![]()
Garut,TRIBUNPRIBUMI.com – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 yang akan diperingati pada 17 Agustus 2026, Pemerintah Desa Mekargalih, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Jawa Barat, bersama masyarakat menggelar kegiatan bersih-bersih lingkungan di sejumlah wilayah desa.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk nyata semangat gotong royong masyarakat dalam menyambut momentum kemerdekaan. Pemerintah desa bersama warga turun langsung membersihkan berbagai titik lingkungan, mulai dari jalan desa dan jalan lingkungan, saluran air, fasilitas umum, hingga sejumlah area yang membutuhkan penataan dan pembersihan.
Sejak pagi, masyarakat bersama aparatur Pemerintah Desa Mekargalih terlihat berbaur melaksanakan kegiatan kebersihan. Peralatan sederhana digunakan secara bersama-sama untuk membersihkan sampah, merapikan lingkungan, serta memastikan sejumlah fasilitas dan ruang publik di wilayah desa terlihat lebih tertata.
Kepala Desa Mekargalih, H. Ateng Sopandi, mengatakan bahwa kegiatan bersih-bersih tersebut tidak hanya dimaknai sebagai persiapan menyambut HUT RI ke-81. Lebih dari itu, kegiatan tersebut merupakan upaya membangun kembali kesadaran masyarakat bahwa menjaga kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama.
Menurut H. Ateng Sopandi, pemerintah desa memiliki kewajiban untuk memberikan pelayanan dan mendorong berbagai program yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Namun, dalam menjaga lingkungan, diperlukan keterlibatan langsung seluruh warga.
“Menjelang HUT Kemerdekaan RI ke-81 ini, kami bersama masyarakat melaksanakan kegiatan bersih-bersih lingkungan. Ini bukan hanya untuk memperindah wilayah desa dalam menyambut hari kemerdekaan, tetapi juga untuk menumbuhkan kembali semangat gotong royong dan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan,” ucap H. Ateng Sopandi saat di wawancarai awak media di lokasi kegiatan bersih – bersih, Sabtu (15/08/2026).
Ia menegaskan, lingkungan yang bersih tidak dapat tercipta hanya melalui program pemerintah. Kesadaran warga untuk tidak membuang sampah sembarangan serta kepedulian untuk menjaga fasilitas dan lingkungan sekitar menjadi faktor utama.
Karena itu, Pemerintah Desa Mekargalih terus mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan. Menurutnya, lingkungan desa merupakan rumah bersama yang harus dirawat oleh seluruh elemen masyarakat.
“Kalau lingkungan bersih, tentu masyarakat juga yang akan merasakan manfaatnya. Lingkungan menjadi nyaman, sehat dan enak dipandang. Karena itu, mari kita jadikan kebersihan sebagai budaya, bukan hanya dilakukan ketika ada momentum tertentu,” katanya.
Perkuat Semangat Gotong Royong
H. Ateng Sopandi menjelaskan, kegiatan gotong royong memiliki nilai penting dalam kehidupan masyarakat desa. Selain menghasilkan lingkungan yang lebih bersih, kegiatan tersebut mampu mempererat hubungan sosial antarmasyarakat.
Di tengah perkembangan zaman, budaya gotong royong dinilai perlu terus dipertahankan. Menurutnya, masyarakat yang kompak dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan akan lebih mudah menjalankan berbagai program pembangunan.
“Gotong royong ini jangan sampai hilang. Kita harus terus menjaga kebersamaan. Pemerintah desa tidak bisa bekerja sendiri. Pembangunan desa membutuhkan dukungan dan partisipasi masyarakat,” ungkapnya.
Kegiatan bersih-bersih juga menjadi ruang bagi pemerintah desa untuk membangun komunikasi langsung dengan masyarakat. Dalam suasana gotong royong, aparatur desa dapat berinteraksi dengan warga sekaligus melihat secara langsung kondisi lingkungan di lapangan.
Hal tersebut dinilai penting karena pemerintah desa dapat mengetahui berbagai kebutuhan maupun persoalan yang ada di tengah masyarakat.
H. Ateng Sopandi berharap kegiatan seperti ini dapat dilakukan secara berkelanjutan. Artinya, kebersihan lingkungan tidak hanya menjadi agenda menjelang peringatan HUT RI, tetapi menjadi kegiatan rutin yang dilakukan bersama-sama.
“Kita berharap semangat seperti ini terus berlanjut. Jangan sampai selesai kegiatan hari ini, besok kita kembali membiarkan lingkungan kotor. Mari kita rawat bersama-sama,” tuturnya.
Momentum Menyambut Kemerdekaan
Peringatan HUT RI ke-81 menjadi momentum penting bagi seluruh masyarakat Indonesia untuk mengenang perjuangan para pahlawan dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan.
Bagi masyarakat Desa Mekargalih, semangat kemerdekaan tersebut dapat diwujudkan melalui berbagai kegiatan positif yang memberikan manfaat langsung bagi lingkungan dan masyarakat.
Menurut H. Ateng, membersihkan lingkungan merupakan salah satu bentuk sederhana tetapi memiliki nilai yang besar. Dari kegiatan tersebut, masyarakat belajar mengenai pentingnya kebersamaan, kepedulian, kedisiplinan, dan tanggung jawab.
“Semangat kemerdekaan tidak hanya kita tunjukkan melalui upacara atau memasang bendera. Kita juga bisa mengisinya dengan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat, salah satunya menjaga kebersihan lingkungan dan memperkuat gotong royong,” jelasnya.
Ia pun mengajak seluruh masyarakat Desa Mekargalih untuk menyambut HUT RI ke-81 dengan penuh semangat dan rasa syukur. Menurutnya, kemerdekaan harus diisi dengan kegiatan yang dapat mempererat persatuan dan meningkatkan kepedulian sosial.
Pemerintah Desa Apresiasi Partisipasi Warga
Pemerintah Desa Mekargalih memberikan apresiasi kepada masyarakat yang telah berpartisipasi dalam kegiatan bersih-bersih tersebut. Antusiasme warga dinilai menjadi bukti bahwa semangat kebersamaan masih kuat di lingkungan masyarakat.
Partisipasi masyarakat juga menunjukkan adanya kesadaran bahwa pembangunan dan penataan lingkungan bukan hanya menjadi tugas pemerintah, melainkan merupakan tanggung jawab bersama.
H. Ateng Sopandi berharap kebersamaan yang terbangun melalui kegiatan tersebut dapat terus dipertahankan dalam berbagai kegiatan lainnya.
“Terima kasih kepada seluruh masyarakat yang sudah ikut bersama-sama membersihkan lingkungan. Ini merupakan bentuk kebersamaan yang sangat positif. Mudah-mudahan ke depan kita bisa terus menjaga kekompakan seperti ini,” katanya.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar menjaga hasil kerja bersama. Sampah yang sudah dibersihkan diharapkan tidak kembali berserakan dan masyarakat dapat membiasakan diri membuang sampah pada tempat yang telah disediakan.
Menurutnya, menjaga lingkungan bukan perkara besar apabila dilakukan secara bersama-sama. Sebaliknya, pekerjaan yang berat akan terasa ringan ketika masyarakat memiliki semangat gotong royong.
Kebersihan Sebagai Bagian dari Pembangunan Desa
Kepala Desa Mekargalih menambahkan, kebersihan lingkungan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pembangunan desa. Desa yang maju bukan hanya dilihat dari pembangunan infrastruktur, tetapi juga dari kualitas lingkungan dan kepedulian masyarakatnya.
Lingkungan yang bersih dan tertata akan memberikan rasa nyaman bagi warga sekaligus menciptakan suasana yang lebih baik bagi aktivitas masyarakat.
Karena itu, Pemerintah Desa Mekargalih akan terus mendorong masyarakat agar memiliki kesadaran dalam menjaga kebersihan lingkungan masing-masing.
“Pembangunan bukan hanya soal fisik. Bagaimana masyarakat bisa hidup nyaman, lingkungan terjaga dan hubungan antarwarga semakin kuat, itu juga bagian dari pembangunan,” ujar H. Ateng.
Ia berharap kegiatan bersih-bersih yang dilaksanakan menjelang HUT RI ke-81 dapat menjadi pemantik bagi lahirnya gerakan-gerakan positif lainnya di tengah masyarakat.
Dengan semangat gotong royong, masyarakat diharapkan mampu menjaga kebersihan sekaligus memperkuat persatuan di tingkat desa.
Dari Desa untuk Semangat Indonesia
Semarak menyambut HUT RI ke-81 di Desa Mekargalih diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Semangat kemerdekaan perlu diwujudkan melalui aksi nyata yang dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Gotong royong membersihkan lingkungan menjadi salah satu contoh sederhana bagaimana masyarakat dapat berkontribusi dalam pembangunan.
H. Ateng Sopandi kembali mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momentum kemerdekaan sebagai kesempatan memperkuat persaudaraan dan kepedulian.
“Mari kita isi kemerdekaan ini dengan hal-hal yang positif. Kita jaga lingkungan, kita perkuat gotong royong, kita jaga persatuan dan kita bersama-sama membangun Desa Mekargalih agar semakin baik,” pungkasnya.
Dengan adanya kegiatan tersebut, Pemerintah Desa Mekargalih berharap semangat menyambut HUT RI ke-81 semakin terasa di tengah masyarakat. Lingkungan yang bersih, warga yang kompak dan budaya gotong royong yang terus terjaga diharapkan menjadi bagian dari wajah Desa Mekargalih dalam mengisi kemerdekaan.
Momentum 17 Agustus 2026 pun diharapkan tidak hanya menjadi perayaan tahunan, tetapi menjadi pengingat bahwa kemerdekaan harus terus diisi dengan kerja nyata, kebersamaan, kepedulian dan kontribusi positif bagi masyarakat serta pembangunan desa. (YSF)












Leave a Reply