![]()
Garut,TRIBUNPRIBUMI.com – Kabupaten Garut tidak pernah kekurangan daya tarik wisata, namun Situ Bagendit memiliki posisi istimewa di hati masyarakat lokal maupun wisatawan domestik. Danau yang terletak di Desa Bagendit, Kecamatan Banyuresi, Kabupaten Garut Jawa Barat, ini bukan sekadar objek rekreasi, melainkan sebuah ruang yang merangkum sejarah geologis, warisan cerita rakyat, dan ambisi modernisasi pariwisata Jawa Barat.
Kepala UPT Situ Bagendit,Wawan Kulnaedin, S.E., dalam pemaparannya menyoroti bagaimana kawasan ini berhasil melewati transformasi besar tanpa harus menghilangkan nilai historis yang melekat selama berabad-abad.
Evolusi Kawasan: Dari Tradisional Menjadi Berstandar Internasional
Situ Bagendit memiliki luas perairan yang sangat konsisten, yakni berada di angka ± 120 hingga 125 hektare dengan kedalaman rata-rata 2,20 meter. Secara historis, danau ini merupakan daerah resapan air (catchment area) alami yang krusial bagi ekosistem sekitar.
”Jika kita melihat ke belakang, pengelolaan Situ Bagendit sangat sederhana. Dulu, kita hanya mengandalkan dermaga bambu untuk rakit dan area parkir seadanya. Sekarang, tantangannya adalah bagaimana meningkatkan fasilitas tanpa merusak ekosistem,” jelas Wawan saat di wawancarai awak media dilokasi situ bagendit,Minggu (12/07/2026).
Upaya tersebut membuahkan hasil pada periode 2021-2022. Pemerintah melakukan revitalisasi skala besar yang mengubah wajah kawasan. Fokus penataan tertuju pada area daratan seluas 2,8 hektare yang kini disulap menjadi destinasi wisata modern dengan enam zona terintegrasi:
Zona 1 (Wisata Publik): Ruang terbuka untuk interaksi sosial pengunjung.
Zona 2 (Area Kuliner): Sentra jajanan lokal dan kuliner khas Garut.
Zona 3 (Area Hijau & Taman Bermain): Ruang ramah anak dan keluarga.
Zona 4 (Area Komersial): Mendukung pemberdayaan ekonomi UMKM.
Zona 5 (Fasilitas Penunjang): Menjamin kenyamanan aksesibilitas pengunjung.
Zona 6 (Area Masjid & Plaza Utama): Fasilitas ibadah yang representatif.
Dengan adanya dermaga apung, taman teratai, serta jalur pejalan kaki yang estetik, Situ Bagendit kini bertransformasi menjadi kawasan ekowisata yang tidak kalah dengan destinasi internasional lainnya.
Legenda Nyai Bagendit: Cermin Moral bagi Generasi Masa Kini
Di balik modernisasi infrastrukturnya, identitas Situ Bagendit tetap berpijak pada legenda lokal yang kuat: kisah Nyai Bagendit. Legenda ini telah diwariskan turun-temurun di tanah Sunda sebagai peringatan akan bahaya keserakahan.
Dikisahkan, Nyai Bagendit adalah seorang janda kaya yang hidup bergelimang harta namun memiliki watak yang sangat kikir dan bengis. Ia kerap memanfaatkan kesempitan warga desa dengan meminjamkan uang berbunga tinggi, hingga tak segan menyita sisa harta warga yang telat membayar utang.
Titik balik dari kisah ini terjadi saat seorang kakek pengembara datang memohon seteguk air. Alih-alih berbagi, Nyai Bagendit justru melontarkan makian kasar. Sang kakek, yang memiliki kekuatan luar biasa, menancapkan tongkatnya ke tanah dan menantang Nyai Bagendit untuk mencabutnya. Ketika tongkat itu dicabut, air menyembur dengan intensitas yang luar biasa, menenggelamkan rumah dan harta Nyai Endit hingga membentuk danau yang sekarang kita kenal.
”Legenda ini adalah pesan moral abadi bagi kita semua,” ungkap Wawan. “Bahwa sehebat apa pun pembangunan fisik yang kita lakukan, nilai-nilai kemanusiaan, kedermawanan, dan kerendahan hati adalah fondasi utama yang tidak boleh ditinggalkan.”
Proyeksi Masa Depan dan Kelestarian
Sebagai Kepala UPT, Wawan Kulnaedin menekankan bahwa keberlanjutan adalah prioritas utama. Luas perairan yang mencapai 120 hektare tetap dijaga ketat agar fungsinya sebagai sumber air tetap optimal bagi masyarakat Desa Bagendit dan sekitarnya.
Revitalisasi ini juga diharapkan mampu memicu efek domino ekonomi bagi warga sekitar. Dengan fasilitas yang lebih baik, kunjungan wisatawan diharapkan meningkat, yang nantinya akan berdampak langsung pada kesejahteraan pedagang lokal, penyedia jasa perahu wisata, dan pelaku UMKM di kawasan tersebut.
Situ Bagendit kini telah menjadi simbol kebangkitan pariwisata Garut,sebuah destinasi di mana kecanggihan infrastruktur dan kearifan lokal dapat berjalan beriringan. Bagi setiap pengunjung yang datang, Situ Bagendit menawarkan pengalaman ganda: kesenangan rekreasi di atas air dan renungan mendalam tentang bagaimana menjaga kekayaan alam agar tetap menjadi berkah, bukan petaka. (DIX)













Leave a Reply