![]()
Garut,TRIBUNPRIBUMI.com – Menyambut libur panjang dan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, jajaran Polsek Cibalong bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) melalui Puskesmas Cibalong memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan kesehatan masyarakat, khususnya di kawasan objek wisata Pantai Karang Paranje, Desa Karyasari, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Kapolsek Cibalong, IPTU Irwandani, menegaskan bahwa pihaknya telah mengambil berbagai langkah strategis guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif di tengah meningkatnya aktivitas wisata masyarakat. Pantai Karang Paranje yang dikenal sebagai salah satu destinasi favorit di wilayah selatan Garut diprediksi akan mengalami lonjakan pengunjung selama masa libur Lebaran.
“Kami bersama Dinas Kesehatan dan instansi terkait memastikan bahwa pengunjung objek wisata maupun fasilitas publik dapat menikmati liburan dengan aman dan nyaman. Fokus kami tidak hanya pada pengamanan, tetapi juga pada kesehatan masyarakat,” ujar IPTU Irwandani di sela kegiatan monitoring,Rabu (25/03/2026).
Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Polsek Cibalong mengintensifkan patroli rutin di sejumlah titik strategis, khususnya di kawasan wisata, jalur akses, dan area yang berpotensi menimbulkan kerawanan. Patroli ini dilakukan secara berkala, baik siang maupun malam hari, guna mengantisipasi tindak kriminalitas serta gangguan keamanan lainnya.
Selain itu, pendekatan humanis juga menjadi prioritas dalam setiap kegiatan pengamanan. Petugas di lapangan tidak hanya bertindak sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai pelayan masyarakat dengan memberikan edukasi dan imbauan secara persuasif kepada para pengunjung.
“Kami mengingatkan pengunjung agar selalu berhati-hati, menjaga barang bawaan, tidak lengah terhadap lingkungan sekitar, serta memastikan anak-anak tetap dalam pengawasan orang tua, terutama saat berada di area pantai,” tambahnya.
Mengantisipasi potensi bahaya di kawasan pesisir, pihak kepolisian juga berkoordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk memantau kondisi cuaca secara berkala. Informasi terkait gelombang tinggi, angin kencang, maupun potensi cuaca ekstrem menjadi acuan penting dalam memberikan peringatan dini kepada masyarakat.
Di sisi lain, Dinas Kesehatan melalui Puskesmas Cibalong turut berperan aktif dalam mendukung kelancaran dan kenyamanan aktivitas wisata. Dengan menggandeng TNI dan Polri, Dinkes mendirikan posko pelayanan kesehatan di titik-titik yang dinilai strategis dan ramai pengunjung.
Petugas medis disiagakan selama 24 jam untuk memberikan penanganan cepat terhadap berbagai kondisi darurat, mulai dari kelelahan, dehidrasi, luka ringan, hingga gangguan kesehatan lainnya yang mungkin dialami wisatawan.
“Kami memastikan kesiapan tenaga medis dan fasilitas kesehatan di lapangan. Ini penting untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat, sehingga jika terjadi sesuatu dapat segera ditangani,” ungkap salah satu petugas kesehatan di lokasi.
Tidak hanya fokus pada penanganan medis, Dinas Kesehatan juga melakukan monitoring terhadap kebersihan lingkungan di area wisata. Edukasi kepada pedagang dan pengunjung terkait pentingnya menjaga kebersihan serta pola hidup sehat terus digencarkan guna mencegah timbulnya penyakit.
Sinergi antara aparat keamanan dan tenaga kesehatan ini menjadi bagian dari komitmen bersama dalam memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat. Kehadiran petugas di lapangan diharapkan mampu menciptakan suasana yang tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh pengunjung.
Dengan berbagai langkah antisipatif yang telah dilakukan, Polsek Cibalong dan Dinas Kesehatan optimistis bahwa aktivitas wisata selama libur Idul Fitri 2026 di Pantai Karang Paranje dapat berjalan lancar tanpa hambatan berarti.
Masyarakat pun diimbau untuk tetap mematuhi aturan yang berlaku, menjaga keselamatan diri, serta ikut berperan aktif dalam menciptakan suasana liburan yang kondusif. (Wawan Sutiawan)
