![]()
Garut,TRIBUNPRIBUMI.com– Upaya membangkitkan perekonomian masyarakat melalui pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus dilakukan di berbagai daerah. Di Desa Cimanganten, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Jawa Barat, semangat tersebut diwujudkan oleh Ketua RW 12, Jujun, yang tengah mempersiapkan penyelenggaraan Pasar Rakyat sebagai wadah bagi para pelaku UMKM untuk mempromosikan sekaligus memasarkan produk-produk unggulan hasil karya masyarakat.
Bagi Jujun, UMKM merupakan tulang punggung ekonomi masyarakat. Keberadaan usaha-usaha kecil yang dikelola warga dinilai memiliki peran penting dalam meningkatkan pendapatan keluarga, membuka lapangan pekerjaan, serta memperkuat ketahanan ekonomi di tingkat lingkungan.
Berangkat dari semangat tersebut, Jujun bersama jajaran pengurus RW, Ketua RT, tokoh masyarakat, pemuda, dan para pelaku UMKM bergotong royong mempersiapkan Pasar Rakyat yang diharapkan menjadi momentum kebangkitan ekonomi warga RW 12.
“Kami ingin Pasar Rakyat ini menjadi ruang bagi masyarakat untuk memperkenalkan produk-produk lokal yang berkualitas. Banyak warga yang memiliki usaha rumahan dengan potensi besar, sehingga perlu diberikan kesempatan agar produknya dikenal lebih luas,” ujar Jujun saat di wawancarai awak media melalui sambungan Whatsapp miliknya,Kamis (30/07/2026).
Menurutnya, Pasar Rakyat tidak sekadar menghadirkan aktivitas jual beli, tetapi juga menjadi bagian dari gerakan pemberdayaan masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, para pelaku UMKM memiliki kesempatan untuk memperluas jaringan pemasaran, meningkatkan kepercayaan diri dalam berwirausaha, serta memperoleh pengalaman berinteraksi langsung dengan konsumen.
Berbagai produk unggulan masyarakat akan ditampilkan dalam kegiatan tersebut, mulai dari aneka kuliner tradisional, makanan dan minuman olahan, hasil pertanian, kerajinan tangan, produk kreatif, hingga berbagai usaha rumahan yang selama ini menjadi sumber penghasilan keluarga.
Jujun menilai, kualitas produk UMKM di wilayahnya tidak kalah dengan produk dari daerah lain. Namun, masih banyak pelaku usaha yang membutuhkan ruang promosi agar produknya dikenal masyarakat secara lebih luas.
“Kalau produknya bagus tetapi tidak memiliki tempat untuk dipasarkan, tentu perkembangannya akan lambat. Karena itu kami ingin menghadirkan Pasar Rakyat sebagai solusi agar pelaku UMKM dapat bertemu langsung dengan masyarakat,” katanya.
Ia mengatakan, keberhasilan pembangunan ekonomi tidak hanya bergantung pada program pemerintah semata, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat. Oleh sebab itu, semangat gotong royong menjadi modal utama dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
Jujun berharap Pasar Rakyat mampu menumbuhkan rasa bangga masyarakat terhadap produk lokal. Menurutnya, ketika masyarakat mulai mencintai dan membeli hasil karya warganya sendiri, maka secara otomatis perputaran ekonomi di lingkungan akan semakin meningkat.
“Kita harus mulai dari lingkungan sendiri. Jika masyarakat membeli produk tetangganya, maka uang akan terus berputar di wilayah kita. Dampaknya tentu sangat baik bagi peningkatan kesejahteraan warga,” ungkapnya.
Selain memberikan manfaat ekonomi, Pasar Rakyat juga dirancang sebagai ajang mempererat hubungan sosial antarwarga. Melalui kegiatan tersebut, masyarakat dapat berkumpul, bersilaturahmi, saling bertukar pengalaman, sekaligus memberikan motivasi kepada para pelaku usaha agar terus berkembang.
Jujun optimistis kegiatan ini akan mendapat sambutan positif dari masyarakat. Ia menilai antusiasme warga terhadap berbagai kegiatan yang melibatkan UMKM selama ini cukup tinggi, sehingga menjadi modal penting untuk menyukseskan Pasar Rakyat.
Ia pun mengajak seluruh masyarakat Desa Cimanganten maupun warga dari wilayah sekitar untuk hadir dan ikut meramaikan kegiatan tersebut.
“Kami mengundang seluruh masyarakat untuk datang, berbelanja, dan mendukung produk-produk lokal. Setiap pembelian yang dilakukan merupakan bentuk dukungan nyata terhadap pelaku UMKM agar terus berkembang,” terangya.
Lebih lanjut, Jujun berharap Pasar Rakyat dapat menjadi agenda rutin yang diselenggarakan setiap tahun. Dengan kegiatan yang berkesinambungan, ia yakin akan lahir semakin banyak pelaku usaha baru yang kreatif, inovatif, dan mampu bersaing di tengah perkembangan dunia usaha.
Menurutnya, keberhasilan pemberdayaan UMKM memerlukan sinergi berbagai pihak, mulai dari pemerintah desa, pemerintah kecamatan, dinas terkait, pelaku usaha, hingga masyarakat sebagai konsumen.
“Dukungan dari semua pihak sangat kami harapkan. Dengan kolaborasi yang baik, kami optimistis UMKM di Desa Cimanganten akan semakin maju, berkembang, dan memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan ekonomi masyarakat,” katanya.
Ia juga berharap Pasar Rakyat menjadi inspirasi bagi wilayah lain untuk terus mengembangkan potensi ekonomi lokal melalui pemberdayaan masyarakat. Menurutnya, pembangunan ekonomi yang kuat harus dimulai dari lingkungan terkecil dengan memanfaatkan potensi yang dimiliki warga.
Menutup keterangannya, Jujun menegaskan bahwa Pasar Rakyat bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan langkah nyata untuk membangun ekonomi kerakyatan yang mandiri dan berkelanjutan.
“Harapan kami, Pasar Rakyat menjadi gerakan bersama dalam membangun ekonomi masyarakat. Dengan semangat gotong royong, kerja sama, dan dukungan semua pihak, kami yakin UMKM di RW 12 Desa Cimanganten akan terus berkembang, semakin maju, serta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan,” pungkasnya. (YSF)













Leave a Reply