![]()
Garut,TRIBUNPRIBUMI.com – Komitmen menghadirkan pelayanan publik yang profesional, cepat, dan humanis terus menjadi perhatian Pemerintah Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut Jawa Barat. Camat Cibalong, Galih Mawariz Suryana, S.E., S.IP., M.Si., menegaskan bahwa seluruh aparatur sipil negara (ASN) harus menanamkan kesadaran bahwa tugas utama pemerintah adalah melayani masyarakat, bukan sebaliknya.
Penegasan tersebut disampaikan Galih Mawariz Suryana saat diwawancarai awak media melalui sambungan WhatsApp, Rabu (15/07/2026). Menurutnya, setiap jabatan yang diemban oleh aparatur pemerintah merupakan amanah dari negara yang harus dipertanggungjawabkan melalui kerja nyata dan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Kita adalah pelayan masyarakat, bukan untuk dilayani. Memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat adalah kewajiban kami sebagai aparatur pemerintah. Jabatan bukanlah sebuah kehormatan yang harus dilayani, melainkan amanah yang harus diwujudkan melalui pengabdian yang tulus kepada masyarakat,” tegas Galih.
Menurutnya, paradigma pelayanan publik harus terus berubah ke arah yang lebih modern, responsif, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat. Aparatur pemerintah dituntut mampu memberikan pelayanan yang cepat, tepat, mudah diakses, serta sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Dia mengatakan, masyarakat saat ini semakin kritis terhadap kualitas pelayanan pemerintah. Oleh karena itu, setiap ASN harus mampu menjawab harapan tersebut dengan meningkatkan profesionalisme, integritas, disiplin, serta etos kerja dalam menjalankan tugas sehari-hari.
Galih menilai bahwa pelayanan yang baik tidak hanya diukur dari cepatnya proses administrasi, tetapi juga dari sikap aparatur dalam melayani masyarakat. Keramahan, kesopanan, empati, serta kemampuan memberikan solusi atas setiap persoalan yang dihadapi warga merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pelayanan prima.
“Setiap masyarakat yang datang ke kantor pemerintahan harus merasa dihargai, didengarkan, dan mendapatkan kepastian pelayanan. Mereka datang membawa harapan, sehingga sudah menjadi kewajiban kita untuk memberikan pelayanan yang terbaik,” ujarnya.
Lebih lanjut, Galih menegaskan bahwa membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah bukanlah pekerjaan yang mudah. Kepercayaan hanya dapat tumbuh apabila aparatur mampu menunjukkan kinerja yang bersih, akuntabel, transparan, dan konsisten dalam memberikan pelayanan tanpa membedakan latar belakang masyarakat.
Menurutnya, seluruh pegawai di lingkungan Kecamatan Cibalong terus didorong untuk meningkatkan kualitas pelayanan melalui peningkatan kompetensi, kedisiplinan, serta pemanfaatan sistem administrasi yang semakin efektif dan efisien.
Ia berharap budaya melayani dapat menjadi karakter yang melekat dalam diri setiap aparatur pemerintah sehingga pelayanan publik benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Selain menyoroti pelayanan publik, Galih juga mengajak seluruh aparatur pemerintah untuk menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman dalam menjalankan tugas.
Menurutnya, semangat melayani merupakan implementasi nyata dari sila kedua Pancasila, yakni Kemanusiaan yang Adil dan Beradab. ASN tidak hanya dituntut menyelesaikan pekerjaan administratif, tetapi juga harus menghadirkan pelayanan yang mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan.
“Pelayanan publik yang humanis merupakan bentuk penghormatan terhadap hak-hak masyarakat sebagai warga negara. Pemerintah harus hadir memberikan rasa aman, nyaman, dan kepastian dalam setiap pelayanan,” katanya.
Galih menambahkan bahwa Pancasila hingga saat ini tetap menjadi fondasi utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Di tengah perkembangan zaman dan berbagai tantangan global, seluruh elemen masyarakat harus terus memperkuat persatuan, toleransi, serta semangat gotong royong.
“Pancasila tidak bisa digantikan oleh paham apa pun. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya harus terus kita amalkan dalam kehidupan sehari-hari, baik sebagai aparatur pemerintah maupun sebagai warga negara,” ungkapnya.
Ia mengajak masyarakat Kecamatan Cibalong untuk terus menjaga kerukunan, memperkuat solidaritas sosial, serta meningkatkan partisipasi dalam mendukung program-program pembangunan pemerintah.
Menurut Galih, pembangunan tidak akan berjalan optimal tanpa adanya sinergi antara pemerintah dan masyarakat. Oleh sebab itu, komunikasi yang baik serta kolaborasi yang kuat menjadi kunci keberhasilan dalam mewujudkan kesejahteraan bersama.
Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan, Pemerintah Kecamatan Cibalong terus melakukan pembenahan di berbagai sektor. Mulai dari peningkatan disiplin aparatur, penyederhanaan proses administrasi, hingga penguatan budaya kerja yang mengedepankan prinsip cepat, tepat, transparan, dan akuntabel.
Galih menegaskan bahwa slogan pelayanan cepat, tepat, hebat, dan humanis bukan sekadar kata-kata, melainkan komitmen yang terus diwujudkan dalam setiap aktivitas pelayanan kepada masyarakat.
Ia memastikan seluruh jajaran Kecamatan Cibalong akan terus bekerja secara maksimal agar masyarakat benar-benar merasakan kehadiran pemerintah dalam memberikan pelayanan yang berkualitas.
“Kami ingin memastikan masyarakat memperoleh pelayanan yang mudah, cepat, tepat, transparan, dan penuh rasa tanggung jawab. Itulah komitmen kami sebagai pelayan masyarakat. Seluruh jajaran Kecamatan Cibalong akan terus bekerja dengan penuh dedikasi demi memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh warga,” pungkas Galih.
Komitmen tersebut diharapkan mampu memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah sekaligus menjadi motivasi bagi seluruh aparatur di Kecamatan Cibalong untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Dengan semangat pengabdian sebagai wujud nyata profesionalisme, dan integritas, Pemerintah Kecamatan Cibalong optimistis mampu menghadirkan tata kelola pemerintahan yang semakin baik, bersih, serta berorientasi pada kepentingan masyarakat. (DIX)















Leave a Reply