Sinergi Polres Garut dan Petani, 14,3 Ton Jagung Berhasil Diserap ke Gudang Bulog Copong Mandala

Loading

Garut,TRIBUNPRIBUMI.com – Komitmen dalam mendukung ketahanan pangan nasional terus ditunjukkan jajaran kepolisian. Kali ini, melalui kegiatan penyerapan hasil pertanian berupa jagung pipil, Polres Garut berhasil menyalurkan hasil panen petani ke gudang Bulog sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas pangan dan kesejahteraan petani.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu, 8 April 2026, mulai pukul 16.30 WIB hingga selesai, bertempat di Gudang Bulog Copong Mandala, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Penyerapan ini menjadi salah satu langkah konkret dalam menghubungkan hasil produksi petani dengan lembaga penyangga pangan pemerintah.

Hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pihak yang berperan penting dalam rantai distribusi pangan. Di antaranya Kabag SDM Polres Garut, Kompol Eka Anggriana, S.H., M.A.P., Kapolsek Sukawening AKP Budiman Suhardiana, S.H., jajaran Bhabinkamtibmas Polsek Sukawening, Kepala Gudang Bulog Kabupaten Garut Cepi, perwakilan Kelompok Tani Mekarjaya Kecamatan Sukawening, serta Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Sukawening.

Dalam pelaksanaannya, penyerapan jagung pipil yang dilakukan mencapai total 14,3 ton, seluruhnya berasal dari wilayah hukum Polsek Sukawening. Jumlah tersebut merupakan hasil kerja sama antara petani lokal dengan dukungan aktif dari aparat kepolisian yang turut memfasilitasi proses distribusi hingga ke gudang Bulog.

Kegiatan ini tidak hanya sebatas penyerapan hasil panen, tetapi juga menjadi bentuk nyata kehadiran negara melalui aparat kepolisian dalam membantu petani. Dengan adanya penyaluran langsung ke Bulog, petani mendapatkan kepastian pasar dan harga yang lebih stabil, sehingga mampu meningkatkan semangat produksi di sektor pertanian.

Kompol Eka Anggriana dalam kesempatan tersebut menegaskan bahwa keterlibatan Polres Garut dalam kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan terhadap program pemerintah di bidang ketahanan pangan. Ia menyebutkan bahwa kepolisian tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan, tetapi juga turut hadir dalam membantu kesejahteraan masyarakat, termasuk para petani.

Sementara itu, Kapolsek Sukawening AKP Budiman Suhardiana menambahkan bahwa sinergi antara kepolisian, petani, dan instansi terkait seperti Bulog serta BPP menjadi kunci keberhasilan kegiatan ini. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan guna menjaga stabilitas pangan di wilayah Garut.

Di sisi lain, perwakilan Kelompok Tani Mekarjaya menyambut baik adanya penyerapan ini. Mereka mengaku sangat terbantu dengan adanya dukungan dari Polres Garut, terutama dalam hal akses distribusi dan kepastian penjualan hasil panen. Hal ini dinilai mampu mengurangi kekhawatiran petani terhadap anjloknya harga di pasaran.

Peran Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Sukawening juga tidak kalah penting dalam kegiatan ini. Selain mendampingi petani dalam proses budidaya, BPP turut membantu dalam memastikan kualitas hasil panen yang diserap memenuhi standar yang ditetapkan oleh Bulog.

Secara keseluruhan, kegiatan berlangsung dalam situasi yang aman, tertib, dan kondusif. Proses penyerapan berjalan lancar tanpa kendala berarti, mencerminkan koordinasi yang baik antar semua pihak yang terlibat.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan hubungan sinergis antara kepolisian, petani, dan lembaga pemerintah dapat terus diperkuat. Selain menjaga stabilitas pasokan pangan, langkah ini juga menjadi bagian penting dalam mendorong kemandirian dan kesejahteraan petani di Kabupaten Garut. (DIX)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *