Desa Situsari: Kades Ridwan Fauzi Tegaskan Ratusan Bantuan Terima Bansos Pangan Tepat Sasaran dan Berdampak Nyata

Loading

Desa Situsari: Kades Ridwan Fauzi Tegaskan Ratusan Bantuan Terima Bansos Pangan Tepat Sasaran dan Berdampak Nyata

Garut,ARNEWSONLINE.co.id – Pemerintah Desa Situsari, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, Jawa Barat kembali menyalurkan bantuan sosial (bansos) pangan kepada ratusan warga. Sebanyak 714 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menerima bantuan berupa beras dan minyak goreng yang dinilai sangat membantu meringankan beban ekonomi masyarakat di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok.

Penyaluran bantuan ini berlangsung tertib dan lancar di lokasi yang telah ditentukan oleh pemerintah desa, dengan melibatkan perangkat desa, pendamping sosial, serta unsur keamanan guna memastikan proses berjalan aman dan kondusif.

Kepala Desa Situsari, Ridwan Fauzi, menyampaikan rasa syukurnya atas tersalurkannya bantuan tersebut kepada masyarakat yang membutuhkan. Ia menjelaskan bahwa setiap keluarga penerima mendapatkan 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng per kepala keluarga.

“Alhamdulillah, sebanyak 714 KPM warga Desa Situsari telah menerima bantuan pangan. Masing-masing mendapatkan beras 20 kilogram dan minyak goreng 4 liter. Bantuan ini sangat membantu dan kami pastikan tepat sasaran,” ujar Ridwan Fauzi saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (28/04/2026).

Menurutnya, bantuan tersebut menjadi salah satu bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam menjawab kebutuhan masyarakat, terutama dalam menghadapi tekanan ekonomi yang masih dirasakan oleh sebagian warga.

Sejak pagi hari, warga tampak antusias mendatangi lokasi penyaluran. Mereka datang dengan membawa dokumen persyaratan yang telah ditentukan. Meski jumlah penerima cukup banyak, proses distribusi berjalan tertib berkat penerapan sistem antrean yang rapi serta pengaturan waktu yang baik.

Ridwan Fauzi menegaskan, keberhasilan penyaluran bansos ini tidak terlepas dari kerja sama berbagai pihak. Ia juga memastikan bahwa data penerima bantuan telah melalui proses verifikasi yang ketat agar benar-benar diterima oleh warga yang berhak.

“Kami melakukan verifikasi data secara bertahap dan teliti. Prinsip kami adalah transparansi dan akuntabilitas, sehingga bantuan ini benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan,” tegasnya.

Desa Situsari sendiri merupakan wilayah dengan karakter agraris, di mana sebagian besar penduduknya menggantungkan hidup dari sektor pertanian dan pekerjaan sebagai buruh harian lepas. Kondisi ini membuat masyarakat cukup rentan terhadap fluktuasi ekonomi, terutama ketika harga kebutuhan pokok mengalami kenaikan.

Oleh karena itu, bantuan pangan seperti beras dan minyak goreng menjadi sangat relevan dan dibutuhkan. Selain membantu mengurangi beban pengeluaran rumah tangga, bantuan ini juga berperan dalam menjaga ketahanan pangan keluarga.
Salah satu warga penerima manfaat, Mimin (50), mengaku sangat bersyukur atas bantuan yang diterimanya. Ia mengatakan bahwa bantuan tersebut sangat berarti bagi keluarganya.

“Alhamdulillah, bantuan ini sangat membantu. Beras 20 kilogram bisa untuk kebutuhan keluarga kami beberapa minggu ke depan, ditambah minyak goreng juga sangat bermanfaat,” ungkapnya.

Hal serupa juga disampaikan warga lainnya yang berharap program bantuan sosial seperti ini dapat terus berlanjut di masa mendatang. Mereka menilai bantuan tersebut tidak hanya memberikan manfaat secara ekonomi, tetapi juga menjadi bukti kepedulian pemerintah terhadap masyarakat kecil.

Dalam kesempatan tersebut, Ridwan Fauzi juga membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan masukan, kritik, maupun laporan apabila terdapat ketidaksesuaian dalam penyaluran bantuan.

“Jika ada warga yang merasa berhak namun belum terdata, kami persilakan untuk melapor. Kami akan evaluasi bersama agar ke depan penyaluran bisa lebih optimal,” katanya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga semangat gotong royong dan saling membantu antarwarga, sehingga dampak dari bantuan yang diberikan dapat dirasakan lebih luas.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa program bansos pangan ini merupakan bagian dari kebijakan pemerintah dalam menjaga stabilitas sosial dan ekonomi masyarakat, khususnya di tingkat desa.

Pemerintah Desa Situsari, kata dia, berkomitmen untuk terus mengawal setiap program bantuan agar tepat guna dan tepat sasaran, sekaligus mendorong program-program pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Harapan kami ke depan, masyarakat tidak hanya bergantung pada bantuan, tetapi juga mampu meningkatkan taraf hidup melalui berbagai program pemberdayaan yang ada,” pungkasnya.

Dengan tersalurkannya bantuan kepada 714 KPM ini, diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Situsari serta memperkuat ketahanan pangan di tingkat rumah tangga. Pemerintah desa pun optimistis bahwa dengan sinergi yang baik antara pemerintah dan masyarakat, kondisi ekonomi warga akan semakin membaik di masa mendatang. (*)

TRIBUNPRIBUMI.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *