1.645 KPM Desa Sancang Terima Bantuan Beras Bulog dan Minyak, Wujud Nyata Kepedulian Pemerintah

Loading

Garut,TRIBUNPRIBUMI.com – Pemerintah Desa Sancang, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, Jawa Barat,kembali menyalurkan bantuan sosial (bansos) pangan berupa beras Bulog dan minyak goreng kepada sebanyak 1.645 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), Kamis (30/04/2026). Program ini menjadi salah satu upaya konkret pemerintah dalam membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, khususnya di tengah kondisi ekonomi yang masih menantang.

Penyaluran bantuan tersebut dilaksanakan secara tertib dan terorganisir, dengan melibatkan berbagai unsur pemerintahan desa. Warga penerima manfaat berasal dari tiga dusun yang ada di wilayah Desa Sancang. Sejak pagi hari, masyarakat sudah mulai berdatangan ke lokasi pembagian dengan penuh antusias, sambil tetap mengikuti arahan petugas demi menjaga kelancaran proses distribusi.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Sancang, Deni Ruhimat, beserta jajaran perangkat desa, para punduh, RT/RW, serta masyarakat penerima manfaat. Kehadiran unsur pemerintahan desa ini menunjukkan komitmen dalam memastikan bantuan tersalurkan secara tepat sasaran dan transparan.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Sancang, Deni Ruhimat, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada pemerintah atas terselenggaranya program bantuan sosial pangan ini. Ia menilai bantuan tersebut sangat membantu masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah atas bantuan sosial pangan ini. Semoga bantuan ini benar-benar dapat meringankan beban masyarakat Desa Sancang dalam memenuhi kebutuhan pangan mereka,” ujar Deni.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di tingkat desa. Menurutnya, sinergi antara pemerintah pusat, daerah, hingga desa sangat penting dalam memastikan program-program sosial dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.

Deni juga mengingatkan kepada seluruh warga penerima manfaat agar dapat memanfaatkan bantuan tersebut dengan sebaik-baiknya. Ia berharap bantuan ini tidak hanya bersifat sementara, tetapi juga mampu menjadi pemicu bagi masyarakat untuk terus meningkatkan taraf hidup mereka.

Sementara itu, Sekretaris Desa Sancang, Eka Firmansyah, dalam kesempatan yang sama turut menyampaikan harapannya agar bantuan ini memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat. Ia menilai bahwa program bansos pangan tidak hanya sekadar bantuan, tetapi juga bagian dari strategi pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan masyarakat.

“Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat nyata dan membantu meningkatkan kualitas hidup warga Desa Sancang. Kami juga berharap masyarakat semakin termotivasi untuk terus berusaha meningkatkan kesejahteraan keluarga,” ungkap Eka.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan penyaluran bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya program-program pemerintah, serta mendorong partisipasi aktif warga dalam mendukung setiap kebijakan yang bertujuan untuk kesejahteraan bersama.

Dari pantauan di lapangan, proses distribusi berjalan dengan lancar tanpa kendala berarti. Aparat desa bekerja sama dengan RT/RW dalam melakukan verifikasi data penerima guna memastikan bantuan tepat sasaran. Hal ini dilakukan sebagai bentuk akuntabilitas pemerintah desa kepada masyarakat.

Para penerima manfaat pun menyambut baik bantuan yang diberikan. Mereka mengaku sangat terbantu, terutama dalam memenuhi kebutuhan dapur sehari-hari. Di tengah kenaikan harga sejumlah bahan pokok, bantuan beras dan minyak goreng ini dinilai sangat meringankan beban ekonomi keluarga.

Program bantuan sosial pangan seperti ini diharapkan dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan. Pemerintah Desa Sancang sendiri berkomitmen untuk terus mengawal setiap program bantuan agar berjalan efektif, transparan, dan tepat sasaran.

Dengan adanya bantuan ini, diharapkan masyarakat Desa Sancang dapat lebih sejahtera, mandiri, dan memiliki daya tahan ekonomi yang lebih baik. Pemerintah desa juga optimistis bahwa melalui kerja sama yang baik antara pemerintah dan masyarakat, berbagai tantangan sosial ekonomi dapat dihadapi secara bersama-sama. (Wawan Sutiawan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *