![]()
Garut,TRIBUNPRIBUMI.com – Dalam rangka memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat selama momen libur Hari Raya Idul Fitri, sinergi antara TNI dan Polri terus ditingkatkan. Salah satunya terlihat di kawasan objek wisata Pantai Cijeruk, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut, Jawa Barat yang menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan.
Personel dari Koramil 1119 Pameungpeuk yang dipimpin oleh Serka Aceng Saepuloh bersama jajaran kepolisian dan instansi terkait turun langsung ke lapangan untuk melakukan pengamanan secara intensif. Langkah ini dilakukan guna mengantisipasi lonjakan pengunjung serta potensi gangguan keamanan yang bisa terjadi di tengah meningkatnya aktivitas masyarakat.
Pengamanan difokuskan pada sejumlah titik strategis, mulai dari kawasan objek wisata, jalur akses utama, hingga pusat keramaian lainnya. Kehadiran aparat gabungan ini menjadi bentuk nyata komitmen dalam menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif selama masa libur panjang.
Serka Aceng Saepuloh menjelaskan bahwa patroli gabungan menjadi salah satu langkah utama dalam menjaga stabilitas keamanan. Patroli dilakukan secara rutin di kawasan Pantai Cijeruk, khususnya di sepanjang Jalan Miramareu, yang merupakan jalur utama menuju lokasi wisata tersebut.
“Kami bersama Polri dan instansi terkait melaksanakan patroli secara intensif guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif. Kehadiran kami di lapangan juga untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat yang sedang menikmati liburan,” ujarnya. Rabu, (25/03/2026).
Selain patroli, personel gabungan juga ditempatkan di sejumlah titik objek wisata. Mereka bertugas mengatur arus lalu lintas yang meningkat signifikan, membantu pengunjung, serta memberikan imbauan terkait keselamatan, terutama di area pantai yang memiliki potensi risiko bagi wisatawan.
Tidak hanya itu, pengamanan juga mencakup lingkungan strategis, termasuk saat berlangsungnya kegiatan pemerintahan atau kunjungan kerja pejabat di wilayah tersebut. Hal ini dilakukan guna memastikan seluruh aktivitas berjalan lancar tanpa gangguan yang berarti.
Kesiapsiagaan aparat juga terlihat dari keberadaan pos-pos pengamanan (Pos Pam) yang disiagakan di beberapa titik. Personel gabungan berjaga selama 24 jam untuk merespons dengan cepat jika terjadi keadaan darurat, baik itu gangguan keamanan, kecelakaan, maupun kejadian lainnya.
Upaya preventif yang dilakukan ini mendapat respons positif dari masyarakat dan para wisatawan. Mereka merasa lebih aman dan nyaman dengan kehadiran aparat di lokasi wisata, sehingga dapat menikmati momen liburan bersama keluarga dengan tenang.
Salah seorang pengunjung, Arul Syahrul (45) mengungkapkan bahwa pengamanan yang dilakukan sangat membantu, terutama dalam mengatur lalu lintas dan memberikan rasa aman di tengah keramaian. “Kami merasa lebih tenang karena banyak petugas yang berjaga. Liburan jadi lebih nyaman,” katanya.
Sementara itu, dia menegaskan bahwa sinergitas antara TNI, Polri, dan seluruh elemen terkait merupakan kunci utama dalam menjaga stabilitas keamanan, khususnya di kawasan wisata yang menjadi pusat aktivitas masyarakat saat libur Lebaran.
Menurutnya, kerja sama yang solid ini harus terus dipertahankan dan ditingkatkan, tidak hanya pada momen hari besar, tetapi juga dalam menjaga keamanan sehari-hari di tengah masyarakat.
“Sinergi ini sangat penting untuk memastikan masyarakat merasa aman. Dengan kebersamaan dan koordinasi yang baik, kita bisa menciptakan suasana yang kondusif, terutama di tempat-tempat yang menjadi tujuan wisata,” ungkapnya.
Dengan berbagai langkah yang telah dilakukan, diharapkan seluruh rangkaian aktivitas libur Lebaran di kawasan Pantai Cijeruk dapat berjalan dengan lancar, aman, dan memberikan pengalaman yang menyenangkan bagi para pengunjung.
Pengamanan yang optimal ini juga menjadi bukti bahwa kehadiran negara melalui aparat TNI-Polri benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya dalam memberikan perlindungan dan pelayanan di tengah momen penting seperti Hari Raya Idul Fitri. (Wawan Sutiawan)
