Suara Pribumi, Suara Kebenaran

Independen, Kritis, Berpihak pada Rakyat

Pelaksana Proyek Revitalisasi SDN 1 Najaten, Sukir: Pembangunan Telah Berjalan Kurang Lebih 15 Hari, Proses Belajar Mengajar Tetap Berjalan Meski Sementara Direlokasi

Loading

Garut,TRIBUNPRIBUMI.com – Pelaksanaan Program Bantuan Pemerintah melalui Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2026 di SD Negeri 1 Najaten, Kampung Cinengah RT 01 RW 07, Desa Najaten, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, Jawa Barat terus berjalan sesuai tahapan pekerjaan yang telah direncanakan.

Memasuki hari ke-15 pelaksanaan pembangunan, proses revitalisasi sekolah tersebut berjalan dengan lancar dan tidak mengalami hambatan yang berarti. Pihak pelaksana memastikan pekerjaan dilakukan secara maksimal dengan tetap mengedepankan kualitas serta kesesuaian dengan spesifikasi teknis yang telah ditentukan.

Pelaksana pembangunan revitalisasi SDN 1 Najaten, Sukir, menyampaikan bahwa pekerjaan saat ini masih dalam tahap pelaksanaan awal, namun seluruh rangkaian kegiatan pembangunan dapat berjalan dengan baik.

“Pelaksanaan pembangunan revitalisasi ini baru berjalan kurang lebih 15 hari. Alhamdulillah sampai saat ini pekerjaan berjalan lancar dan tidak ada kendala yang menghambat proses pembangunan,” ujar Sukir saat ditemui wartawan Media Tribunpribumi.com di lokasi kegiatan, Rabu (15/07/2026).

Menurutnya, pembangunan revitalisasi tersebut menjadi tanggung jawab besar yang harus dikerjakan dengan penuh kehati-hatian. Sebab, hasil pembangunan nantinya akan digunakan untuk menunjang kegiatan pendidikan para siswa dan tenaga pendidik di SDN 1 Najaten.

“Kami akan melaksanakan pekerjaan ini semaksimal mungkin, sesuai dengan spek dan ketentuan yang telah ditetapkan. Kualitas pekerjaan menjadi perhatian utama kami agar hasil pembangunan ini benar-benar dapat memberikan manfaat bagi sekolah,” tegasnya.

Sukir menjelaskan, pihaknya bersama tim pelaksana terus berupaya menjaga proses pekerjaan agar berjalan sesuai rencana. Selain memperhatikan kualitas bangunan, aspek keselamatan kerja juga menjadi bagian penting selama pembangunan berlangsung.

“Kami berharap selama pelaksanaan pekerjaan semuanya berjalan aman, lancar, dan seluruh pekerja diberikan kesehatan serta keselamatan. Mudah-mudahan sampai selesai nanti tidak ada kendala yang tidak diharapkan,” ungkapnya.

Proses Belajar Mengajar Tetap Berjalan

Meski aktivitas pembangunan sedang berlangsung, kegiatan belajar mengajar di SDN 1 Najaten tetap berjalan sebagaimana mestinya. Pihak sekolah mengambil langkah sementara dengan merelokasi kegiatan pembelajaran ke tempat yang lebih aman.

Para siswa untuk sementara mengikuti proses belajar di rumah warga yang lokasinya paling dekat dengan lingkungan sekolah. Kebijakan tersebut dilakukan agar kegiatan pendidikan tetap berlangsung tanpa mengganggu keselamatan peserta didik selama proses revitalisasi berjalan.

Dengan adanya relokasi sementara tersebut, pihak sekolah tetap memastikan bahwa hak siswa untuk mendapatkan pendidikan tidak terhenti. Para guru tetap menjalankan tugas memberikan pembelajaran kepada para siswa meskipun kondisi belajar berada di lokasi sementara.

SDN 1 Najaten saat ini memiliki jumlah peserta didik sebanyak 89 siswa, terdiri dari 47 siswa laki-laki dan 42 siswa perempuan.

Sementara tenaga pendidik yang bertugas di sekolah tersebut berjumlah tujuh orang, dengan rincian lima guru berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), satu guru Pegawai Negeri Sipil (PNS), serta satu guru honorer.

Harapan Hadirnya Fasilitas Pendidikan yang Lebih Layak

Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2026 di SDN 1 Najaten menjadi harapan baru bagi peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan di wilayah Kecamatan Cibalong.

Melalui pembangunan tersebut, sekolah diharapkan memiliki fasilitas yang lebih baik, aman, nyaman, dan mampu mendukung proses belajar mengajar secara optimal.

Sukir berharap dukungan dari semua pihak dapat terus diberikan agar pembangunan berjalan dengan baik hingga selesai.

“Kami tentunya berharap dukungan dan doa dari semua pihak agar pekerjaan ini dapat berjalan lancar sampai selesai. Kami ingin memberikan hasil terbaik sesuai dengan amanah yang diberikan,” katanya.

Pembangunan revitalisasi sekolah bukan hanya berkaitan dengan perbaikan fisik bangunan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih berkualitas bagi generasi penerus bangsa.

Dengan adanya fasilitas sekolah yang lebih representatif, para siswa SDN 1 Najaten diharapkan dapat belajar dengan lebih nyaman dan memiliki semangat lebih tinggi dalam meraih prestasi.

Masyarakat sekitar pun menyambut baik adanya program revitalisasi tersebut. Mereka berharap pembangunan dapat selesai sesuai jadwal sehingga para siswa dan guru dapat kembali melaksanakan kegiatan belajar mengajar di lingkungan sekolah dengan kondisi yang lebih baik.

Program pemerintah ini menjadi salah satu bentuk perhatian terhadap peningkatan mutu pendidikan, khususnya di wilayah pedesaan, agar setiap anak mendapatkan kesempatan belajar dalam lingkungan yang layak dan mendukung perkembangan mereka. (Wawan Sutiawan)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *