW di Kelurahan Sukamentri dapat terus menggerakkan masyarakat agar budaya gotong royong tetap hidup di tengah perkembangan zaman.
“Kami mengajak seluruh Ketua RW se-Kelurahan Sukamentri untuk terus bersama-sama menggerakkan warga dalam menjaga kebersihan lingkungan. Apa yang dilakukan Ketua RW 09 dan RW 23 merupakan contoh nyata bagaimana kepemimpinan yang dekat dengan masyarakat mampu menumbuhkan semangat kebersamaan dan kepedulian lingkungan,” ujar Wijiyono saat diwawancarai awak media melalui sambungan WhatsApp, Jumat (19/06/2026).
Ia menegaskan bahwa gotong royong merupakan salah satu kekuatan utama masyarakat Indonesia yang harus terus dipelihara. Di tengah kehidupan modern yang semakin individualistis, nilai-nilai kebersamaan dinilai menjadi modal sosial yang sangat penting dalam mendukung pembangunan wilayah.
Dalam kegiatan Jumat Bersih yang dilaksanakan di berbagai lingkungan RW, warga tampak antusias membersihkan jalan lingkungan, saluran drainase, fasilitas umum, hingga area yang berpotensi menjadi sumber penyakit. Kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan menciptakan lingkungan yang bersih dan indah, tetapi juga sebagai upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.
Menurut Wijiyono, lingkungan yang bersih akan memberikan banyak manfaat, mulai dari mencegah munculnya berbagai penyakit hingga menciptakan suasana yang nyaman dan aman bagi warga. Oleh sebab itu, menjaga kebersihan bukan hanya menjadi tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.
“Kebersihan lingkungan merupakan kebutuhan bersama. Ketika masyarakat memiliki kesadaran untuk menjaga lingkungan, maka berbagai persoalan dapat diselesaikan secara kolektif melalui semangat gotong royong,” katanya.
Selain berdampak pada kebersihan lingkungan, kegiatan kerja bakti rutin juga dinilai memiliki manfaat sosial yang besar. Interaksi antarwarga yang terjalin dalam kegiatan tersebut mampu mempererat silaturahmi, meningkatkan rasa kepedulian sosial, serta memperkuat persatuan dan kekompakan di tengah masyarakat.
Ketua Forum RW Kelurahan Sukamentri, Ahmad Ismail, turut memberikan apresiasi terhadap para Ketua RW yang secara konsisten membangun partisipasi masyarakat. Menurutnya, keberhasilan pembangunan lingkungan tidak hanya ditentukan oleh program pemerintah, tetapi juga oleh kesadaran dan keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga hasil pembangunan tersebut.
“RW 09 dan RW 23 telah membuktikan bahwa ketika seorang pemimpin wilayah mampu menjadi teladan, masyarakat akan ikut bergerak bersama. Ini merupakan contoh positif yang layak menjadi inspirasi bagi wilayah lainnya,” ungkap Ahmad Ismail.
Sementara itu, sejumlah warga menyampaikan bahwa program Jumat Bersih memberikan dampak positif yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Selain lingkungan menjadi lebih bersih dan tertata, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk memperkuat komunikasi dan mempererat hubungan antarwarga.
Masyarakat berharap kegiatan seperti ini dapat terus dipertahankan dan semakin melibatkan seluruh lapisan masyarakat, sehingga budaya gotong royong tetap terjaga dan menjadi karakter kuat warga Sukamentri.
Di bawah kepemimpinan Lurah Sukamentri Wijiyono, S.E., M.Si., semangat kolaborasi antara pemerintah kelurahan, pengurus RW, RT, tokoh masyarakat, dan warga terus diperkuat. Langkah yang ditunjukkan oleh RW 09 dan RW 23 menjadi bukti bahwa perubahan positif dapat dimulai dari kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
Melalui program Jumat Bersih yang dilaksanakan secara rutin, Kelurahan Sukamentri tidak hanya membangun lingkungan yang bersih dan sehat, tetapi juga memperkokoh nilai-nilai kebersamaan, kepedulian sosial, dan gotong royong yang menjadi identitas bangsa Indonesia.
Dengan dukungan seluruh Ketua RW dan partisipasi aktif masyarakat, Sukamentri diharapkan terus menjadi contoh wilayah yang harmonis, tertib, dan berdaya dalam membangun lingkungannya secara mandiri. (*)












Leave a Reply