![]()
Bogor,TRIBUNPRIBUMI.com – Pemerintah Desa Karyamekar, Kecamatan Cariu, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, sukses menggelar Hajat Bumi dan Pesta Rakyat Hari Jadi Desa Karyamekar ke-42 dengan penuh kemeriahan, khidmat, dan nuansa budaya Sunda yang kental, Sabtu (09/05/2026). Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari semarak Hari Jadi Bogor ke-544 tingkat Kecamatan Cariu.
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Camat Cariu, Gogo Badaruddin, Kepala Desa Karyamekar Jaji, jajaran TP-PKK, aparatur desa, Ketua MUI Desa Karyamekar, para kepala dusun, Karang Taruna, Ketua BPD, LPM, BUMDes, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Linmas, Satpol PP, para kepala desa se-Kecamatan Cariu, serta tokoh masyarakat yang turut memberikan dukungan penuh atas suksesnya kegiatan tersebut.
Dengan mengusung semangat “Ngamumule Budaya, Ngawangun Desa”, kegiatan tahunan ini berubah menjadi pesta rakyat yang dipadati masyarakat dari berbagai wilayah. Antusiasme warga begitu tinggi, menunjukkan kecintaan masyarakat terhadap tradisi sekaligus dukungan penuh terhadap pembangunan desa.
Tak hanya menghadirkan hiburan, Pemerintah Desa Desa Karyamekar juga membuka pelayanan publik terpadu, mulai dari administrasi kependudukan, pemeriksaan kesehatan gratis, hingga pelayanan pembayaran PBB, sebagai bentuk nyata pelayanan yang dekat, cepat, dan responsif kepada masyarakat.
Puncak acara semakin semarak dengan pertunjukan Wayang Golek bersama dalang ternama H. Dadan Sunandar Sunarya yang berhasil memukau ribuan warga. Suasana tradisional khas Sunda terasa begitu hidup, menjadikan Hajat Bumi bukan sekadar hiburan, melainkan simbol pelestarian budaya leluhur.
Dalam sambutannya, Camat Cariu, Gogo Badaruddin, menegaskan bahwa Hajat Bumi Desa Karyamekar merupakan wujud nyata kekompakan pemerintah desa dan masyarakat dalam menjaga tradisi, memperkuat identitas budaya, serta membangun desa secara berkelanjutan.
“Saya mengapresiasi Pemerintah Desa Karyamekar dan seluruh masyarakat yang telah menjaga tradisi luhur ini. Semoga momentum Hajat Bumi ke-42 ini semakin mempererat persatuan, menumbuhkan semangat gotong royong, dan menjadi energi positif untuk mewujudkan Desa Karyamekar yang semakin maju, mandiri, sejahtera, dan berbudaya,” tegas Gogo Badaruddin.
Sementara itu, Kepala Desa Karyamekar, Jaji, menyampaikan rasa syukur atas suksesnya seluruh rangkaian kegiatan.
“Alhamdulillah, momentum ini bukan hanya perayaan hari jadi desa, tetapi bentuk rasa syukur bersama. Kami ingin menghadirkan kegiatan yang bermanfaat, mempererat silaturahmi, serta menjaga warisan budaya agar tetap hidup di tengah masyarakat,” ujar Jaji.
Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, lancar, dan penuh keberkahan. Hajat Bumi ke-42 Desa Karyamekar menjadi simbol kuat persatuan, gotong royong, dan komitmen bersama dalam mewujudkan desa yang semakin maju, sehat, sejahtera, religius, dan berbudaya.(REZZA)
