![]()
Garut,TRIBUNPRIBUMI.com – Sebanyak 10,5 ton jagung hasil panen petani dari Poktan Mekarjaya, Desa Sudalarang, Kecamatan Sukawening, resmi diserap Bulog Kabupaten Garut. Proses pengangkutan hingga pengiriman ke gudang Bulog berlangsung dengan pengawalan ketat aparat kepolisian, Selasa (24/02/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kabag SDM Polres Garut, Kompol Eka Anggriana, SH, M.A.P, bersama Kapolsek Sukawening, AKP Budiman Suhardiana, S.H., beserta anggota. Turut hadir perwakilan UPT Pertanian Kecamatan Sukawening, Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Sukawening, pegawai Bulog Kabupaten Garut, serta Ketua Poktan Mekarjaya, Jajang Sumpena.
Pengangkutan Dimulai Pukul 14.00 WIB
Pengambilan hasil panen jagung dimulai sekitar pukul 14.00 WIB di Kampung Cikendal RT 01/09, Desa Sudalarang. Jagung yang telah melalui proses sortir dan pengecekan kualitas kemudian dimuat ke dalam kendaraan truk untuk dibawa menuju Gudang Bulog Sukagalih, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Sekitar pukul 17.00 WIB, truk pengangkut jagung tiba di gudang Bulog dalam keadaan aman. Selama perjalanan, kendaraan dikawal oleh patroli Polsek Sukawening guna memastikan distribusi berjalan lancar tanpa hambatan.
10,5 Ton Lolos Standar Bulog
Total jagung yang diserap mencapai 10,5 ton. Berdasarkan hasil pengecekan, seluruh jagung yang dikirim dinyatakan memenuhi standar kualitas Bulog atau lolos persyaratan.
Serapan ini merupakan bagian dari monitoring dan penyerapan hasil panen kwartal IV tahun 2025 yang bertujuan menjaga stabilitas harga sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional.
Pernyataan Kapolsek Sukawening
Kapolsek Sukawening, AKP Budiman Suhardiana, S.H., menegaskan bahwa keterlibatan pihak kepolisian dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap para petani sekaligus memastikan proses distribusi berjalan aman.
“Kami hadir untuk memastikan seluruh proses pengangkutan dan penyerapan hasil panen berjalan aman dan lancar. Ini bentuk komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan serta memberikan rasa aman kepada para petani,” ujar AKP Budiman saat di wawancarai Media Tribunpribumi.com melalui sambungan Whatsapp miliknya pada. Rabu, (25/02/2026).
Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara kepolisian, instansi pertanian, dan Bulog menjadi kunci keberhasilan dalam menjaga stabilitas distribusi hasil pertanian di wilayah Sukawening.
“Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut. Dengan adanya pengawalan dan monitoring, petani merasa lebih tenang karena hasil panennya terserap sesuai standar dan harga yang telah ditetapkan,” tambahnya.
Wujud Sinergi Lintas Sektor
Kegiatan ini menunjukkan kolaborasi nyata antara Polres Garut, Polsek Sukawening, UPT Pertanian, BPP Sukawening, Bulog Kabupaten Garut, serta kelompok tani. Kehadiran aparat tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan daerah.
Dengan terserapnya 10,5 ton jagung dari Poktan Mekarjaya dan dinyatakan lolos standar Bulog, diharapkan dapat mendorong semangat petani untuk terus meningkatkan kualitas produksi, sekaligus menjaga ketersediaan pangan di Kabupaten Garut tetap stabil dan terjamin. (DIX)
